The Naked Traveler

I cry for you, Argentina!

Oh no!

Rute #TNTrtw (Trinity Round-the-World trip) di Amerika Selatan pertama adalah Brazil, lalu jalan darat ke Argentina. Maka setelah dapat visa Schengen dan Brazil, saya pun apply visa Argentina di Jakarta. Udah browsing sampe bego, nggak nemu situs resmi yang bisa menjelaskan persyaratannya, kecuali situs-situs travel agent yang syaratnya lebay. Tanya sana-sini, malah nemu 3 orang teman saya yang visa Argentina-nya ditolak dengan alasan nggak jelas, padahal mereka traveler sejati yang udah ke mana-mana. Tapi saya tetap optimis, sampai ketika saya datang ke Kedutaannya…

Baru nyampe, tampak seorang cewek menyerahkan dokumen visanya kepada petugas di loket visa. Mbak-mbak petugas visa dengan juteknya meng-harass si cewek, “Ini tulisannya salah eja, Iguazu dalam bahasa Argentina pake z, bukan c! Ini booking-an hotel harus jelas ditulis nama kamu sesuai paspor! Loh, ini itinerary per harinya mana? Masuk dari mana, keluar dari mana? Ini nanti tiket pesawatnya nggak bisa hanya booking-an aja, harus sudah issued! Kembali lagi kalo udah lengkap!” Glek. Saya langsung mengkeret. Buset, semua orang seruangan bisa mendengar suara si mbak petugas visa yang jelas-jelas orang Indonesia juga! Si cewek berlinangan air mata karena ternyata dia sudah datang ke sekian kali tapi masih harus disuruh bolak-balik untuk melengkapi dokumennya. Pas giliran saya yang cuma mau nanya persyaratan, diberikanlah secarik kertas berisi alamat situsnya. Buset, pantesan aja kagak bisa di-browsing. Alamatnya panjang, banyak slash dan susah diingat!

Besoknya saya kembali lagi sambil membawa lengkap dokumen sesuai  yang tertera di situs resmi Imigrasi Argentina. Setelah menunggu lebih dari sejam, eh si mbak petugas malah mendahulukan travel agent yang datang belakangan tapi bawa sekardus paspor rombongan dokter jalan-jalan (ehem, tajir amat yak!). Tiba giliran saya, si mbak jutek pun memeriksa dokumen saya sambil berkata…
- Kertas fotokopinya kok nggak sama gini sih besarnya? Harus A4 semua! *padahal buku bank kan kecil, masa fotokopi sehalaman kertasnya harus segede A4?*
- Kok fotokopi paspor cuman halaman depannya aja? Semuanya harus difotokopi berikut visa-visanya!” *jiaah, meneketehe! Di persyaratan cuma ditulis “fotokopi paspor”*
- Ini surat sponsornya harus jelas ditulis ada kata “menginap” di rumahnya. *ebuset, seumur idup surat sponsor gue kagak ada yang pake kata ”menginap” tapi lolos aja tuh*
- Itinerary per harinya mana? Harus jelas hari ini ke kota apa dan tinggal di mana! *bujug, emang kalo berbulan-bulan kita udah tau gitu mau jalan ke mana?*

Tak lama kemudian, dia berkata, “Oh, kamu mau pergi ke Argentina masih bulan Desember? Sekarang kan baru September, kamu dateng lagi aja bulan depan!”
“Maaf, saya bulan depan udah pergi dari Indonesia. Bisa diurusnya sekarang aja nggak?”
“Wah, nggak bisa. Kita lagi sibuk banget. Tuh lihat, application-nya setumpuk gitu!” sambil nunjuk tumpukan kertas yang kira-kira setinggi kurang dari 10 cm.
“Minta tolong, Bu. Urgent nih,” rayu saya.
“Nggak bisa,” jawabnya sambil melengos balik badan.
DARRR! Baru kali ini visa ditolak dengan alasan sibuk!

Singkat cerita, saya sampai di Foz do Iguacu di Brazil dimana kita bisa melihat air terjun dari dua sisi, yaitu sisi Brazil dan sisi Argentina dalam satu hari. Semua orang melakukannya sekaligus dari kedua sisi… kecuali kami, orang Indonesia! Teman-teman bule sehostel berkomentar, “That’s stupid! Argentina is in crisis now, they should let people come in to make their economy better.” Orang Brazil yang ternyata sebel sama Argentina juga ngomporin, “Mereka memang sombong dan belagu!”. Saya jadi tahu bahwa Brazil dan Argentina itu bagaikan Indonesia dan Malaysia, saling membenci apalagi ketika keduanya bertanding sepak bola.

Setelah lebih dari sebulan di Brazil, menjelang Natal 2012 kami harus pindah negara akibat living cost di Brazil yang gila-gilaan mahalnya apalagi pas high season. Rencana awalnya mau jalan darat antarnegara di Amerika Selatan, terpaksa harus terbang ke Chile karena nggak punya visa ke negara-negara yang berbatasan dengannya. Nggak punya visa Argentina, Paraguay dan Uruguay. Dodolimpret!

Setelah browsing sana-sini, termurah adalah naik pesawat Aerolineas Argentinas dari Porto Alegre di Brazil ke Santiago di Chile. Karena pesawat milik negara Argentina, jadi harus transit di Buenos Aires. Sadar diri nggak punya visa, saya milih pesawat yang arrival dan departure-nya dari bandara yang sama supaya nggak usah melewati imigrasi, meski harus menginap semalam. Yah seperti yang biasa saya lakukan di bandara-bandara lain kalo nggak punya visa. Maka dari Florianopolis, kami naik bus semalaman. Nyampe pagi di kota Porto Alegre, langsung cabut ke airport.

Dengan muka Zombie karena kurang tidur, kami check in tiga jam sebelum take off. Belum juga dapat seat, si petugas bertanya, “Do you have Argentina visa?”
“I don’t need one. Only transit before going to Santiago,”
jawab saya bingung.
Let me talk to my boss first.”
Doh, ada apa lagi sih!?

5 menit kemudian bosnya datang meriksa paspor dan bilang bahwa saya harus punya visa. Berkali-kali saya bilang bahwa saya cuman transit dan stay di dalam airport menunggu penerbangan berikutnya jadi memang nggak perlu visa. Tapi si bos tetap keukeuh. Rasanya saya mau teriak, “Woi, gue kagak bakal keluar-keluar, cuman ngedekem di airport doang, cuy!” Si bos tetep ngotot bahwa saya nggak boleh naik pesawat dengan alasan transit lebih dari 6 jam harus pake visa! BANGKE!!!

Dia menghalau saya ke kantornya untuk mengurus refund tiket dan memberikan alamat ke Konsulat Argentina untuk minta visa transit. Sialnya, tiket nggak bisa di-refund karena saya belinya di agen online. Hilang deh duit ratusan dolar! Dan disuruh ngurus visa lagi ke Konsulat? Ih, ogah deh! Trauma! Maka saya pun terpaksa menginap di sebuah hostel di Porto Alegre. Malamnya saya posting status di Facebook tentang kejadian ini dan teman saya orang Argentina berkomentar, “On behalf of my country, I apologize. But I already warned you that we are a bunch of assholes!” Nah lho!

Akhirnya saya membeli lagi tiket baru naik Aerolineas Argentinas dari Rio de Janeiro ke Santiago, dengan transit di Buenos Aires selama 2 jam di airport yang sama. Ditambah lagi tiket pesawat dari Porto Alegre ke Rio de Janeiro karena udah nggak sanggup naik bus 3 hari. Plus, saya harus mengeluarkan uang untuk menginap semalam lagi di Rio de Janeiro. Malam itu teman saya, Lia, email bahwa dia pernah transit di Buenos Aires, eh dia dikunciin di sebuah ruangan dingin di airport saking takutnya kabur! Ih, ngehe banget kan? Saya jadi stres!

Oke, saya memaafkan kejadian kemarin dan ingin keluar dari Brazil dengan lancar. Bukan hanya materi yang sudah terbuang percuma, tapi juga fisik dan mental kami sudah lelah. Dengan semangat, pagi-pagi kami ke airport Rio de Jainero, dan… Jeng jeng! Status penerbangan kami ke Buenos Aires adalah CANCELED! Watdefak?! Katanya penerbangan dibatalkan karena cuaca buruk. Penumpang lain dialihkan ke pesawat berikutnya dan dapat voucher makan, tinggal kami yang ketinggalan. Nah, pikirin deh tuh sana gimana caranya kami transit tanpa visa! Emang enak?!

Tiga jam nunggu di depan konter, akhirnya bosnya datang, “We are so sorry because the flight is canceled. Since you have connecting flight to Santiago, the schedule doesn’t match so you need to stay another night here and fly the next day at the same time. However, we will provide hotel, meals and taxi for you.” HAH? Lalu anak buahnya ucluk-ucluk datang sambil memberikan voucher taksi dan alamat hotel. Yihaa, kami nginep semalam lagi di Rio de Janeiro! Kali ini di hotel mewah (baca: hotel, bukan hostel) sekamar sendiri di Copacabana Beach! Semua makan dan minum tinggal order via room service. Sebagai balas dendam, saya memesan makanan berdasarkan harga yang paling mahal – nggak peduli menunya apaan. Akhirnya saya pun bisa berenang di pantai Copacabana yang cuman jalan kekong pake sarung dan berjemur di kursi pantai yang disediakan hotel.

Akhirnya keesokan harinya lagi kami berhasil terbang. Ketika pesawat akan mendarat di Buenos Aires, dari jendela pesawat terlihat kota yang flat dan pantai yang airnya coklat. Duile, negara jelek aja belagu amat! Terus terang, saya masih sebel. Rasanya pengen boker di WC airport-nya dan nggak disiram saking sebelnya, tapi takut kualat karena masih ada 1 penerbangan lagi sebelum nyampe ke Chile. Karena pesawat penuh pada pulang kampung pas natal, kursi kami di-upgrade ke Business Class. Sekian dan terima kasih!

Mendarat di Santiago, ternyata penderitaan belum berakhir. Begitu saya ambil bagasi, eh ransel saya kebuka tali-talinya dan gemboknya hilang! Saya lapor ke petugas, mereka yang nggak bisa berbahasa Inggris cuma menaikkan bahu. Setelah saya cek, yang dicolong adalah… sendal jepit kesayangan merk Havaianas dan Antangin! Kurang ajaarrrr!!! Meskipun bukan “barang berharga” tapi kedua barang tersebut adalah yang terpenting dalam kehidupan saya dibanding barang-barang lain di koper. Ampun dah!

Gara-gara (visa) Argentina, emosi saya naik-turun cepat bak roller coaster. Kalau ada lagu terkenal berjudul “Don’t cry for me, Argentina”, bagi saya lebih tepat berjudul “I cry for you, Argentina!”  karena nyebelin banget lu jadi negara! It’s your lost! Really.

89 Responses to “I cry for you, Argentina!”

  1. January 16th, 2013 at 11:13 pm

    firman adi p says:

    hehehe,coba mbak ke argentinanya nginep di rumah bokapnya gaston castano, sapa tau dikasi visanya.. *siap2ditimpukjupe*

  2. January 16th, 2013 at 11:14 pm

    Halim says:

    Ikutan emosi naik turun baca ini, semoga Madonna kelak nyanyi lagu “I Cry For Argentina” dipersembahkan khusus buat Trinity, hehehe…

  3. January 16th, 2013 at 11:20 pm

    Hans says:

    Mbak ndut, kenapa bokernya di toilet?
    Di mukanya petugas visa Argentina aja!
    Gue baca aja ikutan gemes pengen bokerin. :D

  4. January 16th, 2013 at 11:29 pm

    DebbZie says:

    Waduhhh…..ribet sekali yach. Aku baca ceritanya jadi serasa ikut stress :(
    Bikin was2 juga nih kalo lain kali mau berkunjung kesana.

    Berkunjung ke travelogue-ku yukkk:
    http://debbzie.com

  5. January 16th, 2013 at 11:40 pm

    ivana onsent says:

    Doh…mba nit saya ikutan emosi. Somse banget euh baru jd negara segitu aja.

  6. January 17th, 2013 at 12:55 am

    dyah deedeee says:

    haduuuuuhhhhhhh…. emang negara si Messi bikin ribet bangetttt!!! Ga akan deh ke argentina…. huffff…

  7. January 17th, 2013 at 3:04 am

    Christine says:

    Ternyata baru ngeh kenapa Argentina susah banget ngurus visanya. Malah aku ngurus visa US sama Schengen aja lebih manusiawi orang2 loketnya. Wew, jadi negara kok agak belagu gitu ya?? Pantesan Brazil lbh banyak wisatawannya dibanding Argentina. Gak heran dah. Kalo kayak gitu juga aku males deh masukin Argentina ke bucket list ku. Mending lamaan di brazil aja yg emang udah ftiendly banget sama turis.

  8. January 17th, 2013 at 3:42 am

    Nella says:

    Kadang ada petugas visa yg songong2 pdhl mereka juga wni toh?. Mbak T. coba ya sebelum ke Argentina hub. Gaston castano pacarnya si Jupe kali aja dapat visanya hehehe.

    Walaupun sempat menderita paling tdk menikmati nginep gratis di hotel ya. Argentina belagu amat ya pdhl lg krisis, aq pernah baca kalau mau urus visa Jepang tujuan Fukushima malah gratis loh, krn Fukushima belum pulih krn Tsunami trus jarang2 org2 kesana makanya jepang mengratiskan visa kesana.

  9. January 17th, 2013 at 5:27 am

    Bijo says:

    Ebuset, rempong bin nyebelin amat yak..

  10. January 17th, 2013 at 6:19 am

    todiq says:

    Cetar bgt y… Apalagi antangin ckckck

  11. January 17th, 2013 at 8:15 am

    adiz says:

    berarti argentina nggak recommended yaa?
    baiklahh.. *brb hapus list travelling*

  12. January 17th, 2013 at 8:55 am

    Alid Abdul says:

    Haduh bacanya ikutan bikin gemes dan emosi haha, ngurus visa emang bikin keki, saya pertama kali ngurus visa jepang juga gitu. meksi ramah tapi tetep deg degan, maklum pertama kali

  13. January 17th, 2013 at 9:03 am

    Christine says:

    Cek and ricek, gitu2 WN Argentina bebas kemana2 juga ya (141 negara visa free/voa) termasuk ke Indonesia cuma VOA doang, mustinya usul tuh warga Argentina yg mau liburan ke Indonesia harus apply visa dulu di embassy RI di Buenos Aires biar bisa ngerasain juga gimana sulitnya WNI yg niatnya pengen jalan2 ke sono disulitkan apply visa nya. ah tapi ya sudah lah kak Trinity, it’s their lost! hehehe..

  14. January 17th, 2013 at 9:12 am

    bunnyatax says:

    wah dasar Argentina, presidennya ja yg cewe tapi ribet

  15. January 17th, 2013 at 10:03 am

    pipin says:

    belagu amat yak.. mungkin krn mrk punya maradona sama messi jadi belagunya selangit…
    sebel pengen mencret di mukanya petugas ituh… wkwkwkw

  16. January 17th, 2013 at 12:05 pm

    salep says:

    Duh bener2 we cry for you Argentina! Hari ini aja langit Jakarta nangis sampe buanjirr dimana2 menangisi kedatangan presidennya ke istana negara. Ternyata Jakarta banjirr karena itu toh! Hehe

  17. January 17th, 2013 at 2:16 pm

    Anna says:

    hadeeeh !!..nyebelin bgt deh. Baca aja udah emosi, apalagi ngejalanin ndiri. Bisa kurus deh aku!!

  18. January 17th, 2013 at 3:03 pm

    Gek says:

    Gile… baca ini, serasa neraka deh Mbakk..
    Mudah2an, perjalanan selanjutnya lebih lancar. *khusuk komat kamit baca doa..

  19. January 17th, 2013 at 4:31 pm

    Fajar says:

    Nice share mbak Trinity!! I Love YouuuuU!!!

  20. January 17th, 2013 at 5:40 pm

    wejick says:

    apa bener tipikal jajahan spanyol itu pemalas?

  21. January 17th, 2013 at 7:21 pm

    doena says:

    huahaha. ngakak dibagian ga mau nyiramin wc saking keselnya

  22. January 17th, 2013 at 8:48 pm

    Grace says:

    Aduuuuuu mbak, kalo aku juga mencak2 tuh sendal jepit havaianas ma antangin (terutama antangin) ilang….dududu itu paling berharga deh buat survive di negara orang :) )

  23. January 17th, 2013 at 11:58 pm

    Anton says:

    mbak.. hari ini presiden argentina lg di jakarta.. lagi ikut ngrasain banjir. mudah2an setelah kunjungan presidennya ke indonesia, ngurus visa ke argentina ga repot lagi

  24. January 18th, 2013 at 12:05 pm

    nias says:

    seribet itu ya ngurusin visa?? #grrrrrr ikut emosi juga

  25. January 18th, 2013 at 2:38 pm

    liz says:

    Suka banget baca postnya mba yang penuh dengan emosi penulis. Semua emosi ada di sini, dan gw yang baca jadi keikutan merasakan. hahaha.
    Sampah banget si Argentina, sudah miskin begitu, masih sombong sama turis. Tambah ga penting yang dicuri antangin, kok bisa2nya yang diambil antangin ya? Hahaha.

    Good luck on your current trip

  26. January 18th, 2013 at 2:42 pm

    Tonny Wicakshana says:

    Sabar mbak, coba aja mbak kenal sama jupe… Pasti dibolehin nginep di rumah gaston castano

  27. January 18th, 2013 at 11:34 pm

    Jz says:

    saya kemaren mau pulang ke canada via jepang n us diminta visa transit..padahal cuma transit aja.. mereka ada kebijakan “VISA TRANSIT” karena ga ada, ilang deh duit tiketnya karena beli online ticket… -_- jadi bagi yg transit n mau beli online coba di review bener2 apa perlu visa untuk transit atau ga?

  28. January 18th, 2013 at 11:46 pm

    RIU says:

    wakakakak,..yang dicuri antangin,barang antik kali disana,..!!!

  29. January 18th, 2013 at 11:51 pm

    Pradja says:

    Hahahaaaa..seru mbak…seru pokoknya…klo saya yg msh traveler amatir kena mslh kyk gt…pasti balik Indo…n i cry for argentina too…

  30. January 19th, 2013 at 6:59 am

    Nurdin AR says:

    Gw jadi nggak sabar nunggu buku baru tentang travelling di negara Amerika Latin. Baca ini rasanya belum komplit, penasaran endingnya gimana gitu. Buruan ditulis ya mbak.

  31. January 19th, 2013 at 9:23 am

    isna says:

    wadefak argentina !!!!!

    ikuatn emosi :(

  32. January 19th, 2013 at 10:36 am

    AstyNNS (@AstyNNS) says:

    Baru tau penyakit belagu bisa menular, menularnya ke mbak2 Indonesia yg kerja di kedutaan, sigh ;p *pukpuk Mbak T*

  33. January 19th, 2013 at 11:41 am

    Anonymous says:

    Yg maling bagasi nggak cuma di negri kita ya…?

  34. January 19th, 2013 at 12:05 pm

    ideloe says:

    busyet.. sampe segitunya yah ternyata. thx infonya, semoga next time bs lebih ramaah tuh sama wisatawannya. yang perlu dipertanyakan tuh petugas visa yang jelas2 orang indonesia kenapa jd ikutan nyebelin gitu ya??

  35. January 19th, 2013 at 1:26 pm

    Nuchan says:

    Ngakak dulu ya mba… hahahha..biasalah negara miskin biasanya lebih belagu dan norsek hehehe semangat ya mba hehehee

  36. January 19th, 2013 at 9:56 pm

    shellahudaya says:

    ” Rasanya pengen boker di WC airport-nya dan nggak disiram saking sebelnya” Hahaha!!! Ngakak abis! :D

  37. January 20th, 2013 at 2:38 am

    fgaeg says:

    Wahahah seruuu baca tulisan luu, mbak! Jalan liburan bareng kek, ntar tak bantuin nonjok petugas visa argentina *ngakak abis: Seperti biasa, tulisan luu selalu penuh esmosi (seneng, susah, kesel etc) bwt yg ngebaca. Hahahah \|m/

  38. January 20th, 2013 at 9:31 am

    merry go round says:

    Semogaaa petugas visa Argentina di Indonesia itu baca tulisan ini. Kalo nggak pas cerita ini terbit dalam bentuk buku rasanya pengen paketin satu ke kedutaan Argentina. Ribet amat sik nerbitin visa, kalo semua persyaratan comply kenapa juga musti diperibet. Pake acara bilang sibuk pula, hello it’s your job ya, dan lo dibayar untuk sibuk kerja. *ini kenapa gue jadi ikutan emosi*

  39. January 20th, 2013 at 2:47 pm

    Debs says:

    Wow..its always interesting reading every stories have you written mba! I look forward to know the new one!! Keep sharing :)

  40. January 21st, 2013 at 7:45 am

    noriko_tika says:

    weitttssss… kalo negara yg nggak ngehargai traveller, kaykanya mending di blacklist aja ya mbak.
    daripada bikin pusing. hihihi…

  41. January 21st, 2013 at 12:30 pm

    Asti says:

    wkwkkkww…aku jg pernah ngalamin..kebetulan kerja di travel agent.. waahh..emang tuh negara belagu abiiss..gue aja kalah galak ma petugas di Kedubesnya.. ceritanya tamu saya mau ke argentina..udah urus visa dr 2mgg sebelum keberangkatan.. tinggal 4 hr menjelang hari keberangkatan, dy baru info untuk interview..minta digampar..akhirnya, aku pura2 jadi sekretaris tuh client, marah2 ma petugas di kedubes.. akhirnya, hanya dalam waktu 1hr, visa keluar.. hahahaha..tp kudu ngotot, berantem, adu bacot dulu..

  42. January 21st, 2013 at 2:29 pm

    ratriwahyundari says:

    kenapa ga jd bokerin tu negara…
    nyebelin sak pooooolllleeeee deh….

  43. January 21st, 2013 at 4:42 pm

    Wirahady says:

    Antangin mahal kale di Argentina.. Hahaha

  44. January 22nd, 2013 at 12:00 pm

    lucky says:

    hahahahaha, nggak apa2 mbak, dendam mbak nit kebayar kok! Tau nggak mbak? presiden Argentina KEBANJIRAN di Jakarta. Kita doain si presiden Argentina panuan semumur hidup.

  45. January 22nd, 2013 at 6:08 pm

    REFP says:

    Ckckck…. Hebat ya Mbak, sabarnya naujubile. Maunya di Kedutaan Argentina di Indonesia, tereakin aja tuh mbak2 sableng yg sok banget itu. Kalo udah tau gak bakalan dapet, ngamuk2 sambil bilang bakal tulis kejadian ini di media massa dan akan menyebutkan nama si kampret itu! *bujutttt, jadi gue yg emosi dah…., abis, orang Indonesia kok bikin malu aja!*

    Smangatsss, Mbak Trinity!!!! God speed *bighug*

  46. January 23rd, 2013 at 8:26 am

    Anonymous says:

    hahaa..bacanya seru…kesel juga mba tnt yg sdh hampir khatam di gituin..))tapi terbayar impas ya mbaaa…nginep di hotel…bisa berenang….memang semua ada hikmahnya..so thanks for the story..ditunggu cerita menarik lainnya..muuuahhhhhh…

  47. January 23rd, 2013 at 11:20 am

    G0ldenB0y says:

    teanag mbak,,presidenya argentina UDAH di bales dengan terjebak banjir di jakarta kemarain selama 1.5jam …

  48. January 23rd, 2013 at 4:15 pm

    Dhienar Salam says:

    MUAHAHAHAHAHA
    jangan boker tanpa ngga disiram. nanti ketauan ‘bau indonesia’nya yg khas hehe
    semoga perjalanannya selalu lancar..
    tp kalau yg begini udah lewat,jd kenangan yg oke ya :)

  49. January 23rd, 2013 at 5:49 pm

    tujuhbunga says:

    eh mbak mbak,, barusan ngintip blogku ya>?? horeeeee,,, senengnyaa,,, hihihi…

    btw, aku udah khatam nonton video mbak di youtube, blog juga dipantengin terus kali² ada postingan baru. Ayo mbak upload lagi video nya di youtube, hihihi

    oya, perlu dikirimin antangin dari sini kah? :P

    take care of yourself n mbak Yasmin ya! ;)

  50. January 23rd, 2013 at 6:05 pm

    mulkan says:

    HAHAHHAHA… sumpah ikut emosi bacanya…tapi pengalaman yg sangat berharga, awas gula darahnya naik juga.. hehehehe

  51. January 24th, 2013 at 10:38 am

    Irvan says:

    kalo negaranya sombong ya emg culturenya aja tuh yg songong, banyak tuh yg kayak gitu, katanya Egypt juga sombong orang2nya. Heran, negara gak kaya2 amat, belagunya bujubunet. Tapi tuh mbak2 yg kerja di kedutaan kenapa ikut2an ya? bitch! banyak emg org indonesia yg kerja di kedutaan asing trus ntah kenapa jadi pada belagu. pengen dijitak. *jd emosi gara2 Trinity*

  52. January 24th, 2013 at 7:53 pm

    Wahyu says:

    Padahal gw juga pengen sampe argentina….jadi males yakk…dah jauh ribet pulak…

  53. January 24th, 2013 at 7:54 pm

    -Kharis A. Arief says:

    Oh my GOD, Cetar membahana perjalanan keliling dunia nye mba Trinity. Kalo saye di posisi mba saat itu, pasti udah lambaikan tangan ke KAMERA…. ESMOSI Abis, What’s NEXT? hehehe

    Hati hati di jalan ye….

    Semangat7x

  54. January 25th, 2013 at 9:32 am

    Lucana says:

    bener2 dah tu si petugas visa di kedutaan Argentina… belagu bgt!!!
    Pasti gara2 dia udah lama jd pegawai kedutaan, tp gak pernah jalan2 ke Argentina… makanya dia jadi tengil ama semua orang yg ngajuin visa (kecuali dr travel agent… pasti krn ada duitnya)

  55. January 25th, 2013 at 10:12 pm

    erfe says:

    I feel you mba, dulu saya juga dari Brazil ke Chile transit di Buenos Aires dan juga ga punya visa! haha.. malahan saya di suruh nginep semalam di ruang tunggu airport dijagain polisi pula! ke toilet aje diikutin, ke duty free pun diusir!
    Sampai naik pesawat pun, pasport ditahan sama petugas. uda kaya kriminal aj! negara jelek tapi belagu!

  56. January 25th, 2013 at 11:22 pm

    Wulan says:

    idihhh tu mbak2 dipake Gaston baru tau rasa lo !

  57. January 28th, 2013 at 3:29 pm

    rina says:

    wah bener banget tuh..saya ngurus visa argentina sampai 7 kali bolak balik…dan kesalahan hanya sepele ttpi dia gak mau terima dokumennya sampai dgn lengkap, dan orang yg ngajuin visa agent2 yg sudah pengalaman juga sama nasibnya seperti saya.

  58. January 29th, 2013 at 1:50 am

    Felicity says:

    Ikutan emosi bacanya… Mangkanya kalau travelling saya sebisa mungkin menghindari transit di negara2x yang perlu visa transit lagi seperti via London meski punya Schengen visa atau pernah dioper mau ke Amsterdam tapi via Beijing karena males ribetnya. BTW, seumur2x mengurus visa… pengalaman saya petugas di kedubes Brazil di Oslo yang paling ramah, kebetulan dia Brazilian, birokrasinya juga nggak berbelit2x… belum sampe negaranya aja udah mendapat kesan positif gitu…yang belagu biasanya staf lokal ya mbak.

  59. January 29th, 2013 at 2:22 am

    ary says:

    busyet deh belagu banget tuh mbak wni tukang paspor. kayak yg punya argentina aja

  60. February 1st, 2013 at 12:07 pm

    abdel karim says:

    Ikutan esmosii baca pengalaman mbak trinity; hrs nya bilangin ke mbak2 lokal staf di kedubes argentina; belagu loooooo kutu kupppreettt; mngkn dia pikir sdh kereeennn yaa bisa ngerepotin orang lain; mbak tri (boleh kan pakai nama gitu) ditunggu seri yg lebih mendebarkan lain nya

  61. February 2nd, 2013 at 1:45 am

    Siapkan Obat Sebelum Travelling | The Unggul Center says:

    [...] yang saat ini sedang keliling dunia, mengenai tas nya yang dibongkar dan sesuatu sangat penting hilang, yaitu.. antangin! Hehe.. traveler sekaliber beliau pun masih menyimpan antangin ditas kopernya. [...]

  62. February 2nd, 2013 at 10:24 pm

    Jual madu online says:

    ketawa pas baca antangin dan sendal kepit yang ilang..
    turut berduka ya mbak… hihi

  63. February 6th, 2013 at 11:15 pm

    klosetgalau says:

    Tapi emang di Argentina ada peninggalan bagus gak mbak ? bukannya dia emang mengketatkan diri buat para pelancong gara2 terlalu banyak narkoba keluar masuk ke negara itu yang berasal dari kolombia? makanya sekarang diperketat untuk keluar masuk Argentina..CMiiW

    http://klosetgalau.blogspot.com
    melihat dunia dari kacamata kloset

  64. February 11th, 2013 at 1:12 am

    iban says:

    catitan yg membikin saya merasaii pahit maung pengalaman anda. tapi syukur anda tidak diganggui olih kaum gaucho argentina yang dulunya terkenal minatnya menyembelih leher sesiapa yang tidak disukai mereka! Oh ya, mengenai pandangan anda” bagaikan indonesia dan malaysia saling membenci”, dalam hal ini rakyat malaysia umumnya tidak berpendirian sademikian, malahan menzahir penuh kasihan dan bantuan kepada mereka yang merantau.

  65. February 14th, 2013 at 12:38 am

    adi_kun says:

    wahahahah keren bgt pengalamannya

  66. February 19th, 2013 at 12:13 pm

    fitros says:

    ngakak gak kelar2 baca niatan mbak boker gak disirem… :D

  67. February 19th, 2013 at 3:49 pm

    khai says:

    mantap deh tulisannya mbak ! baru tau ternyata mau ke Argentina itu ga gampang, kecuali Jupe !! hahaha.

  68. February 20th, 2013 at 8:09 am

    indita says:

    apa gara2 para bmi kita yg sering dpt masalah ya
    yg overstaylah, pendatang ilegallah
    jadinya digenalisir, wni itu bakan bikin ribet
    semoga enggak deh
    gbu

  69. February 25th, 2013 at 9:08 pm

    lindung says:

    dek,,
    abang pusing ngikutin tulisanmu
    dan khawatir ngikutin seleramu..
    cepatlah berlabuh…

  70. February 28th, 2013 at 9:29 am

    emma says:

    ngakak part 1

    - Rasanya pengen boker di WC airport-nya dan nggak disiram saking sebelnya, tapi takut kualat karena masih ada 1 penerbangan lagi sebelum nyampe ke Chile

    ngakak part 2

    - sendal jepit kesayangan merk Havaianas dan Antangin! Kurang ajaarrrr!!!

  71. March 1st, 2013 at 2:00 pm

    theo says:

    kalo saya, mugnkin udah panik dengan keadaan situasi kaya gitu. hahaha

    GPS Tracking Orang

  72. March 28th, 2013 at 2:25 pm

    Pramski says:

    Wah Mbak…emang rese Argentina.

    Saya ngurus visa bisnis, dan sudah jelas ada Invitation Letter dari perusahaan yang mengundang dan seluruh data lengkap saja masih dipersulit dan baru diapprove pas hari H keberangkatan…

  73. April 10th, 2013 at 12:23 pm

    septian says:

    Hahaha saya asli ngakak pas baca “Rasanya pengen boker di WC airport-nya dan nggak disiram saking sebelnya”
    sip deh, jadi tau kalo ngurus visa ke argentina itu ribet

  74. May 18th, 2013 at 7:04 pm

    jessica says:

    Saya baru dari argentina akhir Maret lalu. Asli,ngurus visanya susah ruarrrrr biasa. Kt harus bolak baalik dan harus ikutin mereka banget. Saya dpt visanya h-2 berangkat. Itupun dikasih cuman 10 hari visa. Visanya juga cuman ditulis taangan. Hehehe.padahal asli,imigasi disana baik2 smua tuh.kt sampe pindah2 dari buenos ke ushuaia,ke elcalafate. Benernya sih org sana baik2 bgt ramah,tp kenapa yach visanya emang susah bgt. Bagus sih pemandangannya. Ushuaia cakep,Glaciernya jg keren. Bikin visanya sih bener2 ampunnnnn daahhh.

  75. May 19th, 2013 at 1:16 pm

    baihaqi utama says:

    wkakakak
    sial bener ya mbak…
    baru tau kalo ada yang kaya indo-malaysia
    itu antangin di colong gitu =_=
    minat kesitu lagi mba?

  76. May 19th, 2013 at 4:34 pm

    @yanmaro4rmando says:

    ajegile,,, brape duit tuh mkanan hotel yg dipesen mba?? hihihi… sayang bodi- syg bodi… haha.. btw, sandalnya bli kmna?? pengenn punya… hehehe..

  77. June 4th, 2013 at 12:13 pm

    tyo says:

    haduh padahal rencananya saya pengen ketemu ama pacar saya disana..jadi bimbang nih..

  78. July 14th, 2013 at 10:16 am

    Wisnu Merthayoga says:

    pengen boker di muka petugas visa nya, wkwkwk

    layak jadi negara kismin…

  79. July 16th, 2013 at 7:21 am

    James says:

    Nasib nya pegang passport indo, itulah ribetnya, kemana2 harus pake visa, kapan kita bisa kayak negara tetangga kita kayak singapore, orang singapore mau pegi jalan2 tinggal beli tiket, jangankan argentina deh, negara2 maju laen kayak jepang, US aja terima mereka masuk tanpa visa. Kapan ya passport indo kayak gitu?

  80. July 17th, 2013 at 4:26 am

    Jimmy says:

    Emang petugas visa di embassy nyebelin bgt, terutama buat petugas lokal nya yg sama sama orang indo, belagu banget pengen gw gampar, mungkin mereka ngerasa SOK mentang2 jadi petugas visa negara luar. Gw pernah urusin visa canada, petugas visa nya org indo jg, mbak mbak gendutt, attitude nya aduh bileh, kasar nya, panggil gw pake ceklik ceklik in jari, emang gw kuda apa…

  81. July 30th, 2013 at 11:27 am

    roller blind says:

    udah kebayang deh ribet nya @_@

  82. September 2nd, 2013 at 11:49 pm

    Jasa Seo says:

    haduh padahal rencananya saya pengen ketemu ama pacar saya disana..jadi bimbang nih..

  83. October 6th, 2013 at 2:20 pm

    Keffa says:

    mbak
    terima aja
    dari pada ngak jadi keliling dunia

  84. November 10th, 2013 at 6:17 am

    furniture jepara says:

    terima aja
    dari pada ngak jadi keliling dunia

  85. November 26th, 2013 at 2:13 pm

    Queentut says:

    oalaaaah… Mba T…Mba T… setidaknya dirimu nginep di Hotel w/o “s” ya…
    semangat yaaa…!!!

  86. December 16th, 2013 at 3:25 pm

    Fico says:

    bukan “cuma” tapi tuh ANTANGIN produk impor asli indonesia!! haduuhhh nyebelin banget ya dari pengurusan visanya sampe sudah keberangkatannya… bikin ilfeel

    Fico

    http://www.backpacker-girls.com

  87. March 12th, 2014 at 6:22 am

    Lashawnda says:

    Very good post, maintin this up!

  88. April 2nd, 2014 at 10:41 am

    Natalia says:

    Saya sekarang lagi ngurus visa argentina, kemarin aku sampai mau menangis. Aku kerja dan tinggal di singapur jadi Harus kirim paspor dan dokumen aku ke jakarta untuk keluarga saya bawa ke kedutaan argentina. Udah ditolak dua kali untuk masalah kecil kecil saja. Setiap kali aku harus kirim dokumen yang baru pakai fedex (mahal)dan auntie saya sudah bolak balik ke embassy berapa kali.

  89. April 3rd, 2014 at 4:00 pm

    suhe says:

    seru ceritanya. salam kenal.

    world traveler

Leave a Reply