Travel

8 Tempat Menarik di Belanda Selain Amsterdam

By Trinity

May 16, 2018

Cukup banyak orang Indonesia traveling ke Belanda, namun tampaknya sebagian besar mentok di Amsterdam. Kalau pun ada lanjutannya kebanyakan ke Volendam untuk foto pake baju khas Belanda dan “keliling” Belanda di Madurodam. Nggak apa-apa sih, tapi coba deh “melipir” ke banyak tempat lain di Belanda yang tak kalah menarik. Contohnya ini nih;

1. Keukenhof Bunga tulip itu cantik banget, apalagi tamannya bunga tulip! Ada 7 juta bunga tulip dengan 800 variasi tersebar di taman seluas 32 hektar. Bunganya bukan hanya tulip, tapi ada juga hyacinth, crocus, sampai anggrek. Taman pun dibikin tema kayak cupid’s garden, hipster garden, dll. Sayangnya Keukenhof hanya buka 8 minggu dalam setahun pada musim semi (Maret-Mei) jadi kalau mau ke sini harus di-planning Supaya nggak ribet, nginepnya di kota Leiden deh. Trus bisa keliling di sekitar Lisse yang banyak padang bunga berwarna-warni. Rekomendasi hotel: Steenhof Suites di Leiden. Hotel butik ini menempati bangunan berusia 400 tahunan dengan interior mewah.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on


2. Kasteel de Haar
Tak banyak yang tahu bahwa istana de Haar ini adalah yang terbesar dan tercantik di Belanda. Aslinya dibangun pada 1391 namun direstorasi pada 1892 oleh arsitek Pierre Cuypers yang juga merancang Amsterdam Central Station dan Rijksmuseum. Interiornya berupa ornamen pahatan kayu yang mirip gereja Katolik Roma, ditambah lagi koleksi permadani, porselen, dan lukisan. Tamannya seluas 135 are, termasuk taman bunga mawar, tak kalah cantiknya. Pemiliknya telah menyerahkan istana ini ke sebuah institusi, namun sebulan dalam setahun mereka boleh tinggal di sana. Keluarga pemilik dari dulu memang sering mengadakan pesta. Tamu-tamunya antara lain Coco Chanel, Roger Moore, Yves Saint Laurent, dan Brigitte Bardot. Bahkan pesepakbola Marco van Basten aja pesta kawinnya di sana!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

3. Utrecht Setelah mengunjungi Kasteel de Haar yang terletak di Utrecht, mending sekalian menjelajah kota ini karena menarik dan bisa dijelajahi dengan berjalan kaki. Sejarahnya berawal dari zaman Romawi, sebagian peninggalannya masih dapat terlihat. Berbeda dengan Amsterdam, di pinggir kanal di sini terdapat dermaga yang sebagian telah diubah jadi kafe/bar. Pemandangan seluruh kota bisa dilihat dari puncak Dom Tower yang bisa dinaiki melalui 465 anak tangga. Mau ke museum, gereja, pasar, mal, infonya bisa dibaca di sini. Rekomendasi hotel: Stayokay adalah hostel hipster yang sarapannya mewah, lokasinya strategis di depan alun-alun Neude.

4. Bataviastad Yang doyan belanja barang bermerek, Bataviastad menawarkan harga diskon sampai 70%. Factory outlet ini gede banget, dibikin seperti desa abad ke-17. Ada lebih dari 250 brand internasional fashion dan lifestyle, mulai dari Michael Kors dan Hugo Boss sampai Adidas dan Columbia. Kalau udah belanja minimal 50 Euro, bisa minta tax refund langsung di konter Global Blue Tax Free di sana tanpa harus urus di bandara Schiphol. Ke sananya bisa naik shuttle bus setiap hari dari Amsterdam (di depan Park Plaza Victoria Hotel) jam 10 pagi dan kembali jam 4 sore dengan harga tiket cuma 2,5 Euro.

5. Giethoorn (dibaca: hithorn) Desa ini menurut saya paling cantik di Belanda. Disebut sebagai “Little Venice” karena rumah-rumahnya yang beratap rumbia terletak di sepanjang kanal. Tidak ada kendaraan bermotor, semua pake perahu. Perahunya pun dioperasikan dengan tenaga listrik jadi nggak berisik dan nggak polusi. Mata pencaharian penduduknya adalah beternak dan berkebun, jadi macam desa yang damai banget. Aktivitas selain menyusuri kanal naik kapal, bisa ke museum batu-batuan, pembuatan keramik, dan pabrik keju dari sapi Jersey. Rekomendasi hotel: De dames van de Jonge. Terletak persis di pinggir kanal, hotel ini sangat homey jadi berasa nginep di rumah nenek sendiri.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

6. Efteling Ini adalah salah satu theme park tertua di dunia. Orang Belanda banyak yang belum pernah ke tempat-tempat di atas, tapi pasti pernah ke Efteling – paling tidak sekali seumur hidupnya. Konon Disneyland aja dibuat setelah terinspirasi dari Efteling. Zona uniknya adalah Fairytale Forest di mana dongeng dunia macam Rapunzel, Pinokio, Putri Salju dibuat berbentuk interaktif. Kalau mau naik roller coaster, coba deh yang terbaru dan paling serem namanya Baron 1898. Kita dijatuhkan secara vertikal dari ketinggian 37,5 meter lalu muter-muter dengan kecepatan 90 km/jam! Asiiiik!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

7. Kinderdijk (dibaca: kinderdeyk)Belanda terkenal dengan kincir anginnya. Kalau mau lihat banyak kincir angin dalam satu tempat, pergi lah ke Kinderdijk. Ada 19 kincir angin yang terkonsentrasi dalam satu area di pinggir kanal. Termasuk UNESCO Heritage Site, kincir angin di sini dibangun pada abad 18 untuk memompa air. Ada 2 kincir yang dapat kita kunjungi, jadi bisa tau di dalam kincir angin ini isinya rumah bertingkat yang tengahnya terdapat motor penggerak kincir angin. Kamar tidurnya kayak lemari, ada pintu kayu yang bisa dibuka-ditutup. Kita bisa naik perahu atau sepeda untuk berkeliling.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

8. Rotterdam Ini kota favorit saya se-Belanda karena merupakan perpaduan kota lama dan kota baru. Dulu pada Perang Dunia II pernah dibom, sehingga saat ini bangunan berusia ratusan tahun dan bangunan pencakar langit berdiri berdampingan. Desain arsitekturnya pun modern. Yang paling keren adalah The Cube House – rumah kuning berbentuk kubus yang tampak melayang, dan The Markthal – pasar indoor paling keren sedunia. Mau lebih instagrammable lagi, jalan kaki di jembatan kayu Luchtsingel dan makan siang sehat di rooftop farm terbesar di Eropa bernama Op het Dak. Makan malamnya di Bazar, resto makanan Timur Tengah yang trendy. Rekomendasi hotel: Inntel Hotels Rotterdam City Center. Terletak di pusat kota dengan kamar yang menghadap pemandangan kota yang cantik.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Tips: