Maasai

Travel

[Adv] Pentingnya memiliki asuransi perjalanan

By Trinity

August 24, 2015

Hayo ngaku, Anda punya nggak asuransi perjalanan (travel insurance)? Sebagian akan menjawab “pernah punya” tapi punyanya karena syarat bikin visa ke luar negeri. Kalo nggak disyaratin, nggak punya kan? Sama, saya dulu juga gitu.

Dulu masih muda emang cuek dan nggak mikir panjang. Semakin tua jadi semakin gendut bijak. Dengan frekuensi traveling saya yang tinggi, kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semakin tinggi. Gimana kalo paspor dicuri, bagasi hilang, penerbangan dibatalkan, dsb? Hiyyy… amit-amit! Tapi yang lebih parah lagi, gimana kalo lagi traveling di luar negeri saya masuk Rumah Sakit, kecelakaan, bahkan meninggal dunia? Siapa yang mau bayarin? Udah saya yatim piatu, masih jomblo pula. Males kan kalo ngerepotin orang?

Saya sendiri sudah punya asuransi yang mencakup Indonesia, sehingga saya perlu memiliki asuransi perjalanan yang berlaku di manapun di luar negeri. Dengan memiliki asuransi perjalanan, kita telah meminimalisasi salah satu kekhawatiran – terutama kekhawatiran “gimana kalo kenapa-kenapa, tapi duit abis?”Apalagi biaya hidup di sebagian besar negara jauh lebih mahal daripada di Indonesia.

Setelah browsing sana-sini, pilihan saya adalah AXA Mandiri Travel Insurance. Kenapa? Karena belinya gampang. Nggak usah buang waktu dan energi pergi ke kantor asuransi, tapi tinggal beli online doang di sini. Setelah bayar, dokumen langsung jadi dan tinggal di-print. Daripada repot, saya ambil asuransi perjalanan dalam jangka waktu satu tahun penuh (annual trip) ke seluruh negara di dunia, termasuk Schengen (negara-negara di Eropa). Harganya pun terjangkau, hanya USD 135 untuk asuransi perjalanan kategori Platinum! FYI, asuransi ini juga bisa diajukan untuk apply visa.

Keuntungannya bisa dibaca di sini, namun saya sarikan antara lain;

  1. Uang santunan akan dibayar untuk kematian, kehilangan salah satu anggota badan, salah satu atau kedua mata, atau kelumpuhan total akibat kecelakaan yang terjadi selama perjalanan sebesar USD 100.000. Kalau terjadi kecelakaan diri pada saat berada di dalam pesawat terbang komersil terjadwal dapat USD 200.000.
  2. Penggantian biaya pengobatan, perawatan gigi karena dalam keadaan darurat, biaya rumah sakit, biaya operasi, termasuk pengobatan tradisional yang dialami/terjadi selama dalam perjalanan sampai sebesar USD 100.000. Bahkan ditanggung biaya pengobatan terusannya di Indonesia sampai USD 1.250.
  3. Jika harus tinggal di Rumah Sakit luar negeri lebih dari 24 jam, akan memperoleh tunjangan harian berupa uang tunai maksimum USD 25/hari yang bebas digunakan untuk apa saja.
  4. Biaya untuk penguburan atau kremasi di luar negeri ditempat kematian terjadi atau biaya untuk mengangkut jenasah kembali ke Indonesia = USD 7.500.
  5. Bila satu orang keluarga atau teman yang diperlukan untuk tinggal bersama atau melakukan perjalanan bersama Anda selama dirawat di rumah sakit di luar negeri, atau untuk menemani anak Anda kembali ke Indonesia karena Anda harus dirawat di rumah sakit di luar negeri = USD 3.000.
  6. Penggantian uang bila terjadi ketidaknyamanan perjalanan seperti kehilangan paspor USD 300, bagasi telat USD 500, pesawat/KA/kapal delay USD 500, bahkan kalau rumah kebakaran karena ditinggal pergi dapat diganti sampai USD 5.000.

Anda juga bisa memilih asuransi AXA Mandiri Travel Insurance berdasarkan jumlah hari dan negara tujuan. Klik short trip, masukin tanggal pergi dan pulang, pilih cakupan negara (Worldwide including Schengen, Worldwide excluding Schengen, atau ASEAN plus), maka situs akan otomatis memberikan harga. Anda juga bisa beli paket Family (1-2 orang tua + 1-4 anak) dengan harga lebih murah daripada beli satuan yang Individual.

Bagaimana dengan pengalaman saya dalam klaim asuransi AXA Mandiri? Tuhan Maha Baik, selama trip saya baik-baik saja. Tapi ingat cerita “Nggak Sengaja ke Kenya”? Karena penerbangan dimajukan sehari, hotel yang sudah saya pesan seharga USD 50 jadi hangus. Karena terpaksa harus ke Kenya, saya wajib bayar visa USD 20. Total kerugian USD 70 bisa kembali dengan mengajukan dokumen berupa tanda terima pembayaran dan email dari maskapai penerbangan. Memang sih dipotong atas resiko sendiri sebesar USD 25, tapi bisa dapat USD 45 kan lumayan daripada kesel. Duit langsung ditransfer ke rekening saya dalam bentuk rupiah dalam waktu seminggu. Gampang dan menyenangkan kan?

Sebagai traveler yang bertanggung jawab, punya asuransi perjalanan emang penting banget!