Negara tanpa orang jelek


Baru kali ini jalan-jalan di suatu negara yang bisa bikin saya nggak pede. Cowok-cowoknya ganteng, cewek-ceweknya cantik – plus SEKSI pake huruf besar! Yeah, selamat datang di Brazil! *menatap nanar ke perut sendiri* Sejak mendarat di kota Rio de Janeiro pada musim panas 2012, mulut saya nggak berhenti menganga dan bola mata saya sampe mencelat ke luar saking terpana liat orang-orangnya!

Bayangkan, semua yang berjenis kelamin laki-laki ganteng! Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, sampe kakek-kakek! Mulai dari kuli, supir, kondektur bus, sampai orang kantoran, semua tampak menawan. Aish! Makanya baru kali ini saya jadi ngecengin cowok ABG ganteng. Belum lagi para bapak-bapak muda yang tanpa gengsi dan malu ngangon anaknya di tempat umum.. Uh, tidak ada yang lebih seksi dari cowok yang telaten mengurus anak kecil bukan?

Susah digambarkan gantengnya mereka karena sangat bervariasi. Yang jelas, saya nggak pernah nemu yang jelek, dan kalau pas ketemu yang cakep banget, ampe bikin ngilu. Wajahnya kayak orang indo, bodi pria dewasa rata-rata bagus, dengan tinggi sekitar 170-180an cm, dan wangi habis mandi. Mantabnya lagi, mereka nggak suka pake baju! Mereka doyan bertelanjang dada, baik di rumah maupun di jalan. Keliatan deh perut 6 jendol bak roti bantal. Dan cuma cowok Brazil yang pantes berenang pake speedo alias celana renang berbentuk segitiga, bukan celana surfing selutut! Dengan cawet kecil begitu mereka pada jago main bola di pantai pula! Awww!! *lap iler* Kalau Anda mengenal orang Brazil dari pemain sepakbolanya, ternyata Kaka mukanya pasaran banget (masih banyak yang lebih ganteng) dan cowok Brazil paling jelek adalah Ronaldinho. Ouch!

Dulu saya bilang cowok Italia paling cakep, terus ke Israel juga lebih cakep lagi. Dan sekarang setelah ke Brazil, cowok Italia dan Israel langsung lewaaat! Well, ketiga negara itu memiliki cowok-cowok cakep. Bedanya, cowok Italia itu ganjen, cowok Israel itu dingin, maka cowok Brazil itu di antaranya: mereka hangat, tulus, tapi nggak gampangan. Mungkin ini yang disebut dengan “inner beauty” karena meski mereka bertampang biasa-biasa saja, tapi emang nature mereka hangat, ramah, supel, dan gentleman, jadinya tampak ganteng. Meski tiap ketemu dan berpisah, cowok Brazil mencium pipi cewek (catet: pake bibirnya) namun bukan keganjenan. Padahal saya jadi geli-geli sendiri gitu deh. Hihihi!

Jadi, apakah saya berhasil menggebet cowok Brazil selama di sana? Nah, timbul persoalan! Inilah yang membuat saya mengkeret: cewek-cewek Brazil bikin saya hilang percaya diri! Kalau Anda lihat cewek Brazil pada pemilihan Miss Dunia, ternyata pada kenyataannya ya emang begitulah cewek-ceweknya di kehidupan sehari-hari. Kulit mulus, tanned, rambut panjang ,senyum lebar dengan gigi putih, pinggang kecil, pantat nonggeng, dan… “tebron” (tete brontak)! Udah toketnya guede, pake behanya pun kekecilan sehingga payudara mereka saling berontak ingin keluar dari tempatnya!

Kalau lagi di pantai, bagaimana membedakan cewek Brazil dan yang bukan Brazil? Dari ukuran bikininya! Cewek Brazil pake bikini dengan celana bermodel G-String alias segitiga kecil di depan dan seutas tali tipis yang nyempil di belahan pantat! Pantes aja ada yang disebut dengan Brazilian Wax (metode cukur rambut kemaluan sampai gundul dengan menggunakan wax) karena dengan  model celana begitu kagak boleh ada sehelai rambut pun yang nongol. Saya juga heran, pantat telanjang di Brazil itu dianggap wajar. Sedangkan bikini atasannya mah basa-basi doang, cuma kain segitiga kecil yang berfungsi nutupin puting! Meski demikian, cewek topless di Brazil itu ternyata dilarang loh!

Eh ternyata bukan hanya di pantai cewek-cewek Brazil berpakaian superminim. Tanpa malu, mereka pake celana pendek dan bikini doang, jalan-jalan di trotoar bahkan naik bus. O ya, definisi “celana pendek” cewek di Brazil adalah hot pants alias celana superminim ketat dengan daging pantat yang nyembul! Harus diakui bentuk pantat mereka emang bagus, songgeng ampe bisa dipake boncengan. Makanya celana dalam model G-String itu juga dipake sehari-hari oleh wanita dewasa sampai nenek-nenek. Kalau mau cari model celana dalam normal bentuk segitiga di toko baju atau mal, udah pasti kagak nemu! Gilanya lagi, kalau mereka pake baju atasan, pasti menonjolkan payudaranya (yang besar) dengan belahan rendah atau tank top kekecilan. Kalaupun bagian payudaranya tertutup, pasti bahannya transparan atau ada bolongan besar di bagian lainnya. Meski ada sebagian cewek yang bodinya nggak bagus tapi pake baju minim, namun karena mereka pede jadinya tampak seksi. Doh, mana bisa saya bersaing dengan mereka?

Jadi kenapa orang Brazil bisa cakep secara fisik? Begini teori-teorian ala saya. Tau kan kenapa cowok/cewek indo itu cakep? Karena percampuran ras antara orang tuanya yang Asia dan bule. Begitu pula dengan orang Brazil yang begitu banyak campuran antarras. Suku asli mereka orang Indian. Negaranya pernah diduduki Portugal, Spanyol, Belanda, Inggris. Abad 16-18 didatangkanlah orang Afrika untuk menjadi buruh. Abad 18-19 datanglah imigran asal Jepang, Italia, Jerman, Perancis, Lebanon untuk membuka lahan. Mereka kawin-mawin satu sama lain sehingga terjadilah percampuran antarras yang menciptakan ras baru: ras orang Brazil yang seng ada lawan!

Bisa jadi teori saya ini salah karena di Brazil saya cuman jalan-jalan di daerah selatan, dari kota Rio de Janeiro ke bawah. Orang Brazil sendiri mengakui bahwa orang cakep Brazil itu pusatnya di selatan, karena dari Rio ke atas lebih banyak orang item. Tapi menurut saya, orang item Brazil juga cakep karena sudah bercampur dengan ras lainnya. Atau bisa juga karena saya datang pas summer sehingga semua orang pengennya telanjang karena panas. Ah, kalau saja biaya hidup di Brazil murah, saya pasti nggak pengen pulang!

96 comments

Leave a Reply