naked-travel-540x540Travel

Travel

Lokasi Film “Trinity Traveler” yang Kece!

Film “Trinity Traveler” (2019) yang diadaptasi dari buku The Naked Traveler 2 sudah bisa ditonton di Netflix Indonesia mulai 16 Juli 2020. Meski filmnya berdiri sendiri-sendiri namun bisa dibilang film ini adalah sekuel dari film “Trinity, The Naked Traveler” (2017), jadi sebagian adegannya ada juga di film ini. Yang masih penasaran kenapa yang jadi Trinity adalah Maudy Ayunda, atau pengen…

continue reading

Travel

Drama Bolivia

Dari dulu cita-cita saya ke Bolivia karena pengin ke Salar de Uyuni, ladang garam terbesar di dunia. Kalau sudah baca buku The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip, pada 2013 saya udah pernah segitu dekatnya dengan Bolivia, eh sampai di perbatasan Peru-Bolivia saya ditendang! Kesempatan itu datang lagi ketika saya mendapat beasiswa Residensi Penulis lima tahun kemudian. Tapi masuk Bolivia…

continue reading

Travel

The Jomblo Traveler

Sudah setua gini, masih ada aja orang yang nanya ke saya, “Kapan menikah? Kok masih jomblo aja?”. Nah, ini saya kasih jawaban yang agak panjang mengenai pemikiran saya terhadap pernikahan dan status kejombloan saya. Pertama, diperlukan lingkungan yang stabil untuk menjalin suatu hubungan percintaan. Makanya jauh lebih mudah pacaran zaman kuliah dan jadi MMK (Mbak-Mbak Kantoran) daripada setelah jadi full…

continue reading

Travel

Tinker Bell Kenthir!

Ini sepenggal cerita pada saat #TNTrtw (perjalanan saya keliling dunia setahun penuh ke 22 negara) yang tidak jadi dimasukkan ke dalam buku “The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip” di sini maupun di sini karena merupakan tindakan ilegal. Mohon tidak ditiru! Moskow, Rusia, hari ke-1 #TNTrtw Malam pertama di Moskow, saya berbelanja ke minimarket yang berjarak dua blok dari hostel.…

continue reading

Travel

Cantiknya Shirakawa-go dan Jepang Tengah pada musim dingin

Gambaran Jepang pada musim dingin identik dengan Shirakawa-go. Desa cantik ini memiliki keunikan berupa rumah-rumah kayu beratap tinggi yang menyerupai kedua tangan yang sedang berdoa yang disebut bergaya gassho. Sejak 200-an tahun yang lalu dibuat seperti itu karena banyaknya salju yang turun di desa yang dikelilingi pegunungan, maka keunikan ini pun masuk ke dalam UNESCO Heritage Site. Saya sudah dua…

continue reading