5 Cara Berhemat pada Masa Pandemi

5 Cara Berhemat pada Masa Pandemi

Karena pandemi Covid-19, perekonomian dunia melesu. Sebagian dari kita pemasukannya berkurang karena gaji yang dipotong kantor atau pekerjaan freelancer jadi berkurang drastis. Termasuk saya freelancer yang secara tidak langsung bergantung kepada sektor pariwisata, ditambah lagi royalti buku yang terjun bebas karena toko buku sepi. Mana tahun lalu saya habis renovasi rumah, jadi duit sepeser pun saya perhitungkan.

Pandemi sudah berjalan lebih dari setahun tanpa kita tahu kapan berakhir. Meski sekarang perekonomian mulai bergeliat lagi, namun tetap saja belum pulih seratus persen. Yang bisa saya lakukan adalah mengatur keuangan pribadi. Saya makin rajin menabung dan berhemat. Jadi nanti kalau pandemi kelar, saya siap cabut traveling lagi dan bikin buku lagi!

Bicara soal perencanaan keuangan, untuk mendapat keuntungan kuncinya adalah menambah pemasukan dan menekan pengeluaran. Pemasukan bertambah bisa dari pekerjaan sampingan, seperti jadi pemengaruh medsos dan berjualan barang di lokamarket. Atau dengan cara berinvestasi, seperti obligasi, emas, saham, dan uang kripto.

Menekan pengeluaran sepertinya kita sudah otomatis menerapkannya. Contohnya karena tidak ke mana-mana, maka pengeluaran beli baju, sepatu, make up, makan di luar, ngopi-ngopi sama teman berkurang drastis. Itu sudah bagus! Namun tahukah Anda bahwa ada lagi biaya yang masih bisa ditekan tanpa kita sadari?

Berikut saya sharing cara-caranya;

  1. Masak sendiri – Cara ini saya lakukan saat traveling maupun di kehidupan sehari-hari karena sangat menghemat pengeluaran. Memang karena tinggal sendiri lebih mudah pesan makanan di aplikasi daring, tapi dengan ongkos minimal Rp 13.000,- per order belum termasuk harga makanan yang berkisar di Rp 20 ribu – Rp 50 ribu jadinya tidak murah juga. Masih lebih murah bila membeli bahan makanan dari tukang sayur dan masak sendiri. Belanja Rp 50 ribu saja sudah bisa buat makan beberapa hari. Kalau sekali masak porsinya terlalu besar, biasanya saya bagi-bagi ke dalam food container, masukin kulkas, dan siap dipanaskan kalau mau makan selanjutnya.
  2. Cek tagihan berlangganan – Kalau tidak karena pandemi, saya tidak memperhatikan lembar tagihan langganan secara rinci. Saya baru sadar di tagihan TV kabel dan internet ternyata ada komponen biaya langganan yang saya tidak pernah daftar, yaitu langganan channel sepak bola dan aplikasi nonton di ponsel. Baru tahu selama ini mereka men-charge Rp 20.000,- per bulan untuk sesuatu yang tidak pernah saya gunakan. Bayangkan, setahun saya membuang Rp 240.000,- dengan sia-sia dan itu sudah terjadi bertahun-tahun! Saya juga pernah cek tagihan TV kabel teman, ternyata sama juga. Dia akhirnya downgrade paket berlangganan karena tidak butuh semua channel. Jadi coba cek lembar tagihan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan.
  3. Berhenti keanggotaan gym – Sejak lockdown, saya memberhentikan keanggotan gym. Meski mereka memberikan biaya gratis selama gym tutup sementara, namun saya masih takut berolahraga di gym pada masa pandemi ini. Saya pun beralih ke olah raga daring di rumah via YouTube. Dengan demikian, saya berhemat Rp 500 ribuan sebulan. Lumayan kan?

  4. Hapus biaya transfer – Karena hampir semua transaksi perbankan harus dilakukan dari rumah padahal banyak orang yang pakai bank berbeda, maka kita perlu punya aplikasi bank yang mumpuni. Kita tahu bahwa biaya transfer antarbank berbeda biayanya Rp 6.500,- per transaksi sampai-sampai kita terbiasa bertanya, “Punya bank X nggak biar gratis transfer?”. Makanya carilah bank yang membebaskan biaya transfer seperti CIMB Niaga melalui aplikasi OCTO Mobile. Mereka membebaskan biaya transfer ke bank lain sebanyak 20 kali per bulan. Berarti kita sudah menghemat Rp 130.000,- per bulan atau Rp 1.560.000,- per tahun! Lumayan banget hematnya kan?

  5. Cicilan 0% – Kalau ada pengeluaran yang bisa dicicil tanpa bunga, lakukanlah! Ini membantu beban bulanan jadi tidak tiba-tiba besar sehingga mempengaruhi cash flow, maka lebih baik bebannya dibagi ke beberapa bulan. Kartu kredit CIMB Niaga bisa melakukan hal ini dengan bunga 0% di aplikasi OCTO Mobile. Jadi kalau transaksi minimal Rp 300 ribu, kita bisa langsung ubah jadi cicilan 0% selama 3 atau 6 bulan dengan hanya pencet-pencet tombol di OCTO Mobile dengan mudahnya dan otomatis disetujui secara real time. Misalnya beli sesuatu seharga Rp 600 ribu, daripada langsung bayar Rp 600 ribu di 1 bulan, mending bayar Rp 200 ribu per bulan selama 3 bulan. Benar-benar bermanfaat!

Bagaimana kalian berhemat di masa pandemi? Coba share di comment ya!

11 Comments

  • Sica Harum
    June 22, 2021 6:32 am

    Bener banget tuh masalah cek-cek langganan channel. Ada yg bisa dihemat dan dialihkan ke langganan streaming lainnya, yang totalmya jadi lebih banyak. >_<

    Masak sendiri jg bikin ngirit. Apalagi kalo belanjanya diatur mingguan. Dan disimpan dengan benar. Seriusan bisa 400 ribu per minggu, makan buat 3 orang, 3x sehari lauk sederhana, tapi masih dapat ikan, ayam. Sebelum pandemi, rada bablas order makanan.

    Thanks for sharing. Aku jg pakai OCTO buat ngirit urusan transfer antar bank. Awalnya ribet mesti niat pindahin gopay atau ovo lalu trf ke bank dituju. Pas tau OCTO Mobile bisa gratis dan ga perlu transit, cuss..

    🙂

    • Trinity
      June 22, 2021 3:42 pm

      Horee! Toss dulu ah!

      • Sica Harum
        June 23, 2021 3:32 am

        horeee dibales 😀 hihih.

        Sehat selaluuuuuu ya! 😀

  • rere
    June 23, 2021 3:09 pm

    gooddd

  • Dini Aqmarina
    June 24, 2021 3:43 pm

    Halo mbak. Sama banget, saya juga akhirnya jadi masak sendiri terus. Pulang kerja, masak untuk malam dan bekal besok ngantor. Lumayan jadi hemat, masakan juga lebih terjamin.

    • Trinity
      June 24, 2021 8:05 pm

      Mantap! Eh kok nggak WFH?

  • rifqi
    July 13, 2021 2:41 pm

    makasih tips nya mbak, ayo kunjungi website kami http://www.uma.ac.id

  • karyanisani@gmail.com
    July 14, 2021 4:25 pm

    Mbak T, mau tanya soal cicilan 0 % di OCTO. Kalau kita belanja 600 ribu, apakah benar untuk cicilan 0% 3 bulan itu jadi 200 ribu per bulan? Pengalaman saya di bank lain, tetap ada tambahannya lho..

    • Trinity
      July 14, 2021 9:41 pm

      beneran.

  • Edukasi
    July 16, 2021 2:11 pm

    Boleh juga untuk di coba, Nice info Thanks

  • Singgih Pandu Wicaksono
    October 3, 2021 2:47 pm

    Yang cicilan 0%, apakah ada limitnya dan pembelian semua produk kak?

Leave a Reply

Leave a Reply to Sica Harum Cancel reply