Gimana caranya ke Kazakhstan?

Gimana caranya ke Kazakhstan?

Di postingan sebelumnya, saya sudah menulis tentang destinasi-destinasi menarik di sekitar Almaty. Kali ini saya mau menjelaskan informasi yang dibutuhkan untuk pergi ke Kazakhstan.

Visa

Bagi pemegang paspor Indonesia, visa bisa apply di Kedutaan Besar Kazakhstan, Jl. Denpasar Raya, Blok A/12, Kav.1, Mega Kuningan, Jakarta 12950, Telepon: (021) 29440388, 29440386, E-mail: jakarta.kazemb@yahoo.com. Submit visa hanya dilakukan setiap hari kerja kecuali Rabu pada jam 09.00-11.00. Kalau dokumen sudah lengkap, proses visa memakan waktu minimal 5 hari kerja. Ambil visa setiap hari kerja kecuali Rabu pada jam 13.00-15.00.

Sistem visa mirip dengan cara Rusia. Syaratnya: paspor asli, isi formulir dalam huruf besar, letter of invitation (bisa dari pengundang atau travel agent di Kazakhstan) yang menyebut Visa Support No. yang diperoleh dari Department of Consular Service, Ministry of Foreign Affairs Republic of Kazakhstan di kota Astana atau Almaty, surat keterangan kerja, dan pas foto berwarna ukuran 3,5 x 4,5 cm. Meskipun akhirnya tidak diminta, tapi siapkan juga bank statement, kartu keluarga, paspor lama. Biayanya USD 60 ditransfer ke Bank Mandiri.

Bila Anda tinggal di Kazakhstan lebih dari 5 hari, maka wajib lapor ke kantor imigrasi setempat di Kazakhstan. Kalau tidak, Anda akan ditahan oleh imigrasi bandara. Tapi kalau tidak mau repot, bisa minta tolong travel agent/hotel untuk menguruskannya dengan biaya.

Begitu Anda mendarat, pihak imigrasi akan memberikan Migration Card berwarna putih. Isi lah, simpan dan jangan sampai hilang, karena akan diminta kembali saat Anda keluar dari Kazakhstan.

Transportation

Get in: Rute paling efektif ke Kazakhkstan adalah terbang dari Kuala Lumpur (KUL) atau Bangkok (BKK) direct ke Almaty (ALA) menggunakan maskapai Air Astana. Pesawatnya baru, servisnya oke, makanannya enak kok.

Get around: antarkota di Kazakhstan bisa naik bus, kereta, atau pesawat terbang. Harap diingat bahwa Kazakhstan adalah negara yang sangat luas, jadi Almaty ke Astana aja bisa memakan waktu 20 jam naik kereta. Alternatif maskapai domestik selain Air Astana adalah Scat atau Bek Air. Sedangkan transportasi umum di dalam kota, bisa naik bus atau Metro (hanya ada di Almaty) dengan harga tiket yang murah; bus 90 Tenge dan Metro 80 Tenge.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Yang unik adalah taksi. Sebenarnya ada Uber, tapi masalahnya dia akan telepon ke nomor kita yang terdaftar (international roaming), lalu masalah bahasa pun muncul. Jadi mending pake taksi ilegal. Caranya: berdiri aja di pinggir jalan sambil melambai-lambaikan tangan, maka siapapun dengan mobil apapun akan berhenti. Kasih alamat (yang sudah ditulis dengan aksara Rusia/Kazakh), tawar-tawaran harga (pake bahasa Tarzan), lalu naik. Beres, nggak usah pake ngomong, nyampe di depan pintu. Awalnya saya agak takut, tapi terbukti aman dan efektif. Tarif tergantung jauh-dekatnya, tapi berkisar di antara 500-1000 Tenge.

Tidak semua destinasi wisata, terutama di luar kota, yang ada transportasi umum. Kalau malas ribet dan mau pake paket tur, rekomendasi saya adalah City Tour KZ dengan guide berbahasa Inggris bagus, profesional, dan baik hati.

Accommodation

Penginapan sangat variatif, mulai dari hostel dengan harga USD 10/bed/malam sampai hotel berbintang lima jaringan internasional seharga USD 250/kamar/malam.

Meals

Orang Kazakhstan adalah carnivora sejati. Daging sapi, domba, dan kuda (iya, kuda!) adalah santapannya sehari-hari. Biasanya dipanggang dengan minim bumbu dan dimakan dengan roti. Jangan kuatir soal halal, mayoritas penduduknya penganut Islam jadi mereka bukan lah pemakan babi (cuman minum vodka. Hehe!). Jangan lupa coba Kumis, minuman yang terbuat dari susu kuda yang difermentasi.

Di sana nggak ada warung atau kaki lima, jadi makan kudu ke restoran. Pilihan yang paling aman adalah di food court mal, sekali makan sekitar 750-1300 Tenge udah kenyang. Makan di restoran biasanya habis sekitar 3000 Tenge.

A post shared by Trinity (@trinitytraveler) on

Tips

  • SIM Card Kazakhstan belinya gampang dan murah, internetnya juga cepat. Untuk mengaktifkannya harus mengirim SMS yang instruksinya ada di kartu dalam Bahasa Rusia.
  • Orang Kazakhstan berbahasa Kazakhstan dan/atau Rusia, mereka umumnya tidak bisa berbahasa Inggris. Minta lah alamat hotel yang ditulis dalam kedua bahasa tersebut. Saya survive dengan punya mobile apps penerjemah bahasa Rusia.
  • Kalau mau beli oleh-oleh, saran saya beli lah coklat Kazakhstan yang ternyata enak dan murah – 1 bar coklat harganya 300 Tenge aja. Yang enak dan murah juga adalah vodka Kazakhstan. Ada bebeberapa macam merk, hanya saja saya juga nggak ngerti bacanya. Pergi aja ke Supermarket dan tanya orang lokal yang mana yang buatan Kazakhstan, harganya cuman sekitar 1000 Tenge sebotol.

Author

Trinity is Indonesia’s leading travel writer and blogger. Author of 13 national best-selling books including “The Naked Traveler” series - which will become a movie in 2017.

18 comments

Leave a Reply