The Naked Traveler

Menunggu = Makan

Pada saat menunggu di airport, sebenarnya ada tempat yang nyaman dan gratis. Syaratnya kita harus mempunyai kartu kredit, lebih bagus lagi kalau kartu kredit Anda keluaran bank terkenal. Ya, itulah yang disebut Executive Lounge. Meskipun bank penerbit kartu kredit telah banyak menanamkan uangnya untuk memanjakan customer yang akan bepergian, namun masih sedikit orang yang memanfaatkannya. Padahal caranya gampang, tinggal lihat di papan merk kartu kredit di depan lounge. Bila kartu kredit Anda tercantum, tinggal nyelonong masuk dan mendaftarkan diri di receptionist dan kartu Anda akan digesek. Di dalamnya ada ruang duduk dengan sofa yang nyaman, surat kabar terbaru, TV, dan
Read more

‘Dipalak’ di Tabung Kaca Berasap

Saya ingat sekitar sepuluh tahun yang lalu, merokok di dalam pesawat dengan rute panjang masih diperbolehkan. Waktu itu saya terbang dari Jakarta ke Amsterdam dan memang disediakan tempat duduk khusus perokok di bagian ekor pesawat. Tidak tahu sejak kapan keluarlah peraturan terbaru yang tidak memperbolehkan merokok di pesawat apapun dan kemanapun. Mau tak mau saya menyetujuinya juga, mengingat alasan keselamatan adalah jauh lebih penting. Malah sekarang saya berpikir, “kok dulu boleh ya merokok di dalam pesawat?”. Setelah pesawat mendarat, apalagi setelah terbang berjam-jam, hal pertama yang saya selalu cari adalah tulisan ‘smoking room’. Saya yakin seluruh perokok di mana pun
Read more

Distrik Lampu Merah

Peringatan: sebagian orang mungkin terganggu dengan tulisan ini. Bagaimana Anda menghabiskan malam saat traveling ke luar negeri? Makan makanan lokal sudah biasa, ke bar atau diskotik memang wajib hukumnya (terutama bagi anak muda) tapi itu juga biasa. Nah, cobalah pergi ke ‘distrik lampu merah’ atau red-light district setempat. Namun yang pertama kali di pikiran pastilah keluar kata ‘Amsterdam’, seperti niat saya ingin melihat langsung tempat prostitusi di sana. Yup, di situlah tempat prostitusi yang paling populer di dunia (konon sudah ada sejak 5 abad yang lalu) dimana sajian tubuh manusia nyaris bugil dipajang di jendela etalase berlampu merah. Bagaikan beli
Read more

Manfaat Teman (Nemu di) Jalan

Idealnya kalau kita traveling memang lebih mengasikkan bila bersama dengan teman, paling tidak ada orang lain yang bisa diajak ngomongin orang. Lebih asik lagi kalau teman tersebut mempunyai hobi yang sama, seperti sama-sama suka menyelam, sama-sama suka dugem, sama-sama tidak suka shopping. Tapi apa daya tidak semua teman berhobi sama, tidak semua teman mempunyai waktu libur yang sama, dan yang paling sering terjadi adalah tidak semua teman mempunyai jumlah tabungan yang sama. Ada teman saya (bahkan banyak orang) yang lebih baik membatalkan perjalanan jika tidak ada yang menemani, tapi bagi saya the show must go on – saya bisa cari
Read more

Becak di Landasan Pesawat

Airport paling ‘lucu’ adalah ketika Anda berada di airport dimana airport tersebut melayani penerbangan dengan menggunakan pesawat kecil, biasanya pesawat baling-baling berkapasitas 4 sampai 40an orang. Wajib hukumnya pada saat check in, bagaikan bagasi kita sendiri harus naik timbangan dan petugas akan berteriak di depan umum berapa berat badan kita dan dicatat di boarding pass (beruntunglah bagi Anda yang tidak bertubuh gemuk seperti saya!). Berat badan inilah yang menentukan posisi tempat duduk kita di dalam pesawat, supaya balance. Perlakuan terhadap berat badan pun berlaku terhadap bagasi dimana bagasi tidak boleh lebih dari 10 kg per orang, kalau lebih berarti Anda
Read more