The Naked Traveler

Seramnya kamp konsentrasi NAZI


Alasan saya ke negara Polandia cuma karena pengen mengunjungi Auschwitz akibat doyan nonton film tentang NAZI dan kamp konsentrasinya, salah satu yang terbaik adalah film “Schindler’s List”-nya Steven Spielberg. Highlight perjalanan saya keliling Eropa Timur adalah ke Auschwitz, jadi saya memilih untuk ikut paket tur dari hostel di kota Krakow supaya diceritakan dengan detil oleh pemandunya.

Jam 9 pagi bus berangkat menuju kota Oswiecim (nama Auschwitz dalam bahasa Polandia). Di bus kami disuguhi film dokumenter tentang pembebasan tahanan Auschwitz. Itu saya nonton aja ampe mewek-mewek saking kasihannya liat penderitaan para tahanan kamp konsentrasi, atau lebih tepatnya kamp pembantaian. Guide kami adalah seorang nenek-nenek. Masing-masing peserta tur diberikan headset khusus dimana suara si nenek itu hanya bisa kita dengar lewat headset sehingga si nenek tidak perlu teriak-teriak, dan pengunjung lain tidak bisa nguping, plus situs ini jadi tetap tenang dan sunyi.

Pertama kami masuk ke gerbang kamp yang sangat terkenal dengan plang “Arbeit macht frei” (work makes you free). Di dalam kompleks ini terdapat beberapa bangunan dua tingkat yang dulunya barak tahanan yang sekarang telah dijadikan museum. Auschwitz ini ternyata hanya sebagian kecil kamp, karena nggak muat, akhirnya dipindahkan ke Birkenau sekitar 10 menit berkendara dari Auschwitz. Di sana terdapat kamp yang lebih luas dan rel kereta api berisi gerbong berisi tahanan yang pada ujung relnya berakhir kematian.

Si nenek pemandu mengajak kami berkeliling sambil bercerita dengan nada sedih dan mencekam… Awalnya, orang Yahudi dari berbagai daerah jajahan Jerman di Eropa mendapat “undangan” bekerja untuk hidup baru yang lebih baik. Mereka datang berbondong-bondong dari jauh, sejauh Athena di Yunani maupun Oslo di Norwegia, bahkan membayar sendiri tiket kereta apinya. Begitu turun di Auschwitz, betapa kagetnya mereka karena disambut oleh banyak pasukan SS yang membentak-bentak dalam bahasa Jerman. Koper-koper mereka disita, malah disuruh berdiri berbaris. Seorang dokter SS berdiri di depan sambil memilih orang mana yang dianggap layak bekerja. Yang layak membuat barisan sendiri, yang tidak layak dibawa ke suatu tempat.

Yang tidak layak tentu adalah orang sakit, manula, wanita hamil, dan anak-anak. Mereka disuruh mandi dan diminta untuk menanggalkan pakaiannya, lalu berbaris menuju “shower”. Mereka dijejali masuk ke dalam ruangan sempit, lalu kran berisi gas beracun dibuka, dan tewaslah mereka sekaligus! Ya, itulah GAS CHAMBER! Belum selesai sampai di situ. Jasadnya, baik yang sudah mati maupun yang masih semaput, langsung dimasukkan ke dalam krematorium, alias dibakar! Proses pembantaian manusia ini dibikin sistem industri kayak di pabrik, bahkan untuk mempercepat prosesnya, satu tungku krematorium diisi 2-3 orang. AAAARRGH!

Bagaimana dengan orang dengan kategori layak bekerja? Mereka dipaksa bekerja di pabrik industrial tanpa digaji, bahkan tanpa diberi kehidupan yang layak. Mereka bekerja sangat keras dalam waktu belasan jam sehari, plus disiksa. Tidurnya di barak, berisi rak tiga susun yang masing-masing lantai berisi 6-7 orang. Tidak ada air, apalagi WC. Saatnya ke belakang hanya sehari sekali, di sebuah bangunan yang berisi jejeran lubang. Mereka harus ngantri panjang, dan begitu make, cuma dalam hitungan 1 sampai 5! Jadi bisa bayangkan bagaimana keadaan barak yang sangat tidak higinis karena orang buang air di situ juga. Kalau ada yang sakit atau bahkan mati di barak, tidak ada yang boleh memindahkan selain petugas. Makanan yang diberikan pun sangat sedikit dan tidak bergizi sehingga banyak yang mati kelaparan. Barak ini tidak ada pemanas – saya aja yang datang pas suhu 5°C udah mau mampus kedinginan, apalagi mereka di barak seadanya dengan dinding tipis dan atap bolong. Ada lagi tahanan yang tidak bekerja tapi lolos dari chamber. Mereka adalah anak-anak dan dewasa yang dijadikan eksperimen kedokteran. Contohnya mengujicoba anak kembar, Sinar X untuk membuat kemandulan, dan berbagai macam obat.

Pada saat pasukan Soviet mengalahkan Jerman, kamp konsentrasi dimusnahkan oleh NAZI. Sebagian tahanan yang survive ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan. Total ada 1,2 juta orang yang mati, 90%-nya adalah Yahudi, karena mati di gas chamber, kelaparan, dibunuh, dan eksperimen kedokteran - the biggest mass murderer in the history of mankind! Dan itu semua terjadi dalam kurun waktu 5 tahun pada 1940-1945! HIYY!!

Sambil bercerita sejarah kekejaman NAZI, si nenek menunjukkan situs-situsnya. Jadi yang dilihat adalah monumen, kompleks barak, display foto-foto korban dan dokumen lainnya, alat-alat penyiksaan, sel tahanan, tiang gantung, gas chamber dan krematorium. Museumnya juga berisi barang-barang pribadi peninggalan korban yang disita SS, seperti puluhan ribu koper yang masing-masing bernama pemiliknya, sepatu, pakaian, dan lain-lain – yang jelas-jelas banyak juga milik anak kecil. Yang paling bikin mual adalah ruangan berisi 7 ton rambut manusia! Jadi tahanan semua dibotakin, rambutnya dijual ke perusahaan pembuat baju! Gila!

Hati saya groak melihat museum ini! Tambah groak lagi ketika melihat para pengunjung yang merupakan keturunan dari para korban, seperti serombongan anak-anak pelajar dari Israel yang membacakan puisi di depan foto-foto korban sambil berlinangan air mata. Nyesss! May their souls rest in peace…

90 Responses to “Seramnya kamp konsentrasi NAZI”

  1. December 19th, 2012 at 10:35 pm

    Vari says:

    Saya juga pernah kesana, gara2 terinspirasi setelah nonton Schlinder’s List, The boy in stripped pajamas n buku The man who escaped Auschwitz.
    Asli terharu, sedih, kesel, marah, eneg ..campur aduk lah masuk kesana itu.

  2. December 19th, 2012 at 10:39 pm

    @reymaulana114 says:

    ampun, ga kebayang gimana mencekamnya saat itu
    semoga tidak ada lagi hal spt itu di dunia ini. lagi

    visit my blog (newbie) : reymaulana.blogspot.com

  3. December 19th, 2012 at 10:41 pm

    DebbZ says:

    Tahun lalu saya berkunjung ke camp ini juga. Sampai sekarang kalau ingat cerita2 disana, masih pengen nangis rasanya. Benar2 ga percaya kalau manusia bisa sekejam itu

    Ini link blog post saya tentang kunjungan ke Auschwitz:
    http://www.debbzie.com/2012/05/poland-heartbreaking-story-about-nazi.html

  4. December 19th, 2012 at 10:49 pm

    firmanadip says:

    Jadi keinget Kamboja, ke kamp2 penyiksaan Khmer Rouge biki merinding dan terharu. Semoga gada kejadian serupa lg. :(

  5. December 19th, 2012 at 10:52 pm

    Amara says:

    Baca post ini berlinangan airmata dan rasanya sesak nafas karena kakaknya Oma salah satu korban. Pada zaman Nazi, kakaknya Oma saya sedang sekolah di Belanda, saat Jerman masuk Belanda, menurut surat dari keluarga Belanda tempat beliau tinggal, kakaknya Oma ikut ditahan oleh tentara NAZI dan dibawa ke kamp konsentrasi di Auschwitz.

    Sejak saat itu keluarga kami tidak pernah mendengar kabar apa2 lagi dari beliau, dan tidak pernah melihat beliau lagi dan hanya dikirim kan barang2nya yg tertinggal dirumah keluarga Belanda tempat beliau tinggal. ):

    Beliau memang bukan Yahudi, seorang Kristen malah, tapi karena tidak berasal dari ras yg sama dengan bangsa Jerman, beliau diperlakukan seperti Yahudi. Memang NAZI itu kejam. May all the victims soul rest in peace… including Opa Johann.

  6. December 19th, 2012 at 10:52 pm

    twitter @Rexluc says:

    mungkin pembantaian orang Yahudi tersebut adalah penggenapan ayat injil Matius 27:25, dimana Yesus akan disalibkan(“Dan seluruh rakyat itu menjawab (orang-orang yahudi): “Biarlah darah-Nya (Yesus) ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!)

  7. December 19th, 2012 at 11:07 pm

    Gita says:

    Menarik memang kisah NAZI, terutama melihat apa yg dilakuin terhadap org yahudi. Suatu hari sama seperti trinity yg berangkat dari melihat ‘Schindler’s List’ saya juga mau kesana, melihat sendiri warisan jahatnya manusia2 arya itu

  8. December 19th, 2012 at 11:11 pm

    Nella says:

    Serem sekali! ga bisa ngebayangin penderitaan para tahanan saat itu :( . Cuma bisa bersyukur hidup di jaman sekarang.

  9. December 20th, 2012 at 8:24 am

    @andhikalady says:

    Baru bisa doyan film Nazi saja. Semacam The Pianist sama Boy With the Stripes Pajamas. Gambarannya mirip. Sayang belum kesampaian untuk mengunjungi langsung. >.<

  10. December 20th, 2012 at 8:27 am

    niee says:

    Kejam banget yak.

  11. December 20th, 2012 at 8:28 am

    teguhsan says:

    Semoga tempat itu jadi pengingat untuk menjauhi kekerasan

  12. December 20th, 2012 at 8:37 am

    christy says:

    mbak.. saya takut jadinya..

  13. December 20th, 2012 at 9:33 am

    Alid Abdul says:

    Jadi inget film The Boy in the Stripped Pajamas. Di Kamboja juga ada wisata yg bikin miris kayak gini tapi penasaran dengan yang di Polandia ini.

  14. December 20th, 2012 at 10:39 am

    ????? says:

    yah.. kenapa disisain yahudinya? abisin aja sekalian pak hitler

  15. December 20th, 2012 at 10:43 am

    ????? says:

    eh jangan lupa gimana sikap orang2 yahudi saat ini

  16. December 20th, 2012 at 1:12 pm

    yoan says:

    wuidiiihh, horor abis… emang yang kejamkejam itu seremmm….

  17. December 20th, 2012 at 1:42 pm

    Gek says:

    Tidak manusiawi banget emang NAZI itu…
    Sedihnya. Berkaca2 juga baca ini.. hiks

  18. December 20th, 2012 at 3:13 pm

    Andrew says:

    Kalau melihat bagaimana jahatnya Israel hari ini, saya rasa impas (mereka pantas menerimanya). Tapi bagaimanapun saya tetap menaruh simpati. Dan saya juga suka Film-film dengan tema Nazi dan Holocaust PD II. Tapi kita juga jangan melupakan Tragedi Srebrenica yg terjadi di Kroasia/Serbia, padahal ini terjadi di tahun 90-an, yg membantai etnis Muslim Bosnia di Balkan. Tapi karena kurangnya Informasi atau Media (yg dikuasai Yahudi) seolah-olah menjadikan hanya Yahudi Eropa yg pernah merasakan pembantaian/pembersihan etnis seperti itu. Peace…!!! Tapi kalau kamp pembantaian etnis bisa dijadikan objek wisata itu kreatif sekali.

  19. December 20th, 2012 at 3:26 pm

    summers says:

    Untunglah skg penderitaan bangsa yahudi sudah berakhir..yang sekarang sedang berlangsung di depan mata adalah penderitaan bangsa palestina di tangan zionis israel.
    Zionis israel dan bangsa yahudi itu sama gak ya?!

  20. December 20th, 2012 at 5:41 pm

    Tetti says:

    Ampe skrg kl ingat film Boys in the stripped pajamas masi pengen nangis…

  21. December 20th, 2012 at 5:48 pm

    Anonymous says:

    waaaah belum sampe ke sana…thanks for sharing….kebayang ngeliatnya perasaan campur aduk ya…plus merinding sebagai bonuuus….

  22. December 20th, 2012 at 10:15 pm

    Aryn says:

    kenapa commentnya pada menghakimi sih? ini kan tujuannya supaya ngga ada lagi yg namanya kejahatan kemanusiaan macam ini terlepas dari etnis, agama, golongan dan bangsa apapun.

  23. December 20th, 2012 at 10:37 pm

    Noel says:

    Comment nya kok malah menghakimi ya? It’s all about NAZI. Trinity didn’t talk about Jews and Moeslims. Just FYI, pembantaian di Bosnia juga sama besarnya dengan NAZI. Sorry to say but the comment is inappropriate. Fanatisme yang sangat sempit.

    Anyway, kejam banget. Yang ga abis pikir, wanita hamil dong?! ?? I wonder if Hitler had good side or not.

  24. December 20th, 2012 at 11:10 pm

    Rani says:

    Kaaaaaakkkk………… Mewek niiiiihh…
    Pas pulang dari Kamboja dulu sampe mimpi buruk cukup lama. Gimana kalo dari sana :( :(

  25. December 21st, 2012 at 11:36 am

    yanti says:

    hiks..hiks..baca ini aja gw uda mendung matanya apalagi klo kesana yak. Cuma saya bingung koq ada yg bilang “-klo liat Israel yg skrg saya rasa impas mrk pantas mendptnya-,-knp disisain Yahudinya-” dll. Klo saya pribadi nggak itu rakyat palestina/rakyat israel/moslem/non moslem/Yahudi dll semuanya hrs kita kasihani, mereka semua itu korban. tidak mengherankan jika indonesia itu negara yg hanya jln ditempat,kemajuaannya lambat klo msh banyak generasi mudanya yg berpikiran sempit.

  26. December 21st, 2012 at 1:15 pm

    Noni says:

    Dari SD saya sudah nonton film tentang Holocaust baik film maupun dokumenter…tapi untuk datang ke tempatnya butuh keberanian….karena kenyataannya pasti lebih parah daripada di film…Mudah-mudahan jadi inspirasi untuk menghentikan pemnghapusan etnis…..Amien….

  27. December 21st, 2012 at 2:38 pm

    dada says:

    Mungkin mba Trinity bisa mencoba ke tempat lain yang juga memiliki sejarah kekejaman terhadap manusia. Misalanya bekas kamp Sabra dan Shatila di Lebanon. Ratusan ribu orang ditembak mati pada pagi hari di tahun 1983, saat pengungsi Palestine tengah tertidur lelap. Selain Yahudi, banyak kok bangsa lain yang mengalami kekejaman dan pembantaian secara brutal. Meski kisah mereka ini tak banyak difilmkan oleh hollywood seperti halnya Holocaust.

  28. December 21st, 2012 at 4:56 pm

    EMi says:

    aargghhh blm kesampaian ke sana, waktu saya ke Poland, rencananya memang mau ke Krakow mo lihat Auschwitz gara2 nonton Schindler’s List tapi karena waktu terbatas dan tidak direkomendasi sama teman Poland sy (krn waktu), akhirnya sy batalkan tapi sy akhirnya menghabiskan waktu di Munchen jadi sempatin kunjungin Dacau Memorial Camp, saya merinding saat ada di Dacau dan membayangkan masa itu, dan pengalaman ini sudah cukup untuk membuat saya tidak ingin kembali ke Dacau. Seram… tapi saya tetap ingin suatu saat nanti melihat Auschwitz juga

  29. December 21st, 2012 at 9:14 pm

    evie says:

    iihh serem amaat yaaaak. smoga ngk da lagi kekerasan yg spt itu d dunia ini

  30. December 22nd, 2012 at 11:59 am

    Iren says:

    Sbnrnya tujuannya dibuat wisata spt yg di polandia ini spy manusia itu ingat, bahwa ras nya pernah berbuat sangat kejam dan keji. Sbg pengingat spy tidak terulang kembali. Kebetulan aja yg melakukan NAZI nya hitler kpd ras non arya. Sebagian besar Yahudi. Dan kebetulan di Polandia ini yg dipugar dan dijadikan tmpt wisata. Jangan pd sempit deh pikirannya!! Ga etis banget membanding2 kan dgn pembantaian2 di negara2 laen. Mau di mana aja, siapa membantai siapa, sama KEJAM dan BIADABnya. Mental sempit dan SARA yang menjadi akar dr kekejaman kepada sesama manusia. Dan sedihnya, sejauh masih ada org yg berpikir spt itu, peristiwa kekejaman itu masih bisa terulang. Please… Buka dong pikiran anda.

  31. December 22nd, 2012 at 12:01 pm

    Iren says:

    “anda” di sini bukan trinity maksudnya :) tp yg nyuruh2 mba trinity pergi jg ke libanon, atau yg berpendapat kl bangsa yahudi pantas dibantai. Tdk ada manusia yg pantas diperlakukan seperti itu.

  32. December 22nd, 2012 at 12:56 pm

    Amanda says:

    saya jd pengen kesana.. mbak, klo suka ke tempat sejarah yang modelnya serem – serem gitu, coba ke Nanjing Massacre museum di Nanjing,China.. sama parahnya! nice post btw.. :)

  33. December 22nd, 2012 at 1:50 pm

    Hans says:

    Nyesek bacanya!
    Hiks! *lap aer mata pake kolor*

  34. December 25th, 2012 at 4:26 pm

    -kharis A Arief says:

    Sekarang, saatnya balas dendam….

  35. December 25th, 2012 at 7:12 pm

    Henry says:

    Jadi teringat buku the diary of Anne Frank

  36. December 26th, 2012 at 12:55 pm

    Meta says:

    Yang bikin miris,mual,merinding,pengen nangis itu selain penyiksaan itu sendiri adl hal yg kejam….adalah nazi bener2 sadis dalam menyiksa,luar biasa sadis..mmg susah dipercaya umat manusia bisa bertindak sekejam itu. Bukan berarti yg cara pembantaiannya “tidak sesadis” itu seperti ditembak adalah tdk kejam ya. Pokoknya bener2 bikin sesek hiks..moga mereka smua para korban bahagia di sisiNya selamanya amin :-(

  37. December 26th, 2012 at 1:31 pm

    Anonymous says:

    Yahudi pengen balas dendam ke orang2 Eropa nggak bisa, bangsa Palestina lah yg jadi korban sekarang.

  38. December 26th, 2012 at 3:21 pm

    Danny Williams says:

    Menyeramkan, pembunuhan massal. Yang namanya perang berlindung dibawah kepentingan pihak tertentu, kasihan :( .

    speechless.

    kalau mau mampir ke lapak silakan :)
    http:\\dannywilliamswongso.blogspot.com

  39. December 26th, 2012 at 4:26 pm

    No name says:

    Artikel bagus tetapi sangat disayangkan dengan adanya komen-komen yang agak mengarah soal SARA. Seharusnya kita bisa belajar dari artikel mengenai pembunuhan massal seperti ini bahwa semua ini disebabkan oleh SARA.
    Alangkah baiknya apabila kita dapat mengontrol diri dan melengkapi diri kita dengan wawasan yang lebih luas, sehingga kita tidak mudah ikut terpancing oleh orang-orang yang berpikiran dan bermental sempit yang hanya ingin membuat dunia ini makin suram.

  40. December 27th, 2012 at 12:11 am

    christine says:

    Kak T, baca dari sini aja udah merinding, apalagi kalau experience langsung. :( dulu pas ke Eropa gak pernah terbesit sama ortu buat ke Polandia. mungkin nanti kalau ada kesempatan mau juga liat ttg Auschwitz ini.

    lebih sedih lagi baca beberapa komen yg ngak pintar disini. masih aja SARA..:(

  41. December 27th, 2012 at 8:27 am

    rara says:

    duh meriniding denger cerita mbak T. Belum pernah ke Auschwitz sih mbak. Cuma pas ke Inggris kmrn smpt ke salah satu museum perang, di sana juga ada sejarah perang dunia 2 termasuk tentang holocaust NAZI. Ada beberapa poster zaman NAZI disana. Jadi bisa tau propagandanya NAZI itu emang kuat banget. Memang rasis sekali NAZI itu mbak, nggak cuma sama orang yahudi aja,tapi juga sama orang polandia dan orang” eropa yang bukan orang jerman.
    *Mbak T bikin ini kan nggak ada maksud politis apa – apa, hanya mereview apa yang dia dapat stlh pergi ke sana. Jadi komennya nggak usah pake SARA dong

  42. December 27th, 2012 at 2:42 pm

    Dinna says:

    Syereemm banget ya… :(
    padahal cuma baru baca sekilas ajah,, gmna rasanya kalo berkunjung kesana, pasti udah begidik deh dengerin ceritanya..

  43. December 27th, 2012 at 3:01 pm

    Halim Santoso says:

    Hiks…teringat film “Life is Beautiful” yang juga bersetting sama dan bercerita bikin mewek, dimana seorang ayah rela berbohong sama anaknya dgn berpura-pura main perang-perangan dan akhirnya meninggal juga demi nyelametin si anak…

  44. December 28th, 2012 at 9:17 am

    mamut says:

    Kisah yang menyedihkan… Tetapi lebih menyedihkan lagi adalah Ahmadinejad mengatakan bahwa Holocaust itu bohong. Kekejaman terhadap Yahudi tidak ada habis2nya. Mulai dari Romawi, Qur’an, Nazi, sekarang fitnah dari orang2 yang menjalankan ajaran junjungannya.

  45. December 29th, 2012 at 12:51 am

    anony says:

    komentar yang berbau sara mungkin terpancing oleh statement mbak Trinity yang “the biggest mass murderer in the history of mankind!” mengingat dari tahun 1947 sampai sekarang Israel yang notabene ras Yahudi menduduki dan membantai ratusan bahkan jutaan penduduk Palestina yang bila dibandingkan dengan tragedi holocaust tidak seimbang dan terlepas dari siapa yang bantai dan dibantai rasisme dibelahan dunia manapun memang biadab dan permainan orang-orang pengecut..

  46. December 29th, 2012 at 8:06 pm

    ririn says:

    ga ada manusia yg pantas dibunuh apalg karena ras..semoga tidak terjadi lg hal seperti itu

  47. December 29th, 2012 at 9:27 pm

    andrew mufti says:

    Apa yang sudah terjadi memang seharusnya terjadi. Karena saat itu terjadi Tuhan juga mengizinkannya (atas izin-Nya)dan menyaksikannya. Contohnya kisah diatas. Mengenai komentar yg berdasar SARA saya rasa itu manusiawi, karena kita dilahirkan ke dunia ini dengan identitas, yaitu SARA tsb (we are not Robots). Sebagai catatan, etnis Yahudi hanya salah satu (bukan satu-satunya)kelompok yg menjad korban pembersihan etnis sang Fuhrer. LGBT, orang cacat fisik dan mental, orang kembar dan suku Gypsi adalah beberapa diantara korban lainnya. Danke !!!

  48. December 30th, 2012 at 11:37 am

    Akuriko says:

    Ngak suka ceritanya. Yahui tertindas bagaimana dengan org2 yang di tindas yahudi. Anak2 Palestina munkin lebih dari 1,2 orang yg tewas di “bunuh” org yahudi…….

  49. December 30th, 2012 at 10:34 pm

    I stang with Israel says:

    Sedih banget bacanya ngebayangin penyiksaan orang2 Yahudi itu. Jd ga heran ngeliat gimana besarnya usaha bangsa Israel melindungi rakyatnya sekarang dalam serangan 12ribu lebih roket selama bertahun2. Dengan baca cerita ini baru sadar ini adalah bukti kalo Tuhan tidak akan pernah membiarkan bangsa pilihanNya dibinasakan, bisa dilihat mulai dari jaman perbudakan oleh mesir, penjajahan romawi, pembinasaan oleh hitler, sampai sekarang. God bless His chosen people and their promised land. And I bless Israel!!!!

  50. January 1st, 2013 at 12:05 pm

    Someone says:

    Tidak hanya bangsa Yahudi saja pada waktu itu sih, Mbak. Orang-orang yang tidak mau ikut-ikutan rezim Hitler juga dibasmi.

  51. January 3rd, 2013 at 5:15 pm

    RIU says:

    merinding bacanya,..serem banged

  52. January 4th, 2013 at 12:39 am

    Elang says:

    Oh nazi always has the side of the eternal history

  53. January 4th, 2013 at 3:45 pm

    prima says:

    hampir sama dengan yang ada di phnom penh, kamboja. Genocide juga. Bahkan mungkin lebih parah secara lokasinya juga lebih kecil dan sempit, yaitu ex gedung sekolahan. Parahnya kekejaman manusia terhadap sesama ….

  54. January 5th, 2013 at 2:10 pm

    indah says:

    itu kan propaganda yahudi untuk menarik simpati dunia. skrg mereka membunuh lebih banyak manusia

  55. January 5th, 2013 at 7:11 pm

    hanz says:

    Holocaust selalu jadi bahan perdebatan yg gak ada habisnya dari dulu dan memang Holocaust itu menyangkut SARA jadi kalau ada yg komen berbau SARA ya wajar aja.
    Tapi saya melihat saat ini org Yahudi jg menggunakan isu Holocaust untuk mendapat simpati non Yahudi, padahal sudah jelas mereka juga membunuh banyak warga Palestina termasuk wanita dan anak2.
    Rasisme itu muncul krn suatu kelompok SARA berpikir bahwa mereka lebih baik dari yg lain atau merasa istimewa. Padahal semua manusia sama dan sejajar, yg membedakan adalah akhlaknya.

  56. January 8th, 2013 at 12:39 pm

    tika says:

    wuihhhhh…serem ya mba..
    tapi malah jadi penasaran.
    nggak dicantumin harga turnya ya mbak trinity???
    mahal ga tuh

  57. January 14th, 2013 at 10:49 am

    sisi says:

    sedih…. :( :(

  58. January 18th, 2013 at 6:35 am

    barl says:

    Mau ke krakov pas di poland ga jadi2 karna musti gawe senin-jumat haha.
    Mudah2an kunjungan berikutnya sempet main ke krakov austwitcz.

    Btw fyi, org2 polish juga banyakan ga suka sm jerman nowadays loh rupanya. Cuman mau ga mau musti belajar bhs jerman disekolahan karna ekonomi jerman yg lbh oke drpd poland sdr

  59. January 20th, 2013 at 1:16 am

    hari bunda, tips kehidupan keluarga says:

    Ya ampun, T. Berani bener ke sana. Tapi memang nyali-nya T memang selangit ya. Aku bacanya aja udah merinding.

  60. January 28th, 2013 at 3:41 pm

    Hata says:

    Cerita yang menggetarkan hari. Pembantaian berdasarkan suku, agama, ras dan jenis kelamin, orientasi seksual, dll mau kapanpun dan dimanapun adalah nggak manusiawi.

    Btw, sekedar info, negara Israel tidak sama dengan Yahudi. Tidak semua orang Yahudi pro negara Israel. Dan yang juga penting diingat, warga negara Palestina juga ada yang Yahudi.

  61. February 5th, 2013 at 8:22 pm

    Jual madu online says:

    Ngga kebayang ngerinya tempat itu..
    apalagi waktu jaman itu..
    semoga ga ada kejadian kaya gitu lagi

  62. February 6th, 2013 at 6:45 pm

    chika says:

    I wonder, kalo Israel pernah ngalamin kekejaman yang segitu gilanya, kok bisa ya dia berlaku sama dengan terus bikin orang-orang Palestina tersiksa?
    Mati perlahan itu nggak seenak mati tiba-tiba, mereka tau kan pasti dari kejadian si holokossssss..
    Apa karena sejarah itu trs mental mereka jadi doyan makan korban ya??

  63. February 7th, 2013 at 4:15 pm

    Jual Oleh Oleh says:

    wah… sampe merinding bacanya…
    semoga ga sampe ada kejadian seperti itu ya,,

  64. February 10th, 2013 at 8:02 am

    Edwin says:

    Saya belum pernah ke death camp yang di Polandia ini, tapi saya pernah berkunjung yang ada di Graz, Austria. Lupa apa namanya. Disana, tepatnya sebelum pintu masuk, ada sebuah kolam renang yang sangat luas. Ketika “mereka” semua tiba, dipersilahkan untuk berenang. Awalnya airnya memang dingin, tapi nggak lama kemudian akan naik suhunya. Sampai panas, so hot and it melted them.

    By the way, interesting story!

  65. February 14th, 2013 at 7:47 am

    Leah says:

    Bener2 gila si Hitler, gw heran apa yang ngebuat hitler ampe benci setengah mati ama orang yahudi? rasanya kata tidak berprikemanusian gak cukup untuk mencerca kekejaman si hitler. Dan yang gua heran masi ada orang yg menyangkal pembantaian orang yahudi selama WW2 ini yang dinamai holocaust denier. Gw baca jga, di europe sebelum WW2 ada 1 juta orang keturunan yahudi, hitler bantai 6 juta orang, skarang jumlah orang yahudi di europe cuma 1,5 jt. Kebanyakan survivor pindah ke US, karna mereka dah trauma hidup di europe. Semoga hal2 kayak gini terhadap ras apapun gara2 racism jgn pernah terulang, karna kita lahir ke dunia mana bisa pilih seh mau jadi orang apa.

  66. February 19th, 2013 at 8:12 am

    lisa says:

    Sedih banget baca ini. Aku dari dulu suka sekali menonton film film bertemakan Holocaust. Bahkan aku juga mengkoleksi buku buku yang berisi tentang para Holocaust Survivor. Ada juga buku buku dari orang yang tidak bisa Survive. Pertama kali tertarik dengan cerita Holocaust, karena aku menonton Diary of Anne Frank. Dimana diarynya di claim menjadi salah satu buku terlaris didunia. Ketika membaca isinya, aku gak bisa membayangkan kehidupannya bersembunyi di loteng kantor ayahnya selama hampir 3 tahun. Sampai kemudian dia diketemukan dasn dikirim ke kamp konsentrasi. So sad. Someday…saya juga ingin melihat sendiri kamp konsentrasi di Poland dan museum museum Holocaust yang ada. Its a nice post mba….

  67. February 28th, 2013 at 1:28 pm

    optimuscream says:

    Dr Indonesia ada seorang yg pernah masuk ke kamp konsentrasi Jerman dan lolos hidup hidup. Namanya Parlindungan Lubis .
    Bukunya sudah pernah diterbitkan. Dan patut dibaca utk mengenang kekejaman Jerman selama PDII. Dan juga mengenang satu satunya org Indonesia yg lolos dari kamp konsentrasi Jerman.

  68. March 13th, 2013 at 10:26 am

    Tito MaxwelMurder says:

    Gan…Budget ke sana brapaan ya,…?

  69. March 14th, 2013 at 4:02 pm

    Dany says:

    Trs bagaimana dengan cerita kekejaman tentara Yahudi terhadap Palestina? keknya ga jauh beda dengan penyiksaan NAZI terhadap Yahudi.

  70. March 21st, 2013 at 11:50 am

    Anonymous says:

    trus bagaimana dengan ulah agama kristen (penjajah), tentang pembantaian
    6.000.000 muslim di spanyol
    300.000 di hiroshima
    12.000.000 suku aborigin di australia
    9.000.000 suku indian di amerika
    membuat kekacauan,pembunuhan di vietnam,dan bahkan tak terhitung jumblah korban di indonesia sebelum merdeka..

    Ayat alkitab :
    yesus berkata, aku datang kedunia bukan membawa damai melainkan pedang

    busseeeett !!

  71. March 27th, 2013 at 8:39 pm

    anybody says:

    Sudah ane duga. Ngomongin Yahudi ujung-ujungnya pasti SARA. Kelompok satu itu responnya selalu begitu … Makanya banyak yang pada sebel …

  72. April 15th, 2013 at 12:13 pm

    Anonymous says:

    Klo ada lagi bagus tuh, biar orang israel merasakan nenek2 moyang mereka dibunuh. Klo dipikir kejahatan israel/yahudi juga banyak knp gak ada beritanya. Freemason berkuasa dunia hancur, tidak ada kedamaian di dunia selama yahudi dan sekutunyav masih ada. HeiL HitLer.

  73. April 19th, 2013 at 6:32 pm

    Kimprot says:

    Bgmnpun jg yg namanya killing each other itu Dosa

  74. May 7th, 2013 at 5:19 pm

    Kontril says:

    Dah pada tau bloooommmm, klo pemimpinnya Yahudi Ariel Sharon dah koma selama tujuh tahun.. Hidup segan matipun tak bisa.. Mungkin itu balasan dari kekejamannya selama menjadi PM Israel.. Skrg dah persis mumi yg di mesir, tinggal kulit membungkus tulang, badannya mulai membusuk padahal dia masih hidup.

  75. May 17th, 2013 at 11:14 pm

    DhiePanzerious says:

    hmm….jgn terlalu termakan sama omong kosongnya amrik+antek2nya (apalagi yahudi). Mereka memang mau mojokin Nazi (yg belom tentu mreka seperti yg diberitakan dlam sejarah2, krena memang mereka membuat kesan nazi itu kejam sekejam2nya). INGAT!! Nazi ga seburuk itu, toh banyak yg nuduh macam2 tanpa bukti alias cuma hoak dan dilebih2kan saja untuk kepentingan barat. dan 1 hal lagi, YAHUDI emank pantes diberantas dari muka bumi krena merekalah sumber kiamat (cek alqur’an) dan hitler lebih mencintai islam dripada yahudi-kristen so jgn cap orang lain sbelum hal itu pasti….Allahualam

  76. May 18th, 2013 at 10:59 pm

    Noni says:

    Mau nulis banyak tapi speechless sama komen-komen disini. Saya beragama Islam, tapi saya juga gak gitu-gitu amet nulis komen disini *ngelusdada*…..Banyak yang meragukan jumlah korban kekejamam Hitler tapi satu yang tak bisa dipungkiri Adolf Hitler itu memang “menghabisi” orang-orang Yahudi….mau simpati atau gak silakan (saya menghormati semua pendapat orang) tapi kok terlalu superior sekali jika mengklaim paling tahu kebenaran sejarah tersebut sampai bawa-bawa agama dan Tuhan….*nunduk*

  77. May 18th, 2013 at 11:06 pm

    Noni says:

    Saya beragama Islam….saya mau nanya apa kabar sama orang-orang Armenia yang dibanai oleh tentara Turki gara-gara mereka dianggap ras kelas 2 dan non-Islam? Atau apa kabar sama orang Afrika yang non-Islam dijadikan budak oleh pedagang Budak Arab dan beragama Islam?

    Apa kabar bangsa-bangsa Kroasia yang dulu perempuan dan anak-anaknya diambil paksa oleh Kesultanan Turki? Yang perempuan dijadikan haremm yang laki-laki dijadikan tentara-tentara perang?

    Ayolah please sekali-sekali buka mata dan buka telinga panganut Islam bukan umat yang tidak mampu berbuat yang sama dengan Israel…..*geleng-gelengkepala*

  78. June 16th, 2013 at 10:47 pm

    secret name says:

    komennya bisa dewasa dikit ga? saya generasi muda yang baru merasa kecewa aja :(

    sebaiknya kalian memberikan komenannya yang diingatkan untuk kejadian tersebut tidak terjadi lagi.makanya berlakulah hak asasi manusia atau universal declaration of human rights supaya manusia diberlakukan yang sama

    jadi untuk komenannya yang mengandung sara,tolng dipikirkan perkataannya :D

  79. July 7th, 2013 at 10:57 am

    Anonymous says:

    Hiks…hiks sedih banget ceritanya….

  80. July 7th, 2013 at 10:57 am

    nisa says:

    hiks…hiks… sedih banget ceritanya

  81. July 20th, 2013 at 1:00 am

    arsil says:

    Hitler dikubur di TPU Ngagel Surabaya, kok gak ada yang nengokin. Nama palsunya Dr. Poch. Lihat di internet ceritanya

    OK

  82. August 24th, 2013 at 1:19 pm

    Thamar says:

    Pas ke Budapest di museum The house of Horror yg menceritakan juga kekejaman Nazi, aq aja da mewek2..apalagi kalau ke sini aja..

  83. October 22nd, 2013 at 9:39 pm

    xxx says:

    yaahh walaupun NAZI itu kejam, tapi menurut saya ZIONIS itu yang lebih KEJAM. coba aja liat kejadian di Palestina sekarang. Mungkin ini juga alasan Hitler untuk tidak menghabisi orang yahudi, untuk memperlihatkan sifat yahudi yang sebenarnya.

  84. October 29th, 2013 at 2:57 am

    dik says:

    Yang dikutuk tindakannya bukan ras ato agama ato sukunya, keliru berkomentar bukti kedangkalan berpikir dan bukti dari pribadi yang belum merdeka.

  85. October 31st, 2013 at 11:21 pm

    botsky wicaksono says:

    Hahahahahaha.. Itu cuma sebagian kecil akal-akalan orang yahudi, apa yang sudah dilakukan seorang adolf hitler tidak lebih buruk bila dibandingkan dengan zionis izrael. Apa selama ini mata dunia menjadi buta terhadap kekejaman yahudi terhadap palestina?? Saya berharap hitler bisa hidup kembali dan para yahudi bisa menikmati kembali apa yang terjadi selama periode NAZI.
    Heil Hitler…Sieg 88

  86. October 31st, 2013 at 11:35 pm

    botsky wicaksono says:

    Yahudi itu hanyalah seonggok etnik sampah yang harus dibakar & dimusnahkan. Izrael hanya sebuah bangsa yang cuma bisa menjilat kaki PBB bikinan kroninya yaitu amerika. Gw heran masih ????? ada orang bodoh yang mendukung yahudi atau israel, apalagi sampai memberkati..??
    Fuck israel..!!!

  87. December 22nd, 2013 at 5:14 am

    Anonymous says:

    Yahudi dan kerabatnya harus punah..!! HEIL..HITLER..HEIL FUHRER..

  88. January 3rd, 2014 at 7:25 pm

    Dr.No says:

    Banyak muslim yang sangat mengidolakan Hitler…
    Sebenarnya itu tidak mengherankan… karena orang yang dipuja oleh merek juga sama seperti hitler…
    Kejam, fasis, perampok dan pembunuh massal…dan pembenci dan pemantai Yahudi…
    Tak heran mengapa umatnya menjadi pembenci yahudi…
    bahkan lebih kejam daripada Hitler,
    sang idola muslim juga seorang pemerkosa….

    Jauh sebelum Hitler ada, sang idola dari arab ini sudah banyak membantai yahhudi…

    “Sahih Bukhari Volume 5, Book 58, Number 148

    Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri:……..
    ….Para wanita dan anak2 dipisahkan dari para suami dan saudara2 laki mereka, dan yang lain diawasi oleh Abdullah, seorang pelarian Yahudi. Semua harta benda milik B. Qurayzah, unta2 dan ternak mereka dibawa sebagai jarahan perang untuk dibagi-bagikan diantara para Muslim. Air anggur dan cairan anggur yang diawetkan dibuang. 169 Tabari, vol.viii, p.33
    Setelah Sa’d b. Muadh menyampaikan keputusan akan pembantaian, kaum Yahudi B. Qurayzah dibawa ke luar dari tempat tinggal mereka, para pria diikat tangannya di belakang punggung merek, dan kaum wanita dan anak2 dipisahkan dari kaum pria. Kaum pria di bawah pengawasan Mohammad ibn Maslama, pembunuh Ka’b ibn Ashraf, untuk dibawa ke Medina ke pekarangan milik anak wanita dari seorang Muslim fanatik yang bernama al-Harith sebelum pembantaian dilakukang. Sebuah parit panjang digali di daerah pasar Medina. Para tawanan dibawa ke sana, disuruh berlutut dan dipancung dalam kelompok yang beranggotakan 5 sampai 6 orang. Muhammad berada di sana untuk menyaksikan semua adegan pemancungan ini. Ali dan Zubayr memotong kepala2 orang2 Yahudi di hadapan Muhammad. Dengan mengutip tulisan Al-Waqidi, Tabari menulis:
    “ … sang utusan Allah memerintahkan untuk menggali parit di atas tanah untuk B. Qurayzah. Lalu dia duduk, dan Ali dan al-Zubayr mulai memancungi kepala2 mereka di hadapan Muhammad.” [Tabari, vol viii, p.41] Ibn Ishaq [Ibn Ishaq, p.464] menulis bahwa orang2 Yahudi dikelompokkan dan dihadapkan Muhammad untuk dipancung di depannya.
    Tabari lebih lanjut menulis: [Tabari, vol viii, pp.35-36]

    “Rasul Allah ke luar menuju pasar Medina dan memerintahkan penggalian parit. Lalu dia memerintahkan orang2 Yahudi dibawa ke situ untuk dipancung di atas parit. Mereka dibawa ke hadapan mereka dalam kelompok2. Diantara mereka adalah musuh Allah, yakni Huyayy b. Akhtab dan Ka’b b. Asad, yakni ketua B. Qurayza. Jumlah mereka adalah 600-700, yang lain menulis 800-900. Tatkala mereka dibawa dalam kelompok menghadap utusan Tuhan, mereka berkata kepada Ka’b b. Asad, “Ka’b, apa yang kau mengerti. Tidakkah kau melihat tidak ada yang dibebaskan dan siapa yang diambil tidak akan kembali? Demi Tuhan, ini adalah kematian!” Proses pemancungan berlangsung terus sampai Rasul Allah selesai menyaksikan semuanya.”
    Sir William Muir [Muir, vol. iii, p.276…]

    Menuliskan adegan pemancungan yang mengerikan ini sebagai berikut:
    “Orang-orang dijejerkan di sebuah halaman yang tertutup, pada saat kuburan atau
    parit-parit digali untuk mereka di pasar utama kota. Ketika parit2 sudah selesai digali,
    Muhammad sendiri menjadi saksi tragedi ini, dia memerintah para tawan dibawa ke hadapannya
    dalam kelompok 5 – 6 orang. Setiap kelompok diperintahkan untuk berlutut di tepi parit
    yang ditakdirkan untuk jadi kuburan mereka, dan lalu mereka dipancung.
    Kelompok demi kelompok dibawa ke luar, dipancung dengan darah dingin,
    sampai mereka semua habis dibantai. Seorang wanita juga dipancung,
    karena dialah yang melempar batu di saat perang.”

  89. March 25th, 2014 at 3:53 pm

    DRG says:

    Seharusnya siapa pun manusianya tidak boleh mengidolakan pembunuh, siapa pun pembunuhnya atau siapa pun yang dibunuh tetap harga mati bahwa pembunuh harus di benci.
    Jangan katakan bahwa anda menyukai Hitler karena membunuh Yahudi, dan jangan katakan bahwa anda mencintai Yahudi karena membunuh Palestina.
    Pembunuh adalah musuh semua manusia . . .

  90. April 12th, 2014 at 6:39 am

    Mein Furher, Hail Hitler! says:

    Tapi Hitler melakukan semua itu ada alasannya, karena saat Hitler kecil, kepemimpinan negara Jerman diambil alih oleh Yahudi yg akhirnya merugikan rakyat Jerman sepenuhnya, asal kalian ketahui, keadaan Hitler saat kecil sangat mengenaskan dibawah keadaan Jerman yg mengenaskan oleh Ngsa Yahudi dan saat Nazi pd masa keemasannya Hitler mengakui Islam dan me dirkkan barisan Nazi Islam. Dan belum ada apa2 nya dgn kejahatan bangsa Yahudi sekarang ini. Pokoknya Hail Hitler!

Leave a Reply