I’m just a lucky bastard!
Saya punya teman chatting yang sudah 3 bulan ngobrol on and off. Dia seorang lelaki berusia 36 tahun, seorang Indonesia yang sudah tinggal di Amerika selama 15 tahun – kita sebut saja si Mr.X. Obrolan kami tidak intens, tidak ada motif apa-apa, hanya ngobrol ngalor-ngidul tentang hal-hal yang tidak penting. Itupun jarang karena dia sangat sibuk dan karena perbedaan waktu kedua negara. Kami juga tidak pernah tahu dan tidak mau tahu personal life masing-masing, bahkan tidak pernah kirim-kiriman foto.
Saya ingat hari Jumat tanggal 19 Oktober 2001, saya sedang chatting dengan Mr.X. Tiba-tiba dia mengajukan pertanyaan kepada saya, “If I could buy you a ticket to US, where do you wanna go?”. Saya jawab asal saja, “Texas”, karena saya ingin ketemu Sri, sahabat saya yang sedang mengambil kuliah di sana. Lalu dia menanyakan kapan saya mau pergi dan kapan mau pulang beserta nomer fax saya. Saya pun menjawab dengan santai tanpa tendensi apa-apa, “Next week, for 2 weeks. My fax number is +6221xxxxxxx.” Chatting pun berakhir. Satu jam kemudian dia meninggalkan pesan di e-mail saya bahwa bahwa dia sudah booking tiket pesawat United Airlines ke Amerika Serikat dengan nomer kode booking sekian sekian sekian! Hah?
Siapa yang bisa percaya dengan kegilaan virtual seperti ini? Tapi masak sih dia bisa tahu kode booking segala? Saya pun memperhatikan huruf dan angka-angka di e-mail saya, hmm, sepertinya memang kode booking. Setengah ragu-ragu saya menghubungi kantor United Airlines di Jakarta. Dan…huruf dan angka itu ternyata benar-benar sebuah tiket atas nama saya! Si Mbak bagian reservation lalu bertanya, “Boleh saya tahu nama lengkap orang yang booking ini? Kita perlu untuk verifikasi.” Yah bengonglah saya karena saya memang tidak tahu nama aslinya, hanya tahu nickname-nya saja. Sungguh tidak lucu, ini pasti hanya permainan belaka. Konspirasi macam apa ini? Malam harinya saya menceritakan kejadian ini kepada Sri via chatting. Tentu saja Sri juga tidak percaya, malah menantang balik, “Lu nyampe dulu dah di Dallas, baru gue percaya!” *keluh*
Hari Senin siang tiba-tiba ada fax masuk ke kantor saya berupa fotokopi e-tickets United Airlines, lengkap dengan jadwal penerbangan: berangkat tanggal 27 Oktober 2001 Singapore – Los Angeles – Dallas dan kembali tanggal 9 November 2001! Gilaaa! Saya pun terduduk lemas, antara percaya dan tidak percaya. Dengan waktu keberangkatan yang tinggal 4 hari lagi, saya kalang kabut mencari tiket Jakarta-Singapura pp yang termurah, dapatlah naik Emirates Airlines yang cuman 100 US$. Saya lalu menelepon Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk memastikan apakah visa Amerika saya yang bakal expired bulan Desember 2001 masih bisa dipakai. Ternyata Kedutaan sedang tutup karena kejadian 911, tapi si operatornya mengatakan bisa. Waduh!
Perasaan senang bercampur dengan kecurigaan pun timbul: Jangan-jangan ini jebakan dari teroris? Siapa yang mau terbang ke Amerika setelah tragedi 911? Siapakah Mr. X? Bagaimana kalau saya diculik? Atau pesawat saya dibom? Namun naluri untuk traveling ditambah dengan adrenalin yang memuncak telah mengalahkan logika saya. Dengan persiapan mepet dan duit seadanya, saya memutuskan untuk tetap berangkat. Kapan lagi bisa ke Amerika GRATIS? Tak disangka tak dinyana, akhirnya sampailah saya di Dallas dengan selamat dan tidak menemui kesulitan apapun dengan e-tickets yang hanya berupa kertas fax. Saya lalu menelepon Sri yang akhirnya datang menjemput saya dengan mata terbelalak karena tidak percaya.
Itu belum selesai. Tanggal 31 Oktober 2001 pagi, saya menumpang online di apartemen Sri yang lagi ngantor. Eh Mr.X online juga, saya pun mengucapkan terima kasih. Dia lalu bertanya, “What are you gonna do for the next 9 days in Texas? There’s nothing there.” Saya mengatakan bahwa saya mau santai saja, lagian besok saya mau jalan-jalan ke San Antonio. Tau-tau dia bertanya lagi, “If I could buy you a ticket again, where do you wanna go?” Saya njeplak aja nyaut, ”Caribbean”. Lagi-lagi dia bertanya kapan saya mau berangkat dan nomer fax. Ah gila, this is too good to be true! Siangnya sambil marah-marah karena sirik, Sri memberikan fax e-tickets dari Mr.X. Beneran lho atas nama saya, naik Delta Airlines, Dallas – San Juan – Dallas, berangkat 4 November 2001, kembali 7 November 2001! Can you believe it? Saya bisa terbang ke Puerto Rico GRATIS (lagi)!
Boleh percaya, boleh tidak. Tapi ini adalah based on true story yang saya alami sendiri – bisa liburan di Amerika Serikat dan Puerto Rico gratis karena dikasih tiket sama orang yang belum kenal bahkan belum pernah ketemu sama sekali! Good people does exist. Miracle did happen. Saya yakin pasti Anda sirik pidik membaca ini, sama seperti semua teman saya yang pernah mendengarnya. Dan setelah membaca ini, saya yakin pertanyaan pertama yang keluar dari Anda adalah, “Mau dong dikenalin sama Mr. X!” Betul kan?






October 5th, 2009 at 2:51 pm
mau dong mbak, ada ga ya Mr. X yang mau beliin tiket ke Italia, secara aku pengen banget ngerasain naek gondola
October 31st, 2009 at 4:51 pm
waah… mau donk dikenalin sama Mr.X.
“If I could buy you a ticket, where do you wanna go?”
“Kyushu”
October 31st, 2009 at 4:56 pm
waah… mau donk dikenalin sama Mr.X.
“If I could buy you a ticket, where do you wanna go?”
“Kyoto, Japan”
“What are you gonna do for the next 9 days in Kyoto?”
“I’m gonna go to every Japanese garden and every shrine in Kyoto!”
Oh my God! It’s too good to be true.
January 16th, 2010 at 10:33 pm
“If I could buy you a ticket, where do you wanna go?”
“Paris,France”
“What are you gonna do for the next 9 days in Paris?”
“Im gonna go to Eiffel Tower with my Girlfriend!!”
January 17th, 2010 at 8:43 pm
“If I could buy you a ticket, where do you wanna go?”
London, England, UK.
“What are you gonna do for the next 9 days in London?”
“nothing!!”
If I could buy you a ticket again, where do you wanna go?
Amsterdam, Paris, Frankfurt, Vatican, Moscow!
hahahaha…
February 16th, 2010 at 4:38 pm
if i could buy you a ticket, where do u wanna go?
big apple, NYC
want to eat apple there (kidding)
kayaknya pertanyaan yg bagus utk acara kuis-kuis-an
February 17th, 2010 at 12:00 am
ngiri banget ya…pasti dalam kehidupan sebelumnya mbak Trinity berjasa banget ma nih orang
March 10th, 2010 at 1:10 pm
Wah mba sampe sekarang mba dah tau blm Mr.X nya itu siapa?
emgnya gak penasaran sama Mr.X nya itu?
April 5th, 2010 at 11:40 am
Kenalin dong mba…hehehe
Sekarang2 ini masih kontek2an ga mba? dapat tiket gratis lagi ga? hehehe
July 16th, 2010 at 2:21 am
15 cara jalan-jalan GRATIS ke luar negeri » The Naked Traveler says:[...] sekedar tiket gratis sih bisa menggunakan point dari frequent flyer, atau punya kenalan seperti Mr.X-nya saya. Tapi kalau yang benar-benar gratis tiket pesawat, akomodasi, konsumsi dan transportasi ke [...]
July 17th, 2010 at 7:22 pm
“if i could buy you a ticket,where do you wanna go??”
seoul, south korea.
“What are you gonna do for the next 9 days in korea?”
watching dream concert..and come to snsd’s dorm…
it’s just too good to be true….
amajing..
July 18th, 2010 at 6:27 pm
“If I could buy you a ticket, where do you wanna go?”
Saya minta mentah nya aja mas….hehehe
July 18th, 2010 at 11:00 pm
“if i could buy you a ticket,where do you wanna go?”
i will go to brudges, belgium.
“What are you gonna do in brudges?”
i will leave my job. my things back here, getting some important stuffs in my backpack, and disappear in the middle of the crowd waiting for the festival. :p
July 20th, 2010 at 10:32 am
Kok bisa sih. Ini pasti sesuatu yang aneh dan patut dipertanyakan kebenarannya. Hahaha…Bilang aja aku sirik
July 20th, 2010 at 1:41 pm
mauu mauu mau *menjawab pertanyaan terakhir Mbak*
asiikkk nya bisa jalan2 GRATIS *bener2 ngiriii*
July 23rd, 2010 at 12:01 pm
percaya kok
tapi penasaran mr. x nya siapa? ^^
July 25th, 2010 at 9:54 am
@ AI (Paling atas)
Nggak usah jauh-jauh, di Macau juga ada! (Venetian macau Hotel, Hotel bintang 5 berkonsep italia, ada gondola nya! Indoor lagi!)