Thoughts

FAQ: TNT2

Apa perbedaan TNT1 dan TNT2?
– TNT2 lebih tebal dibanding TNT1. Yang sekarang >350 halaman gitu loh, jadi lebih puass!
– TNT1 isinya masih basic, TNT2 sudah advance. Maksudnya, TNT1 merupakan pengenalan terhadap dunia jalan-jalan. Sedangkan TNT2 ceritanya lebih mendalam, fokus, merupakan pure travel writing yang menghibur dan tetap lucu. Tapi intinya sama: it’s not the destinations but the journey.

Kenapa harga TNT2 lebih mahal?
Jelas karena jumlah halamannya lebih tebal. Harga kertas dan percetakan aja naik terus. Jadi wajar toh?

Mengapa kertas TNT2 tidak putih seperti TNT1?
Karena TNT2 halamannya lebih tebal maka menggunakan kertas yang lebih ringan sehingga bukunya tidak berat. Kalau TNT2 menggunakan kertas seperti TNT1 maka harganya akan jauh lebih mahal lagi.

Kenapa TNT2 baru diterbitkan sekarang? Jaraknya lama banget dengan TNT1!
Karena saya sempat sekolah di Filipina. Saking sibukanya sehingga tidak menulis selama setahun.

Sepertinya ada cerita dari TNT1 yang diulang di TNT2. Benarkah?
Ada 3 cerita dari TNT1 yang ada juga di TNT2 karena versi awal cetakan TNT1 tidak ada ke-3 cerita tsb. Ingat, TNT1 sempat dibredel dan dihilangkan 3 cerita, makanya masuk di versi kedua TNT1. Lagipula, cerita itu merupakan sambungan ke cerita lainnya di TNT2.

Kenapa cover TNT2 warnanya hijau dan desainnya mirip dengan TNT1?
Sengaja dibuat begitu supaya ada kesinambungan dengan semua buku TNT. Biar orang bisa re-call dengan cepat bahwa pernah membaca buku dengan cover seperti itu sebelumnya. FYI, pemilihan warna hijau ngejreng gitu atas ide dari sahabat saya, Wuli. Warna biru TNT1 dan hijau TNT2 dengan desain minimalis membuat efek eye-catching kalau ditaro di rak toko buku bersama jutaan buku lainnya. Bener kan?

Di balik cover TNT2 ada gambar barang-barang gitu. Maksudnya apa sih?
Itu asli barang-barang pribadi saya yang selalu saya bawa setiap traveling. Cover dibuat begitu supaya kuat karena bukunya sendiri tebal. Lagian, biar lain daripada yang lain dong!

Tony Wheeler pendiri Lonely Planet kok bisa endorse TNT2? Kan dia nggak bisa bahasa Indonesia? Prosesnya gimana?
Buku Wheeler yang berjudul “The Lonely Planet Story” diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit saya, dan saya lah yang meng-endorse bukunya. Maka saya meminta dia, “I endorsed your book, please you endorse mine too“. Hehe! Lalu sejumlah cerita di TNT2 saya terjemahkan ke bahasa Inggris deh.

Kok di toko buku dekat rumah saya belum ada?
TNT2 baru launching 11 Jan 2010 di Jakarta. Setelah itu baru buku didistribusikan ke daerah lain, dimulai dari kota dan pulau yang terdekat di Jakarta. Kalau belum ada juga, berarti masih on the way gitu. Kalau Anda tinggal di Sulawesi dan Kalimantan, buku baru ada di minggu ke-4 Januari. Kalau sudah habis di toko buku langganan Anda, berarti TNT2 laku keras jadi tunggu aja stok barunya datang. Tapi bagi Anda malas menunggu atau malas ke toko buku, bisa pesan di sini –┬ádapat tanda tangan saya lho!

Apakah TNT2 versi digital yang diunduh via ponsel XL masih berlaku?
Masih. Malah di versi digital ada tambahan 3 cerita yang sempat dibredel di TNT1. Yang belum langganan, caranya SMS dengan ketik REG (spasi) TNT kirim ke 3450.

Apakah semua cerita di TNT itu kisah nyata?
Ya, iyalah yaa.. Who else?

Apakah akan ada TNT3, TNT4, TNT5, dst? Kapan terbitnya?
Tentu! Jadi ditunggu saja ya? TNT3 rencana terbit sih tahun 2011. Tapi mudah-mudahan pertengahan tahun 2010 ini ada buku lain yang akan saya terbitkan. Doakan ya?

Read more

TNT2 & 11 Jan

Wuah, akhirnya buku ‘The Naked Traveler 2’ terbit juga dalam versi cetak (sesuai permintaan NTers :p). Ga nyangka banget dari iseng bikin blog, jadi 1 buku best seller, dan sekarang ada buku sekuelnya. Terima kasih, Tuhan. Semoga buku TNT2 lebih sukses lagi dan semoga akan ada TNT3, TNT4, TNT5, dan seterusnya!

Sebenarnya buku TNT2 sudah tersedia di toko buku di Jakarta sejak 6 Jan 2010 (secara bertahap menyusul di kota-kota lain), namun acara resmi peluncurannya baru tgl 11 Jan 2010… karena dipasin sama ulang tahun saya ­čÖé Dua kali saya dikejutkan dengan tanggal 11 Januari. Pertama, karena band Gigi bikin lagu berjudul “11 Januari”. Kedua, karena peluncuran buku “TNT2”.

Anyway, jangan lupa ya datang di acara peluncuran TNT2:
Senin, 11 Januari 2010
Jam 16.00 – 18.00 WIB
Sudirman CityWalk, Jl. KH Mas Mansyur, Jakarta
Guest Star: Bondan Winarno
Acara ini gratis, siapa aja boleh datang. Kalo perlu, bawa serombongan. Kado buat saya… ya beli aja TNT2 ya? ­čÖé
Khusus acara di atas, buku TNT2 akan mendapat diskon 15% + bisa minta tanda tangan + foto bareng + sesi tanya jawab

(more…)

Read more

Selamat Tahun Baru

Selamat Tahun Baru, NTers!
Semoga di tahun 2010 kita diberikan rezeki yang cukup sehingga bisa jalan-jalan lagi. Amin.

Tahun baru ini rencananya saya nggak heboh jalan-jalan ke tempat aneh kok, tapi ke Jambi. Ada apa di Jambi? Saya mau mengunjungi keluarga abang saya, ipar saya,┬ádan tentunya 3 keponakan laki-laki yang lucu-lucu (Alessandro, Carlo dan Matteo). Yep, we’re blogger family! ­čÖé Sejak blog TNT muncul tahun 2005, saya berhasil menularkan virus bikin blog. Abang saya punya blog, istrinya punya, adik saya punya, bahkan ibu saya yang berumur 60an tahun pun punya blog. Hebat ya? ­čÖé

Read more

Trip Bareng!

Siapa sangka dari iseng nulis blog, jadi buku, dan akhirnya bisa bikin trip bareng para NTers – para pembaca setia blog dan buku saya. Trip bareng pertama kali ini diadakan tgl 5-6 Des 2009 ke Kep. Seribu. Padahal sudah sejak 2 tahun yg lalu saya diojok-ojok untuk bikin trip bareng, tapi kok ya males banget organize-nya. Untung aja ada Milis Tamasya Indonesia yang dengan senang hati arrange segalanya, jadi saya tinggal bawa badan dan jalan-jalan bareng dengan 35 orang NTers. Biayanya pun tidak mahal, Rp 390 ribu sudah all-in, termasuk menginap di Villa Delima – hotel terbaik di P. Pramuka.

Meskipun trip ini nggak ‘ngegembel’ banget, tapi saya sempat kawatir juga karena kami akan naik kapal regular ke P. Pramuka dari Muara Angke. Memasuki daerah ini saja bikin syok karena kotor dan bau, maklum pasar ikan. Kapalnya yang kecil pun diumplek-umplek sampai 150 orang yang duduk di segala tempat sampai ke atap. Benar saja, beberapa peserta sudah mengeluh soal bau dan kotor. Begitu kapal berjalan, salah satu peserta bahkan parno abis sampe sepanjang jalan memakai life jacket. Tapi begitu sampai di P. Pramuka, semua keparnoan terbayar. Mulailah para ‘wartawan Facebook’ sibuk potrat-potret. Kami sewa kapal untuk snorkeling ke pulau-pulau sekitarnya. Untung banget, musim hujan gini Kep. Seribu justru cerah ceria. Saya juga kagum, saat itu visibility air laut cukup baik dan melihat terumbu karang yang cukup sehat. Tak hanya ‘melaut’, kami juga melihat budi daya bandeng dan penangkaran penyu sisik.

Sebagian besar peserta ternyata baru pertama kali ke Kep. Seribu, meski mereka┬álahir dan besar di┬áJakarta. Banyak juga yang baru pertama kali snorkeling, bahkan ada beberapa yang tidak bisa berenang. Tapi saya salut dengan semangatnya. Mungkin karena mereka traveler yang cukup handal, bahkan sudah pernah traveling ke mana-mana. Yang saya heran, 85% dari jumlah peserta adalah cewek. Mungkin karena cewek doyan jalan rame-rame. Tapi peserta cowok asik-asik aja tuh, mereka malah hepi dikelilingi para wanita cantik yang bergaya ala FHM girls ­čÖé

Anyway, berbekal pengalaman ini, saya jadi pengen rutin menjalankan acara trip bareng lagi. Ditunggu aja ya?

Read more

Cuti ah…

Selamat Hari Raya Idul Fitri yaa! Sekalian mau bikin ‘dosa’ lagi nih… saya minta izin utk traveling┬á(tepatnya di mana, tunggu aja postingan selanjutnya). Unfortunately,┬ásaya bakal┬átidak ada waktu utk menulis di blog selama 2 bulan (lama ya? hehe!). Saya sih akan berusaha utk ngecek email, milis, facebook, dan twitter di warnet. Hanya saja tdk bisa sering2 deh.
Yang jelas, cerita2nya pasti akan diposting kok ­čÖé
Terima kasih.

In the mean time,baca “The Naked Traveler 2” dg cara ketik REG TNT dan SMS ke 3450 (hanya utk pengguna XL).

Read more