Cheju, pulau 17 tahun ke atas

by Ivan Imanuel Tumpak*

Cheju Island

Cheju Island

Saat kuliah di Korea Selatan, saya berkesempatan mengunjungi Cheju Island atau orang Korea menyebutnya Jejudo. Kata teman saya, tempat ini menjadi sangat terkenal ketika sinetron drama Korea bertajuk “Winter Sonata” memilih pulau ini sebagai tempat syuting. Tentu saya jadi penasaran pengen ke sana dan pengen nyirik-nyirikin teman-teman di Indonesia penggemar sinetron Korea.

Dari kota Gimpo ke Cheju Island memakan waktu 1 jam perjalanan dengan maskapai penerbangan Jeju Air. Ketika berada di pesawat, perhatian saya tertuju kepada seorang gadis Korea bening nan aduhai yang sedang melintas hendak menuju toilet. Dasar laki-laki nggak bisa lihat barang bagus dikit, saya langsung berbisik-bisik nakal dengan Jeremy, teman saya asal Ceko, dan Boo asal Georgia. Begitu gadis itu melintas kembali ke tempat duduknya, dari belakang kami memperhatikan ada sesuatu yang menyembul keluar dari bawah lengannya. Dan ternyata… itu adalah bulu keteknya yang hitam dan superduper lebat! Alhasil kami ketawa keras banget karena ilfil, sampai seorang pramugari menegur kami untuk tenang. (FYI, orang Korea paling tidak suka kebisingan meski di tempat umum sekalipun seperti taman, bus, pesawat, atau mall).

Begitu mendarat di Jeju International Airport, teman-teman yang berasal dari negara dingin merasa sangat senang sekali dan terkagum-kagum dengan pemandangan pulau ini. Namun bagi saya, pulau-pulau yang pernah saya kunjungi di Indonesia jauh lebih bagus. Ternyata perkiraan saya itu terbukti. Tour guide kami mengatakan bahwa Cheju Island menempati posisi ke 40 sebagai pulau terindah di dunia, sedangkan posisi pertama dipegang oleh Pulau Jawa! Ketika si tour guide menanyakan, “Is there anybody from Indonesia here?”, saya langsung semangat empat lima mengangkat tangan. Tuh kan, Indonesia emang oke banget!

Selama perjalanan di Cheju Island, saya selalu terkikik sendiri karena tour guide dan teman-teman Korea selalu memuji dan membangga-banggakan pulau ini. Kata mereka, pulau ini memiliki banyak hal yang tidak dapat di temui di daratan Korea Selatan. Padahal pantai yang mereka sebut indah, bagi saya masih kalah jauh sama Tanjung Aan di Lombok. Mount Halla sebagai gunung tertinggi di Korea Selatan, tingginya cuma sepertiga Jayawijaya. Makanan yang disebut enak, ujung-ujungnya makanan Barat. Dari semua tempat yang kami kunjungi, ada hal yang membuat saya bete. Kami diajak ke sebuah gua purba bernama Manjanggul yang menurut si tour guide menarik untuk dikunjugi. Selama menjelajahi gua tersebut, saya hanya melihat kegelapan dan batu-batu yang terukir alami karena kikisan air dan muntahan lava zaman dahulu. Lalu saya bertanya kepada sang tour guide, “What’s interesting here?”. Dia pun berkata, “At the end of this cave, you’re gonna see an incredible thing.” Saya pun bersabar dan berharap-harap cemas akan menemukan sesuatu yang mengejutkan di akhir penjelajahan gua ini. Setibanya di ujung gua, si tour guide menunjukkan apa yang dia bilang incredible itu. Ternyata si incredible itu cuma gundukan lava besar dan tidak kelihatan saking gelapnya. Yaelah, udah jalan satu kilometer, akhirannya harus ngeliat batu juga! Capee deeh!

Namun tempat yang paling menarik dan menjadi highlight tujuan pariwisata di pulau ini adalah Sex Education Theme Park. Sesuai dengan namanya, seluruh mosaik, patung, bangunan, pajangan, hingga marka jalan di taman ini, berhubungan dengan seks! Saya dan teman-teman tertawa-tawa melihat sesuatu yang tidak lazim seperti ini. Bagaimana tidak tertawa kalau melihat patung berbentuk, maaf, penis dalam skala besar, gaya dalam berhubungan intim, hingga mosaik laki-laki dan perempuan yang sedang bersanggama. Dengan warna yang menarik dan selera humor yang tinggi, saya harus mengacungkan dua jempol pada sang konseptor tempat ini.

Penduduk Cheju Island hampir sama dengan orang-orang Korea daratan yang sedikit keras dan tidak ramah. Modernisasi pun terlalu menjamah tempat ini sehingga saya jarang menemukan sesuatu yang masih murni di Cheju Island. Meskipun demikian, pulau ini masih menjadi tempat yang high recommended bagi mereka yang ingin berbulan madu atau menghabiskan waktu bersama pasangannya. Pasalnya, selain suasananya damai dan tenang, saluran televisi di pulau ini menayangkan adegan ranjang secara gratis dan legal, tanpa disensor sama sekali. Wow!

—-
*Ivan, cowok Aquarius kelahiran Jakarta tahun 1988. Hobinya menyanyi, membaca dan traveling.

25 comments

  • Woww..
    Kl ksana ada batasan umur gt g yaa?
    Heheheeee…
    Pnasaran juga sm ranking pulau Jawa yg katanya pulau terindah di dunia,, itu menurut siapa yah??
    Bangga banget nih.. Pasti pulau-pulau di Indonesia banyak yg masuk ranking :)

  • Pingback: uberVU - social comments

  • hehehehe.. kalo mau honey moon mah kagak usah jauh2 ke pulau sono kali.. mendingan di Indonesia aja. itu Lombok or manado msh banyak pulau yg bisa buat honey moon :))

  • banyak tmpat menarik yg bs dikunjungi di *lombok:senggigi, gili trawangan, pantai kuta n tanjung aan, Gunung rinjani, taman narmada, pusat gerabah banyumulek, air terjun sendang gile, pusuk, sun dancer, dll. di *sumbawa jg ada pulau Moyo yg pernah dikunjungi sm Lady Diana, Istana Dalam Loka di kota sumbawa besar..

  • Wah.. dulu kyknya pernah dpt email ttg patung2 dlm posisi aneh2 gitu spt yg disebut penulis… judul emailnya cm memberitahukan patung2 tsb adanya di salah satu taman di Korea.. baru tau skrg..ternyata tepatnya di Cheju Island toh..hehehhe

  • Indonesia emang THE BEST lah..selain Bali dan Lombok yang memang udah ngetop bgt, coba dech explore lebih banyak lagi pulau SUMBAWA. di pulau ini banyak sekali pantai2 indah yang sangat sayang untuk dilewati (jadi bukan hanya pulau Moyo aja)..coba aja datangi kota Dompu dan Bima,pasti ga nyesel dech..abis dari Bima bisa terus ke Komodo via feri..happy travelling guys…

  • wahaha.. Indonesia ternyata keren banget ya di mata dunia. jadi bangga..
    coba kalo spot wisata di pulau2 terpencil bener2 diperhatiin dan dipublikasikan, Indonesia ga bakal ada bandingannya deh!

  • Yang pastinya ini tempat layak kunjungi secara drama korea lebih menjungjung tempat ini sebagai lahan syuting mereka.
    siaran televisinya full unsensored?
    wajib ditonton tuh.. (heehee!!!)
    habis bosan akh di indonesia kebanyakan sensor!!!

    PEace MaN !!!

  • ivan ini temen sekelas gue pas SMA… whahahaha… nggak nyangka si tulang yang satu ini sudah berkelana hingga ke korea… jauh kali kau tulang berkelana… hahahhaa

  • O o ternyata gak seindah yang di drama korea itu ya,,,”..pantainya lebih bagus tanjung Aan di Lombok” waduh bangga ni jadi anak lombok. kalo untuk ketenangan emang di ceju dapet ya suasananya, n itu tayangan tv nya juga dapet hehehe.

  • Lol beruntung banget saya pas ke sana umurnya udah 17 tahun lebih 2 bulan. Adek saya aja terpaksa harus tinggal di parkiran karena belum berumur 17 tahun. Agak awkward sih ngeliat Loveland sama ortu.. saran : kalo pengen bener2 menikmati jeju, mending nunggu umurnya 17 yaun ke atas deh karna banyak tempat disana yg cuma diperbolehkan buat 17 tahun ke atas

Leave a Reply