I’m on a Round-the-World trip!

#TNTrtw

Udah pada baca buku “The Naked Traveler 4” belom? Baca deh halaman terakhir paragraf terakhir. Jadi ceritanya, saya akan RTW (round-the-world) trip alias jalan-jalan keliling dunia selama setahun. Auooo! Jadi itulah alasan kenapa tiba-tiba rambut saya cepak kayak ABRI: supaya nggak usah repot cari salon untuk potong rambut selama setahun ke depan!

Dari baca-baca blog orang bule, RTW itu sepertinya biasa aja dilakukan. Konon tradisi ini dimulai oleh bangsa Inggris pada tahun 1960an. Ada yang menyebut “gap year” alias setahun backpacking, umumnya setelah lulus SMA sebelum masuk kuliah. Ada juga yang menyebut “career break” alias orang kantoran biasa yang udah mati bosan kerja lalu memutuskan jalan-jalan keliling dunia. Ada juga yang karena patah hati jadi jalan-jalan hampir setahun, seperti buku/film “Eat, Pray and Love”.

Bagaimana dengan saya yang memang berprofesi sebagai tukang jalan-jalan? Well, nggak penting sih dikategorikan sebagai apa. Yang jelas alasannya simple aja. Karena tujuan utama saya adalah benua Amerika Selatan, maka akan sangat rugi kalau cuma jalan-jalan beberapa minggu atau beberapa bulan aja. Saya juga menganggap trip ini adalah investasi. Sebagai travel writer dan penulis buku, saya harus terus berinovasi terhadap produk-produk saya. Saya tidak boleh terlalu lama berada di zona nyaman, seperti pergi ke destinasi yang jamak, nunggu disponsorin, atau cuma leyeh-leyeh menikmati royalti.

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah: “Duit dari mana?”. Namanya juga investasi, jadi awalnya ya harus keluar modal sendiri dulu. Modalnya dari mana? Ya nabung dari penghasilan saya dong! Sembari jalan ntar, saya masih nerima job yang bisa dilakukan secara online seperti jadi kontributor untuk majalah atau jadi buzzer. Pulang dari sana, akan jadi buku The Naked Traveler 5, atau mungkin jadi program jalan-jalan di TV karena saya berencana untuk mendokumentasikannya pake video. Makanya bantulah perjalanan saya dengan membeli buku-buku saya ya? Dari hasil penjualan buku maka saya akan mendapat royalti yang akan saya gunakan untuk jalan-jalan untuk jadi buku baru lagi! :)

Saya jalan nggak sendiri kok, tapi sama sahabat saya sejak kuliah, si Yasmin. Ide RTW ini sebenarnya tercetus bareng. Kami memiliki ritual untuk merayakan ulang tahun bersama dengan melakukan sesuatu yang nekat, sebagai afirmasi bahwa kami “tetap muda”. Hehe! Rencana RTW ini merupakan niat kami sejak 5 tahun yang lalu. Awalnya target kami mau ke Macchu Piccu di Peru. Tapi mengingat harga tiket pesawat yang supermahal, maka supaya hemat kudu sekalian keliling benua Amerika Selatan dengan cara ngeteng jalan darat. Malah tadinya rencana hanya beberapa bulan akhirnya “melar” jadi setahun, dengan menambah benua Eropa karena Yasmin belum pernah ke sana.

Si Yasmin malah lebih ekstrim lagi. Dia barusan menjual rumahnya sebagai modal RTW. Alasannya, “Kalo wis tue dan masih single, duit dikumpulin buat apa kalo nggak buat dinikmatin sendiri?” Saya kasih #JLEB untuk yang setuju tapi tidak berani :p. Maklum, prinsip kami adalah Money is better spent on experiences than on material things.

Jadi bakal ke negara mana aja? Bagaimana dengan visanya? Saya sendiri belum tahu! Yang udah pasti saya cuma punya 2 tiket pesawat, yaitu: Jakarta-Moscow dan Frankfurt-Rio de Janeiro. Sisanya mau jalan darat naik bus atau kereta api. RTW dengan paspor RI emang butuh perjuangan ekstra  (cerita lengkapnya akan diposting di blog). Yang jelas, saya sudah punya 4 visa, yaitu Rusia, Schengen, Brazil dan Amerika Serikat – semua ada tanggal expire-nya. Trus, kalo duitnya abis sebelum setahun gimana? Ya balik aja. Kayak gitu kok repot. Jadi.. gimana ntar aja di sana! Waktu masih panjang, nggak usah buru-buru.

Secara tidak sengaja, saya baru sadar bahwa keberangkatan kami adalah pada tanggal 10 bulan 10 jam 00.10! Angka 10 kan angka sempurna! Silakan sering-sering buka blog ini untuk baca pengalaman seru saya, lihat petanya di situ supaya tahu saya lagi ada di mana, dan follow akun Twitter, Facebook, Instagram, YouTube saya. Jangan lupa, hashtag-nya adalah #TNTrtw. Wish me luck!

129 comments

Leave a Reply