Same Country, More Experience!

(tulisan saya di Majalah SHAPE, edisi Januari 2007, hal. 24-27)

Apa selama ini Anda menempuh “jalur aman” saat bepergian, dengan menggunakan tur yang diatur oleh agen perjalanan? Mungkin sudah waktunya Anda memasukkan keinginan untuk menjadi petualang sesungguhnya di tahun baru ini. Sebab, jika mau jeli dan lebih keluar dari zona nyaman, sebenarnya negara yang sering Anda kunjungi itu punya banyak tempat unik dan cantik. Hanya saja, Anda selama ini tak mau terlalu repot, lebih senang berwisata ramai-ramai menggunakan tur yang diatur oleh agen perjalanan. Akibatnya? Anda hanya mengunjungi tempat yang umum didatangi turis. Liburan Anda pun jadi kurang berkesan. Tak ada lagi kata “Wah…” yang disertai pandangan kagum saat melihat pemandangan baru yang terbentang. Hei, untuk apa Anda luangkan waktu dan biaya untuk berlibur kalau begitu?
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati liburan agar lebih berkesan saat pulang. Bila Anda terlanjur bergabung dengan tur, pasang strategi dengan memperpanjang waktu. Setelah perjalanan rombongan usai, jelajahilah lebih banyak tempat. Soal informasi, itu mudah sekali didapat, terutama lewat internet dan tourist information. Plus, tidak malu bertanya juga akan jadi kunci sukses.
Bagaimana, siap berangkat? Segera kemasi kopor Anda dan terbanglah ke negara-negara yang sudah Anda akrabi selama bertahun-tahun. Namun, kali ini, cobalah jelajahi spot baru yang belum pernah dikunjungi banyak orang. Dan, bawa pulang segudang cerita baru yang bisa Anda tuturkan dengan bangga pada teman dan keluarga!

The Romantic Town with Pink Castle
Heidelberg, Jerman
Ke mana tujuan Anda bila berkunjung ke Jerman? Berlin? Munich? Tunda dulu niatan untuk segera bertolak ke sana. Ubah haluan Anda dengan mengambil pesawat ke Frankfurt untuk pergi ke Heidelberg. Dengan kerelaan Anda untuk melewatkan perjalanan selama satu jam saja, Anda akan bertemu dengan pemandangan super romantis di negara yang berteknologi maju ini. Heidelberg memang layak menyandang gelar ini, dengan lokasinya yang berada di tepi sungai Neckar dan istana berwarna pink sebagai “aksesori”-nya. Kota tua bergaya medieval ini konon adalah tempat awal perjalanan Mark Twain di Eropa, yang kemudian tertuang dalam buku berjudul A Tramp Abroad. Dengan jumlah penduduk sebesar 135 ribu orang dan seperlimanya adalah mahasiswa, Heidelberg adalah perpaduan antara klasik dan modern.
Your Main Agenda: Anda wajib bertandang ke Heidelberg Castle yang terletak di atas bukit hampir 100 meter di atas Old Town. Kastil yang berwarna pink ini dibangun pada abad ke 13 dengan arsitektur bergaya gothic dan renaissance. Di sekeliling istana ini terdapat taman yang indah yang bernama Great Vat (Grosses Fass). Goethe, penyair kenamaan Jerman, sering mengunjungi taman ini pada tahun 1814-1815, sehingga patungnya pun dibuat di tengah taman. Datanglah ke taman ini pada malam hari, ketika Old Town dan Castle disorot lampu – sangat romantis! Di dalam taman terdapat wine barrel terbesar di dunia (berukuran panjang 8,2 meter dan tinggi 7,3 meter, berkapasitas 209.503 liter) yang dibangun tahun 1751, dan musium Pharmacy. Jika Anda punya tenaga ekstra, naiklah funicular dari kastil sampai Kornmarkt, lalu mendaki ke puncak bukit Königstuhl yang terjal. Dari sana terlihat view spektakular kota Heidelberg. Saat cuaca cerah, Anda bisa melihat hingga kota Mannheim and Karlsruhe.
The Old Town and the Old Bridge adalah tempat yang paling romantis dengan jalan-jalan kecilnya, terutama Hauptstrasse yang disebut sebagai jalan tercantik di Eropa. Old Bridge (Alte Brücke) awalnya terbuat dari kayu, kemudian direnovasi tahun 1786-1788 oleh Prince Elector Karl Theodor. Jembatan ini merupakan bagian dari tembok kota. Anda juga bisa berkunjung ke Old University, sebuah universitas tertua di Jerman bergaya baroque yang dibangun sejak tahun 1712. Atau, air mancur Lion Fountain di depannya adalah tempat popular untuk hang-out. Di belakangnya ada penjara, yang di tahun 1778 – 1914 berfungsi sebagai penjara Universitas bagi para mahasiswa yang melakukan kesalahan. Dari seberang sungai Anda bisa melihat Philosophenweg (Philosopher Walk). Konon, para penulis dan pengarang puisi sering dapat insiprasi di tempat indah ini, karena dari situ mereka bisa melihat Heidelberg Castle dan Old Town dari kejauhan.
How to Get There: dari Frankfurt hanya 80 km ke arah selatan. Naik mobil sekitar 1 jam dari bandara Frankfurt, atau naik kereta ke Mannheim dan ganti naik kereta lokal selama 15 menit ke Heidelberg.
Budget:
>> Naik kereta dari Frankfurt € 19/orang/sekali jalan
>> Tiket masuk ke Heidelberg Castle € 3/orang
>> Menginap per malam mulai dari € 20 (hostel), dan mulai dari € 50 (hotel)

The Unspoilt Paradise
Pulau Perhentian, Malaysia
Saat Malaysia disebut, pastinya Anda langsung teringat Kuala Lumpur, Genting, atau Penang. Pernahkah Anda menghabiskan liburan di Pulau Perhentian? Segera atur jadwal untuk berkunjung ke pulau yang terletak di timur semenanjung Malaysia, di dekat pebatasan Thailand. Terdiri dari dua buah pulau cantik, yaitu Pulau Perhentian Besar dan Pulau Perhentian Kecil, nama pulau ini berasal dari kata “henti”, karena memang selama ratusan tahun pulau ini merupakan tempat pemberhentian bagi para nelayan asal Kelantan dan Trengganu saat dihadang badai. Buku Lonely Planet menyatakan Pulau Perhentian sebagai pulau yang memiliki pantai terbaik di Malaysia. Namun, Pulau Perhentian Besar lebih disukai turis karena pantainya lebih indah dan tidak bercampur dengan perkampungan penduduk yang ada di Pulau Perhentian Kecil.
Your Main Agenda: Begitu mendarat di jetty Pulau Perhentian, Anda akan menahan napas melihat keindahan pulau ini. Airnya yang jernih dan sangat tenang, ikan-ikan kecil yang berenang di antara birunya laut, pasir yang putih dan lembut, batu-batu alam besar, pohon kelapa yang melambai, dan hutan hijau lebat di latar belakang pemandangannya. Pulau ini tidak dibuat komersial, tidak ada penginapan dengan bangunan bertembok tinggi, semuanya berbentuk rumah panggung dari kayu. Resort terbesar di pulau ini bernama Perhentian Island Resort, berada di teluk dengan private beach. Kamar-kamarnya persis di pinggir pantai, atau lebih ke dalam dengan pemandangan hutan tropis, dan di antaranya terdapat kolam renang.
Selain leyeh-leyeh dan berenang di pantai, jangan lewatkan juga trip snorkeling keliling pulau. Atau, jika Anda adalah certified diver, ikuti trip scuba diving. Alam bawah lautnya yang masih perawan menyimpan karang laut berwarna-warni dan berbagai macam ikan. Bila lebih suka daratan, Anda dapat trekking ke dalam hutan. Jalan setapaknya sudah dirancang untuk memudahkan perjalanan. Selain berbagai tumbuhan, Anda bisa melihat biawak, musang, kelelawar, dan monyet.
Catatan: Pulau Perhentian tutup pada bulan November sampai Maret setiap tahunnya karena musim monsoon. Pastikan Anda pergi ke sana di luar bulan-bulan tersebut.
How to Get There:
>> Paling mudah, reservasi dulu salah satu hotel di Pulau Perhentian – biasanya mereka menyediakan paket full board sekaligus penjemputan dari bandara. Selain harganya lebih hemat, Anda tak perlu repot mencari transportasi.
>> Naik pesawat dari Kuala Lumpur ke Kota Bahru atau Kuala Trengganu selama satu jam, dari bandara sekitar 1 – 1,5 jam naik taksi ke Kuala Besut Jetty, baru naik speed boat selama ½ jam ke Pulau Perhentian.
Budget:
>> Naik pesawat dari Kuala Lumpur ke Kota Bahru (1 jam) mulai dari RM 99/orang
>> Taksi dari bandara Kota Bahru RM 55/taksi atau naik minibus RM 25/orang
>> Fast speed boat (1/2 jam) RM 60/orang, slow speed boat (1,5 jam) RM 40/orang
>> Menginap per malam mulai dari RM 40/kamar, tapi paket full board 3 hari/2 malam termasuk snorkeling trip dan boat transfer mulai dari RM 210/orang
>> Scuba diving trip per orang RM 80/dive sudah termasuk penyewaan alat.

The Forrest in the Sand
Fraser Island, Australia

Jelas, Sydney atau Gold Coast adalah tempat yang selalu Anda datangi saat terbang ke Australia. Tapi, tak ada salahnya jika Anda menambahkan satu lagi tujuan wisata ke schedule Anda: Fraser Island. Pulau pasir terbesar di dunia ini terletak di provinsi Queensland, Australia. Dengan panjang 120 km dan lebar 30 km, sebagian besar pulaunya dilindungi hutan. Konon, Fraser Island adalah satu-satunya tempat di dunia, yang hutannya tumbuh lebat di atas pasir. Pohon Satinay yang tumbuh di Pile Valley adalah ciri khas tumbuhan di Fraser dengan tinggi hingga 60 meter. Bahkan, pohon-pohonnya sampai digunakan untuk pembangunan konstruksi Terusan Suez pada tahun 1920.
Your Main Agenda: Keunikan lain dari tempat ini adalah adanya sekitar 200 danau air tawar, juga sungai-sungai kecil yang airnya berasal dari sumber mata air alami. Berenang di danaunya sama sekali tidak terasa seperti di danau, karena dikelilingi oleh pasir putih bak di pantai pinggir laut. Kadang pasirnya yang putih dan ditiup angin terus-menerus dalam kurun waktu yang lama, sehingga membentuk sand blow (gundukan besar pasir). Coba bayangkan gurun pasir Afrika, tapi pasirnya putih bersih! Orang dari suku asli Aborigin menamai Fraser Island sebagai K’gari yang berarti “surga”.
Karena pulau ini pulau pasir, Anda harus menjelajahinya dengan kendaraan 4 wheel-drive. Tambahan lagi, Anda juga harus tahu persis kapan pasang-surut air laut. Perjalanan dimulai dengan menyusuri 75 Mile Beach, dinamai demikian karena panjang garis pantainya sepanjang 75 mil. Pada bulan Juli sampai Oktober, dari pinggir pantai kadang terlihat ikan paus jenis humpback whales, juga ikan dugong, lumba-lumba, dan penyu. Petualangan belum berakhir. Saat masuk hutan, Anda harus melalui jalan off road yang membuat penumpang terjungkal di dalam kendaraan, bahkan kadang harus mendorong kendaraan yang selip. It’s a total adventure!
Jangan lupa berkunjung ke Central Station, pusat “kota” ranger yang dikelilingi oleh hutan lebat dan memiliki jalan setapak menuju Wanggoolba Creek. Dua danau air tawar yang terkenal adalah Lake McKenzie yang nikmat sekali untuk berenang dan Lake Wabby yang dikelilingi oleh sand dunes. Eli Creek yang adalah sungai kecil dengan air sangat jernih mengalir deras menuju laut, di tempat ini kita bisa berenang mengapung santai mengikuti arusnya. The Cathederals yang merupakan tebing tinggi yang terdiri dari berbagai lapisan pasir yang berwarna-warni, mulai dari coklat, merah, kuning sampai pink. Terakhir, Maheno Wreck, sebuah kapal tua yang kandas di pinggir pantai di sebelah utara Happy Valley.
How to Get There: paling mudah adalah dengan mengambil paket transportasi dan penginapan dari Brisbane, Noosa, Rainbow Beach atau Hervey Bay dengan menggunakan bis, lalu menyeberang naik ferry, dari sana akan dijemput oleh kendaraan 4-wheel-drive.
Budget: paket full board 2D/1N (menginap di resort, transportasi, makan ala buffet, dan tour) dari Hervey Bay mulai dari A$ 230/orang.

Welcome, Shoppaholics!
Andorra, Perancis/Spanyol
Jika Anda pernah berpetualang melintasi beberapa negara di Eropa jangan sampai lupakan Andorra, salah satu negara terkecil di Eropa. Terletak di antara pegunungan Pyrenees yang tembus dari Spanyol ke Perancis, negara ini baru merdeka tahun 1993, setelah dijajah oleh Perancis sebagai kepala pemerintahan dan Spanyol sebagai kepala keuskupan. Sebagian besar penduduk menetap di ibukota yang bernama Andorra la Vella, yang dikelilingi oleh pegunungan bersalju setinggi 2.500 meter. Ciri khas bangunan tuanya terbuat dari batu-batu yang ditempel rapi di dindingnya. Perumahan dan hotel murah terletak di kemiringan pegunungan, sehingga jalannya menanjak dan berliku. Ada satu jalan shortcut yaitu naik sebuah lift khusus yang menghubungkan jalan utama ke perumahan. Kalau di Jakarta saat rush hour jalan Sudirman macet karena penuh mobil, di Andorra la Vella kemacetan terjadi karena penuhnya orang yang mengantri mau masuk lift.
Your Main Agenda: Dua hal yang membuat Andorra terkenal adalah tempat ski yang indah tapi murah, dan tempat belanja yang murah. Ya, Andorra adalah negara bebas pajak (duty free), karenanya sering disebut sebagai surga berbelanja bagi para turis. Bahkan orang Spanyol dan Perancis pergi ke sini hanya untuk berbelanja atau sekadar mengisi bensin karena harganya 20-30% lebih murah. Merek busana terkenal asal Eropa bak kacang goreng lakunya di Andorra. Begitu juga dengan barang elektronik, parfum, rokok, dan alkohol. Belanjalah sepuasnya di toko duty-free di Avinguda del Princep Benlloch dan Avinguda de Meritxell. Bagi Anda penggemar ski, meskipun Andorra kecil, ia memiliki 5 ski resorts dengan 279 km slopes, antara lain Ordino-Arcalís, Pal-Arinsal, Pas de la Casa-Grau Roig, dan Soldeu el Tarter.
Rekomendasi tempat lain adalah Caldea – kompleks spa terbesar di Europa. Menemukan tempat ini sangat mudah karena merupakan bangunan tertinggi di negara ini dan berbentuk piramid dari kaca dengan arsitektur tema futuristik. Di dalamnya terdapat beberapa kolam renang air panas indoor yang berasal dari sumber air panas alami yang dilengkapi dengan hydromassage pool, jacuzzi dan swan’s neck. Lalu, ada area fitness antara lain terdiri dari aqua-massage, sauna, hammam, wood’s lighting (relaksasi dengan ion negatif). Ada juga kolam renang outdoor tempat Anda dapat berendam di jacuzzi sambil memandang pegunungan, lampu kota, dan melihat matahari terbenam. Jangan lupa untuk minum di Sirius Bar Panoramic, yang terletak di lantai 11. Dari sana Anda dapat melihat pemandangan kota dengan jelas. Tempat yang menarik lainnya adalah Barri Antic yang merupakan pusat Old Town. Casa de la Vall merupakan gedung parlemen Andorra yang dibangun sejak tahun 1580. Di dalamnya terdapat Sala de la Justicia, ruang pengadilan satu-satunya di seluruh negara. Placa del Poble adalah tempat nongkrong yang kadang dijadikan tempat konser. Letaknya tepat di atas gedung Edifici Administratiu Govern d’Andorra.
How to Get There: Paling mudah adalah dari Barcelona (Spanyol) naik bis selama 2,5 jam. Atau Anda juga bisa menempuh perjalanan naik bus dari Toulouse (Perancis) selama 5 jam.
Budget:
>> Bis dari Barcelona ke Andorra la Vella sekali jalan mulai dari € 26 /orang
>> Menginap mulai dari € 25/malam (hostal/inn), mulai dari € 50 (hotel).

The Five Beautiful Villages
Cinque Terre, Italia

Semua pasti ikut mengangguk bila Anda bercerita keindahan kota Roma di Italia. Tapi, mereka akan tertegun bila Anda mampu menguak keindahan Cinque Terre, satu lagi tempat yang harus Anda datangi bila ke Italia. Cinque Terre (artinya “lima desa”) adalah tempat yang dilindungi oleh UNESCO sejak tahun 1997. Tempat ini terletak di sebelah timur propinsi Liguria, Italia, dan terdiri dari lima desa sepanjang 18 km, berurutan dari utara ke selatan bernama Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, dan Riomaggiore. Landscape-nya unik dan pemandangannya spektakular: Dari bibir tebing setinggi 300 m di atas permukaan laut, Anda dapat melihat laut Mediterania dan hamparan kebun anggur pada lembah terjal, desa di pinggir pantai di antara bebatuan, rumah kotak-kotak berwarna-warni, kapal-kapal yang bersandar – semua dalam satu bingkai!
Your Main Agenda: Monterosso al Mare adalah desa paling utara yang dikelilingi bukit kebun anggur dan buah zaitun. Pantainya indah dengan air yang jernih. Menara Aurora yang bergaya medieval di bukit Cappuccini memisahkan desa tradisional dan modern. Di dalam gereja Saint Francis tersimpan lukisan terkenal Crucifixion karya Van Dyck. Desa kedua, Vernazza, ditemukan sejak abad pertama dan memiliki arsitektur indah yang membuktikan bahwa orang-orang di desa itu lebih baik ekonominya dibanding desa lain. Desa ketiga bernama Corniglia, terletak di ujung teluk berbatu di bawah teras kebun anggur, dengan penduduk yang mata pencahariannya lebih banyak di bidang agrikultura daripada nelayan. Terdapat gereja San Pietro nan indah dan bergaya gothic, yang dibangun tahun 1334. Desa keempat bernama Manarola yang diapit oleh bukit berbatu. Di desa inilah tempat bermulanya jalan setapak yang disebut La Via de’ll Amore (lovers pathway) yang dapat ditempuh selama 30 menit menuju Riomaggiore. Di pusat desanya terdapat sebuah gereja bergaya gothic yang dibangun tahun 1338. Terakhir adalah desa Riomaggiore, yang terletak di lembah yang sempit. Desa ini pertama kali ditemukan orang Yunani pada abad ke-8. Terdapat gereja San Giovanni Battista yang dibangun tahun 1340 dengan gaya gothic. Di dekatnya terdapat rumah Telemaco Signorini yang banyak melukis desanya.
Untuk menikmati keindahannya, paling baik adalah dengan berjalan kaki antar desa selama 5 jam, atau Anda dapat menyicilnya dalam 2-3 hari. Letak desa yang sulit membuat kendaraan tak bisa melintas. Kereta api pun harus melewati 32 terowongan untuk menembus pegunungan di antara desa. Namun bila Anda kurang fit untuk hiking, gunakan kereta api jurusan Levanto ke La Spezia yang berhenti di tiap desa, atau kombinasikan antara jalan kaki dan naik kereta api. Di musim panas, setiap hari ada kapal regular yang melewati 5 desa tersebut, sehingga Anda bisa lihat pemandangan dari sisi lain. Jangan lupa nikmati makanan andalan orang Liguria yaitu Spaghetti al Pesto, dengan saus pasta klasik terbuat dari basil, zaitun, dan kacang pinus, di salah satu restoran yang terletak di dalam gua batu!
How to Get There: Paling mudah dengan menggunakan kereta dengan jalur Ventimiglia-Genoa-Roma, turun di Levanto, baru naik kereta Regionale (R) yang akan berhenti di setiap desa. Atau naik kereta ke La Spezia lalu ganti kereta Regionale. Naik kereta dari bandara Fumicino di Roma ke Levanto memakan waktu 6 jam, bandara Malpensa di Milan ke Levanto 3 jam, paling dekat dari Pisa yang hanya 2,5 jam.
Budget:
>> Dengan Cinque Terre Card (1 hari € 5.40, 3 hari € 13), Anda dapat akses tanpa batas naik kereta La Spezia-Levanto dan ke semua jalan termasuk Nature Observation Points, plus peta jalur jalan kaki, jadwal kereta dan ferry.
>> Menginap di hostel (hanya ada di Riomaggiore atau Manarola) mulai dari € 20, atau mulai dari € 50 untuk hotel bintang tiga. Apabila penuh, pilihan penginapan lainnya ada di kota Levanto.

Author

Trinity is Indonesia’s leading travel writer and blogger. Author of 13 national best-selling books including “The Naked Traveler” series - which will become a movie in 2017.

7 comments

  • Most people from Asian countries are so eager to see Heidelberg when they`re visiting Germany. Tastes are different, but I`ve never really understood why. I`ve been there as well and I wasn`t impressed at all. The castle is even partially burnt down.

    I would recommend to visit the Allgaeu region around Munich with the castle of Neuschwanstein and other impressive buildings/castles.

    Other nice cities are Rotenburg ob der Tauber or Dresden/ Saxony.

    Cheers from Germany.

    Reply
  • hi Trinity,

    saya warga Indonesia yg lagi studi di Jerman, hmm Hidelberg memang cantik banget, tapi sayangnya saya belum sempat menjelajahi semuanya, hehe..tapi untuk istana dan Philophoper Walk sudah-lah:) istananya memang menurut saya tidak begitu cantik kok, hehe masih kalah cantik sama yg ada di Chimsee (negara bagian Bayern) atau di Kempten seperti komentar Katinka itu, kastil Neuschwanstein! dan pemandangan saljunya cantik sekali karena terletak di pegunungan Alpen..

    hanya saja, selera orang untuk bepergian juga berbeda-beda…dan tentu saja kota paling menyenangkan adalah Freiburg! kotanya tidak begitu besar, tapi punya kota tua (istilahnya altstadt) yang cantik dan ngga akan bosan untuk dijelajahi, lagi pula dekat dengan Black Forest (atau bhs Jerman-nya Schwarzwald), di sekitar pegunungan itu banyak sekali desa-desa cantik yang ternyata mirip dg yg sering kita tahu desa di Swiss, padahal desa seperti itu banyak sekali di sekitar Freiburg:)

    atau kalau mau ke negara lain, ada juga tidak begitu terkenal tapi tidak kalah cantiknya, seperti Colmar, Toulouse dan Strasbourg di Perancis, Salzburg di Austria, Praha di Ceko (hehe kalo yg ini kaya’nya emang terkenal deh!) dan Krakow di Polandia….

    met jalan-jalan…:)

    early – osnabrueck

    Reply

Leave a Reply