Wales, the Epic Land! (2)

Wales, the Epic Land! (2)

Ini adalah bagian kedua tentang jalan-jalan di Wales, setelah sebelumnya dibahas di sini.

Epic Town

Caernarfon – kota kecil yang menawan karena dikelilingi oleh tembok kuno yang dibangun pada abad ke-13 dengan kastil yang dibangun oleh Raja Edward I yang besar menjulang. Kota dan kastil Caernarfon termasuk ke dalam situ warisan UNESCO karena masih terpelihara dengan baik seperti aslinya. Nongkrong sambil minum bir di pub samping Selat Menai sambil dengerin Welsh folk music serasa kembali ke zaman Robin Hood!

Portmeirion – terkenal karena merupakan tempat syuting film seri The Prisoner pada 1960an. Arsiteknya adalah Sir Clough Williams-Ellis, seorang yang cukup ‘gila’ untuk membuat desa bergaya Italia selama kurun waktu 50 tahun (1925-1975). Jadi ada kastil, berbagai bangunan Mediterania bercat pastel warna-warni, patung dan air mancur, sampai gereja berkubah. Terletak di pinggir Sungai Dwyryd dengan latar belakangan pegunungan Snowdonia, Portmeirion ini sebenarnya bukan desa karena tidak ada penduduknya, namun telah diubah menjadi resort bintang lima. Selebritas yang pernah tinggal di sana antara lain Ingrid Bergman dan Paul McCartney.

 

Llandudno – karena kota ini terletak di pinggir pantai, Llandudno jadi kota favorit saya. Tapi yang bikin bagus sih arsitektur bangunannya yang bergaya Victoria (abad ke-19) sehingga tampak elegan. Tak heran Llandudno terpilih sebagai the third best tourism destination in the UK by TripAdvisor, setelah London and Edinburgh. Kerennya lagi, kita bisa mengikuti jejak Alice in Wonderland di mana Alice aslinya (Alice Liddell) pernah tinggal di Llandudno pada 1860-an.

Epic Landscape

Menai Strait – selat ini memisahkan antara Pulau Anglesey dan Pulau Wales. Dengan naik speed boat keliling-keliling selat ini, kita disuguhkan pemandangan tebing-tebing Anglesey, desa-desa cantik, jembatan-jembatan berusia ratusan tahun, dan gereja tua. Pemandangan di daratnya pun indah; serba hijau dengan sapi-sapi gemuk makan rumput.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Snowdonia – daerah pegunungan ini dinamai demikian mengikuti nama gunung tertinggi di Wales, Mount Snowdon, dengan ketinggian 1.085 mdpl. Saking cantiknya, Snowdonia adalah lokasi syuting film King Arthur: Legend of the Sword! Biasanya orang ke sana untuk hiking, tapi ada cara yang jauh lebih gampang dan nggak pake ngos-ngosan, yaitu naik kereta Ffestiniog dari Porthmadog ke Caernarfon. Ffestiniog adalah perusahaan rel kereta tertua di dunia yang berdiri sejak 1832. Uniknya lagi, kereta ini adalah kereta uap tua, jadi melintasi pegunungan hijau di sana jadi berasa pergi ke Hogwarts!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on


Epic Language

Di Wales, bahasa resminya ada dua, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Welsh. Jadi rambu lalu lintas, menu, dan informasi apapun dalam dua bahasa. Orang Welsh yang berbahasa Welsh kebanyakan di utara Wales. Bahasa Welsh beda banget dengan bahasa Inggris! Misalnya, “Good afternoon! How are you? Good bye!” bahasa Welsh-nya adalah “Prynhawn da! Sut ydych chi? Hwyl fawr! Bila Anda merasa bahasa Welsh kebanyakan huruf konsonan daripada vokal, itu karena huruf ‘w’ dan ‘y’ dianggap huruf vokal.

Epic-nya adalah saya mengunjungi sebuah kota bernama Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch. Buset! Nama satu kata dengan 58 huruf ini merupakan nama tempat terpanjang kedua di dunia (yang pertama ada di Selandia Baru dengan 92 huruf dalam bahasa Maori). Artinya dalam bahasa Inggris adalah, “Saint Mary’s Church in the Hollow of the White Hazel near a Rapid Whirlpool and the Church of St. Tysilio near the Red Cave“. Begitu memasuki kotanya, ada sebuah toko dealer mobil mewah, eh sepanjang tembok bangunannya adalah nama kota itu. Supaya gampang foto-foto selfie, saya ke stasiun keretanya. Eh bener lho, namanya sepanjang bangunan! Buset, ngabis-ngabisin dana percetakan ya? Hehe! Ada fakta menarik lagi, aktris Naomi Watts masa kecilnya pernah tinggal di sana.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Also Epic

Smallest house in Britain – terletak di kota Conwy, rumah terkecil se-Inggris ini ukuran lantainya 3,05 x 1,8 meter dengan dua lantai, yang bawah untuk ruang tamu dan perapian, yang atas untuk tempat tidur. Dibangun pada abad ke-16, rumah ini dihuni oleh seorang nelayan dengan 6 orang anggota keluarga. Pada abad ke-19, pemerintah setempat menutup rumah ini karena dianggap tidak manusiawi untuk dihuni sehingga akhirnya dijadikan destinasi wisata. Eng, bukannya banyak ya rumah kecil di Indonesia? *tutup muka*

World’s Best Beach Bar – namanya Ty Coch Inn, letaknya di desa Porthdinllaen di pantai pasir putih yang cantik. Bar ini terpilih menjadi salah satu dari 10 beach bar terbaik di dunia berdasarkan survei. Apa dong istimewanya? Ia terletak di pantai yang tidak bisa dilalui kendaraan, jadi pengunjung harus parkir di atas tebing lalu jalan kaki sekitar 20 menit untuk sampai ke bar yang hanya ada satu-satunya di pantai itu. Minumannya adalah bir Welsh Ale. Ah, segar!

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Epic Tips

  • Untuk traveling di utara Wales, paling efektif terbang dari Jakarta (CGK) ke Manchester (MAN) via Dubai (DXB). Dari Manchester ke Llandudno di Wales hanya ditempuh sekitar 1,5 jam berkendara.
  • Visa UK bikinnya di VFS. Syaratnya gampang, cuman ikutin 3 langkah ini. Jangan khawatir, paspor Indonesia itu termasuk tinggi tingkat keberhasilan dapat visa UK lho!
    Karena waktu itu butuh buru-buru, saya ambil jasa Priority Visa yang ternyata 2 hari kerja udah kelar. Saya juga ambil jasa VIP Premium Lounge di VFS Kuningan City biar nggak pake ngantri, bisa nunggu sambil ngopi, dan ada yang bantuin, termasuk jasa SMS untuk mengetahui status.

VIP Premium Lounge di VFS Kuningan City

Author

Trinity is Indonesia’s leading travel writer and blogger. Author of 13 national best-selling books including “The Naked Traveler” series - which will become a movie in 2017.

7 comments

Leave a Reply