Seramnya kamp konsentrasi NAZI
Alasan saya ke negara Polandia cuma karena pengen mengunjungi Auschwitz akibat doyan nonton film tentang NAZI dan kamp konsentrasinya, salah satu yang terbaik adalah film “Schindler’s List”-nya Steven Spielberg. Highlight perjalanan saya keliling Eropa Timur adalah ke Auschwitz, jadi saya memilih untuk ikut paket tur dari hostel di kota Krakow supaya diceritakan dengan detil oleh pemandunya.
Jam 9 pagi bus berangkat menuju kota Oswiecim (nama Auschwitz dalam bahasa Polandia). Di bus kami disuguhi film dokumenter tentang pembebasan tahanan Auschwitz. Itu saya nonton aja ampe mewek-mewek saking kasihannya liat penderitaan para tahanan kamp konsentrasi, atau lebih tepatnya kamp pembantaian. Guide kami adalah seorang nenek-nenek. Masing-masing peserta tur diberikan headset khusus dimana suara si nenek itu hanya bisa kita dengar lewat headset sehingga si nenek tidak perlu teriak-teriak, dan pengunjung lain tidak bisa nguping, plus situs ini jadi tetap tenang dan sunyi.
Pertama kami masuk ke gerbang kamp yang sangat terkenal dengan plang “Arbeit macht frei” (work makes you free). Di dalam kompleks ini terdapat beberapa bangunan dua tingkat yang dulunya barak tahanan yang sekarang telah dijadikan museum. Auschwitz ini ternyata hanya sebagian kecil kamp, karena nggak muat, akhirnya dipindahkan ke Birkenau sekitar 10 menit berkendara dari Auschwitz. Di sana terdapat kamp yang lebih luas dan rel kereta api berisi gerbong berisi tahanan yang pada ujung relnya berakhir kematian.
Si nenek pemandu mengajak kami berkeliling sambil bercerita dengan nada sedih dan mencekam… Awalnya, orang Yahudi dari berbagai daerah jajahan Jerman di Eropa mendapat “undangan” bekerja untuk hidup baru yang lebih baik. Mereka datang berbondong-bondong dari jauh, sejauh Athena di Yunani maupun Oslo di Norwegia, bahkan membayar sendiri tiket kereta apinya. Begitu turun di Auschwitz, betapa kagetnya mereka karena disambut oleh banyak pasukan SS yang membentak-bentak dalam bahasa Jerman. Koper-koper mereka disita, malah disuruh berdiri berbaris. Seorang dokter SS berdiri di depan sambil memilih orang mana yang dianggap layak bekerja. Yang layak membuat barisan sendiri, yang tidak layak dibawa ke suatu tempat.
Yang tidak layak tentu adalah orang sakit, manula, wanita hamil, dan anak-anak. Mereka disuruh mandi dan diminta untuk menanggalkan pakaiannya, lalu berbaris menuju “shower”. Mereka dijejali masuk ke dalam ruangan sempit, lalu kran berisi gas beracun dibuka, dan tewaslah mereka sekaligus! Ya, itulah GAS CHAMBER! Belum selesai sampai di situ. Jasadnya, baik yang sudah mati maupun yang masih semaput, langsung dimasukkan ke dalam krematorium, alias dibakar! Proses pembantaian manusia ini dibikin sistem industri kayak di pabrik, bahkan untuk mempercepat prosesnya, satu tungku krematorium diisi 2-3 orang. AAAARRGH!
Bagaimana dengan orang dengan kategori layak bekerja? Mereka dipaksa bekerja di pabrik industrial tanpa digaji, bahkan tanpa diberi kehidupan yang layak. Mereka bekerja sangat keras dalam waktu belasan jam sehari, plus disiksa. Tidurnya di barak, berisi rak tiga susun yang masing-masing lantai berisi 6-7 orang. Tidak ada air, apalagi WC. Saatnya ke belakang hanya sehari sekali, di sebuah bangunan yang berisi jejeran lubang. Mereka harus ngantri panjang, dan begitu make, cuma dalam hitungan 1 sampai 5! Jadi bisa bayangkan bagaimana keadaan barak yang sangat tidak higinis karena orang buang air di situ juga. Kalau ada yang sakit atau bahkan mati di barak, tidak ada yang boleh memindahkan selain petugas. Makanan yang diberikan pun sangat sedikit dan tidak bergizi sehingga banyak yang mati kelaparan. Barak ini tidak ada pemanas – saya aja yang datang pas suhu 5°C udah mau mampus kedinginan, apalagi mereka di barak seadanya dengan dinding tipis dan atap bolong. Ada lagi tahanan yang tidak bekerja tapi lolos dari chamber. Mereka adalah anak-anak dan dewasa yang dijadikan eksperimen kedokteran. Contohnya mengujicoba anak kembar, Sinar X untuk membuat kemandulan, dan berbagai macam obat.
Pada saat pasukan Soviet mengalahkan Jerman, kamp konsentrasi dimusnahkan oleh NAZI. Sebagian tahanan yang survive ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan. Total ada 1,2 juta orang yang mati, 90%-nya adalah Yahudi, karena mati di gas chamber, kelaparan, dibunuh, dan eksperimen kedokteran - the biggest mass murderer in the history of mankind! Dan itu semua terjadi dalam kurun waktu 5 tahun pada 1940-1945! HIYY!!
Sambil bercerita sejarah kekejaman NAZI, si nenek menunjukkan situs-situsnya. Jadi yang dilihat adalah monumen, kompleks barak, display foto-foto korban dan dokumen lainnya, alat-alat penyiksaan, sel tahanan, tiang gantung, gas chamber dan krematorium. Museumnya juga berisi barang-barang pribadi peninggalan korban yang disita SS, seperti puluhan ribu koper yang masing-masing bernama pemiliknya, sepatu, pakaian, dan lain-lain – yang jelas-jelas banyak juga milik anak kecil. Yang paling bikin mual adalah ruangan berisi 7 ton rambut manusia! Jadi tahanan semua dibotakin, rambutnya dijual ke perusahaan pembuat baju! Gila!
Hati saya groak melihat museum ini! Tambah groak lagi ketika melihat para pengunjung yang merupakan keturunan dari para korban, seperti serombongan anak-anak pelajar dari Israel yang membacakan puisi di depan foto-foto korban sambil berlinangan air mata. Nyesss! May their souls rest in peace…



December 19th, 2012 at 10:35 pm
Saya juga pernah kesana, gara2 terinspirasi setelah nonton Schlinder’s List, The boy in stripped pajamas n buku The man who escaped Auschwitz.
Asli terharu, sedih, kesel, marah, eneg ..campur aduk lah masuk kesana itu.
December 19th, 2012 at 10:39 pm
ampun, ga kebayang gimana mencekamnya saat itu
semoga tidak ada lagi hal spt itu di dunia ini. lagi
visit my blog (newbie) : reymaulana.blogspot.com
December 19th, 2012 at 10:41 pm
Tahun lalu saya berkunjung ke camp ini juga. Sampai sekarang kalau ingat cerita2 disana, masih pengen nangis rasanya. Benar2 ga percaya kalau manusia bisa sekejam itu
Ini link blog post saya tentang kunjungan ke Auschwitz:
http://www.debbzie.com/2012/05/poland-heartbreaking-story-about-nazi.html
December 19th, 2012 at 10:49 pm
Jadi keinget Kamboja, ke kamp2 penyiksaan Khmer Rouge biki merinding dan terharu. Semoga gada kejadian serupa lg.
December 19th, 2012 at 10:52 pm
Baca post ini berlinangan airmata dan rasanya sesak nafas karena kakaknya Oma salah satu korban. Pada zaman Nazi, kakaknya Oma saya sedang sekolah di Belanda, saat Jerman masuk Belanda, menurut surat dari keluarga Belanda tempat beliau tinggal, kakaknya Oma ikut ditahan oleh tentara NAZI dan dibawa ke kamp konsentrasi di Auschwitz.
Sejak saat itu keluarga kami tidak pernah mendengar kabar apa2 lagi dari beliau, dan tidak pernah melihat beliau lagi dan hanya dikirim kan barang2nya yg tertinggal dirumah keluarga Belanda tempat beliau tinggal. ):
Beliau memang bukan Yahudi, seorang Kristen malah, tapi karena tidak berasal dari ras yg sama dengan bangsa Jerman, beliau diperlakukan seperti Yahudi. Memang NAZI itu kejam. May all the victims soul rest in peace… including Opa Johann.
December 19th, 2012 at 10:52 pm
mungkin pembantaian orang Yahudi tersebut adalah penggenapan ayat injil Matius 27:25, dimana Yesus akan disalibkan(“Dan seluruh rakyat itu menjawab (orang-orang yahudi): “Biarlah darah-Nya (Yesus) ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!)
December 19th, 2012 at 11:07 pm
Menarik memang kisah NAZI, terutama melihat apa yg dilakuin terhadap org yahudi. Suatu hari sama seperti trinity yg berangkat dari melihat ‘Schindler’s List’ saya juga mau kesana, melihat sendiri warisan jahatnya manusia2 arya itu
December 19th, 2012 at 11:11 pm
Serem sekali! ga bisa ngebayangin penderitaan para tahanan saat itu
. Cuma bisa bersyukur hidup di jaman sekarang.
December 20th, 2012 at 8:24 am
Baru bisa doyan film Nazi saja. Semacam The Pianist sama Boy With the Stripes Pajamas. Gambarannya mirip. Sayang belum kesampaian untuk mengunjungi langsung. >.<
December 20th, 2012 at 8:27 am
Kejam banget yak.
December 20th, 2012 at 8:28 am
Semoga tempat itu jadi pengingat untuk menjauhi kekerasan
December 20th, 2012 at 8:37 am
mbak.. saya takut jadinya..
December 20th, 2012 at 9:33 am
Jadi inget film The Boy in the Stripped Pajamas. Di Kamboja juga ada wisata yg bikin miris kayak gini tapi penasaran dengan yang di Polandia ini.
December 20th, 2012 at 10:39 am
yah.. kenapa disisain yahudinya? abisin aja sekalian pak hitler
December 20th, 2012 at 10:43 am
eh jangan lupa gimana sikap orang2 yahudi saat ini
December 20th, 2012 at 1:12 pm
wuidiiihh, horor abis… emang yang kejamkejam itu seremmm….
December 20th, 2012 at 1:42 pm
Tidak manusiawi banget emang NAZI itu…
Sedihnya. Berkaca2 juga baca ini.. hiks
December 20th, 2012 at 3:13 pm
Kalau melihat bagaimana jahatnya Israel hari ini, saya rasa impas (mereka pantas menerimanya). Tapi bagaimanapun saya tetap menaruh simpati. Dan saya juga suka Film-film dengan tema Nazi dan Holocaust PD II. Tapi kita juga jangan melupakan Tragedi Srebrenica yg terjadi di Kroasia/Serbia, padahal ini terjadi di tahun 90-an, yg membantai etnis Muslim Bosnia di Balkan. Tapi karena kurangnya Informasi atau Media (yg dikuasai Yahudi) seolah-olah menjadikan hanya Yahudi Eropa yg pernah merasakan pembantaian/pembersihan etnis seperti itu. Peace…!!! Tapi kalau kamp pembantaian etnis bisa dijadikan objek wisata itu kreatif sekali.
December 20th, 2012 at 3:26 pm
Untunglah skg penderitaan bangsa yahudi sudah berakhir..yang sekarang sedang berlangsung di depan mata adalah penderitaan bangsa palestina di tangan zionis israel.
Zionis israel dan bangsa yahudi itu sama gak ya?!
December 20th, 2012 at 5:41 pm
Ampe skrg kl ingat film Boys in the stripped pajamas masi pengen nangis…
December 20th, 2012 at 5:48 pm
waaaah belum sampe ke sana…thanks for sharing….kebayang ngeliatnya perasaan campur aduk ya…plus merinding sebagai bonuuus….
December 20th, 2012 at 10:15 pm
kenapa commentnya pada menghakimi sih? ini kan tujuannya supaya ngga ada lagi yg namanya kejahatan kemanusiaan macam ini terlepas dari etnis, agama, golongan dan bangsa apapun.
December 20th, 2012 at 10:37 pm
Comment nya kok malah menghakimi ya? It’s all about NAZI. Trinity didn’t talk about Jews and Moeslims. Just FYI, pembantaian di Bosnia juga sama besarnya dengan NAZI. Sorry to say but the comment is inappropriate. Fanatisme yang sangat sempit.
Anyway, kejam banget. Yang ga abis pikir, wanita hamil dong?! ?? I wonder if Hitler had good side or not.
December 20th, 2012 at 11:10 pm
Kaaaaaakkkk………… Mewek niiiiihh…
Pas pulang dari Kamboja dulu sampe mimpi buruk cukup lama. Gimana kalo dari sana
December 21st, 2012 at 11:36 am
hiks..hiks..baca ini aja gw uda mendung matanya apalagi klo kesana yak. Cuma saya bingung koq ada yg bilang “-klo liat Israel yg skrg saya rasa impas mrk pantas mendptnya-,-knp disisain Yahudinya-” dll. Klo saya pribadi nggak itu rakyat palestina/rakyat israel/moslem/non moslem/Yahudi dll semuanya hrs kita kasihani, mereka semua itu korban. tidak mengherankan jika indonesia itu negara yg hanya jln ditempat,kemajuaannya lambat klo msh banyak generasi mudanya yg berpikiran sempit.
December 21st, 2012 at 1:15 pm
Dari SD saya sudah nonton film tentang Holocaust baik film maupun dokumenter…tapi untuk datang ke tempatnya butuh keberanian….karena kenyataannya pasti lebih parah daripada di film…Mudah-mudahan jadi inspirasi untuk menghentikan pemnghapusan etnis…..Amien….
December 21st, 2012 at 2:38 pm
Mungkin mba Trinity bisa mencoba ke tempat lain yang juga memiliki sejarah kekejaman terhadap manusia. Misalanya bekas kamp Sabra dan Shatila di Lebanon. Ratusan ribu orang ditembak mati pada pagi hari di tahun 1983, saat pengungsi Palestine tengah tertidur lelap. Selain Yahudi, banyak kok bangsa lain yang mengalami kekejaman dan pembantaian secara brutal. Meski kisah mereka ini tak banyak difilmkan oleh hollywood seperti halnya Holocaust.
December 21st, 2012 at 4:56 pm
aargghhh blm kesampaian ke sana, waktu saya ke Poland, rencananya memang mau ke Krakow mo lihat Auschwitz gara2 nonton Schindler’s List tapi karena waktu terbatas dan tidak direkomendasi sama teman Poland sy (krn waktu), akhirnya sy batalkan tapi sy akhirnya menghabiskan waktu di Munchen jadi sempatin kunjungin Dacau Memorial Camp, saya merinding saat ada di Dacau dan membayangkan masa itu, dan pengalaman ini sudah cukup untuk membuat saya tidak ingin kembali ke Dacau. Seram… tapi saya tetap ingin suatu saat nanti melihat Auschwitz juga
December 21st, 2012 at 9:14 pm
iihh serem amaat yaaaak. smoga ngk da lagi kekerasan yg spt itu d dunia ini
December 22nd, 2012 at 11:59 am
Sbnrnya tujuannya dibuat wisata spt yg di polandia ini spy manusia itu ingat, bahwa ras nya pernah berbuat sangat kejam dan keji. Sbg pengingat spy tidak terulang kembali. Kebetulan aja yg melakukan NAZI nya hitler kpd ras non arya. Sebagian besar Yahudi. Dan kebetulan di Polandia ini yg dipugar dan dijadikan tmpt wisata. Jangan pd sempit deh pikirannya!! Ga etis banget membanding2 kan dgn pembantaian2 di negara2 laen. Mau di mana aja, siapa membantai siapa, sama KEJAM dan BIADABnya. Mental sempit dan SARA yang menjadi akar dr kekejaman kepada sesama manusia. Dan sedihnya, sejauh masih ada org yg berpikir spt itu, peristiwa kekejaman itu masih bisa terulang. Please… Buka dong pikiran anda.
December 22nd, 2012 at 12:01 pm
“anda” di sini bukan trinity maksudnya
tp yg nyuruh2 mba trinity pergi jg ke libanon, atau yg berpendapat kl bangsa yahudi pantas dibantai. Tdk ada manusia yg pantas diperlakukan seperti itu.
December 22nd, 2012 at 12:56 pm
saya jd pengen kesana.. mbak, klo suka ke tempat sejarah yang modelnya serem – serem gitu, coba ke Nanjing Massacre museum di Nanjing,China.. sama parahnya! nice post btw..
December 22nd, 2012 at 1:50 pm
Nyesek bacanya!
Hiks! *lap aer mata pake kolor*
December 25th, 2012 at 4:26 pm
Sekarang, saatnya balas dendam….
December 25th, 2012 at 7:12 pm
Jadi teringat buku the diary of Anne Frank
December 26th, 2012 at 12:55 pm
Yang bikin miris,mual,merinding,pengen nangis itu selain penyiksaan itu sendiri adl hal yg kejam….adalah nazi bener2 sadis dalam menyiksa,luar biasa sadis..mmg susah dipercaya umat manusia bisa bertindak sekejam itu. Bukan berarti yg cara pembantaiannya “tidak sesadis” itu seperti ditembak adalah tdk kejam ya. Pokoknya bener2 bikin sesek hiks..moga mereka smua para korban bahagia di sisiNya selamanya amin
December 26th, 2012 at 1:31 pm
Yahudi pengen balas dendam ke orang2 Eropa nggak bisa, bangsa Palestina lah yg jadi korban sekarang.
December 26th, 2012 at 3:21 pm
Menyeramkan, pembunuhan massal. Yang namanya perang berlindung dibawah kepentingan pihak tertentu, kasihan
.
speechless.
kalau mau mampir ke lapak silakan
http:\\dannywilliamswongso.blogspot.com
December 26th, 2012 at 4:26 pm
Artikel bagus tetapi sangat disayangkan dengan adanya komen-komen yang agak mengarah soal SARA. Seharusnya kita bisa belajar dari artikel mengenai pembunuhan massal seperti ini bahwa semua ini disebabkan oleh SARA.
Alangkah baiknya apabila kita dapat mengontrol diri dan melengkapi diri kita dengan wawasan yang lebih luas, sehingga kita tidak mudah ikut terpancing oleh orang-orang yang berpikiran dan bermental sempit yang hanya ingin membuat dunia ini makin suram.
December 27th, 2012 at 12:11 am
Kak T, baca dari sini aja udah merinding, apalagi kalau experience langsung.
dulu pas ke Eropa gak pernah terbesit sama ortu buat ke Polandia. mungkin nanti kalau ada kesempatan mau juga liat ttg Auschwitz ini.
lebih sedih lagi baca beberapa komen yg ngak pintar disini. masih aja SARA..:(
December 27th, 2012 at 8:27 am
duh meriniding denger cerita mbak T. Belum pernah ke Auschwitz sih mbak. Cuma pas ke Inggris kmrn smpt ke salah satu museum perang, di sana juga ada sejarah perang dunia 2 termasuk tentang holocaust NAZI. Ada beberapa poster zaman NAZI disana. Jadi bisa tau propagandanya NAZI itu emang kuat banget. Memang rasis sekali NAZI itu mbak, nggak cuma sama orang yahudi aja,tapi juga sama orang polandia dan orang” eropa yang bukan orang jerman.
*Mbak T bikin ini kan nggak ada maksud politis apa – apa, hanya mereview apa yang dia dapat stlh pergi ke sana. Jadi komennya nggak usah pake SARA dong
December 27th, 2012 at 2:42 pm
Syereemm banget ya…
padahal cuma baru baca sekilas ajah,, gmna rasanya kalo berkunjung kesana, pasti udah begidik deh dengerin ceritanya..
December 27th, 2012 at 3:01 pm
Hiks…teringat film “Life is Beautiful” yang juga bersetting sama dan bercerita bikin mewek, dimana seorang ayah rela berbohong sama anaknya dgn berpura-pura main perang-perangan dan akhirnya meninggal juga demi nyelametin si anak…
December 28th, 2012 at 9:17 am
Kisah yang menyedihkan… Tetapi lebih menyedihkan lagi adalah Ahmadinejad mengatakan bahwa Holocaust itu bohong. Kekejaman terhadap Yahudi tidak ada habis2nya. Mulai dari Romawi, Qur’an, Nazi, sekarang fitnah dari orang2 yang menjalankan ajaran junjungannya.
December 29th, 2012 at 12:51 am
komentar yang berbau sara mungkin terpancing oleh statement mbak Trinity yang “the biggest mass murderer in the history of mankind!” mengingat dari tahun 1947 sampai sekarang Israel yang notabene ras Yahudi menduduki dan membantai ratusan bahkan jutaan penduduk Palestina yang bila dibandingkan dengan tragedi holocaust tidak seimbang dan terlepas dari siapa yang bantai dan dibantai rasisme dibelahan dunia manapun memang biadab dan permainan orang-orang pengecut..
December 29th, 2012 at 8:06 pm
ga ada manusia yg pantas dibunuh apalg karena ras..semoga tidak terjadi lg hal seperti itu
December 29th, 2012 at 9:27 pm
Apa yang sudah terjadi memang seharusnya terjadi. Karena saat itu terjadi Tuhan juga mengizinkannya (atas izin-Nya)dan menyaksikannya. Contohnya kisah diatas. Mengenai komentar yg berdasar SARA saya rasa itu manusiawi, karena kita dilahirkan ke dunia ini dengan identitas, yaitu SARA tsb (we are not Robots). Sebagai catatan, etnis Yahudi hanya salah satu (bukan satu-satunya)kelompok yg menjad korban pembersihan etnis sang Fuhrer. LGBT, orang cacat fisik dan mental, orang kembar dan suku Gypsi adalah beberapa diantara korban lainnya. Danke !!!
December 30th, 2012 at 11:37 am
Ngak suka ceritanya. Yahui tertindas bagaimana dengan org2 yang di tindas yahudi. Anak2 Palestina munkin lebih dari 1,2 orang yg tewas di “bunuh” org yahudi…….
December 30th, 2012 at 10:34 pm
Sedih banget bacanya ngebayangin penyiksaan orang2 Yahudi itu. Jd ga heran ngeliat gimana besarnya usaha bangsa Israel melindungi rakyatnya sekarang dalam serangan 12ribu lebih roket selama bertahun2. Dengan baca cerita ini baru sadar ini adalah bukti kalo Tuhan tidak akan pernah membiarkan bangsa pilihanNya dibinasakan, bisa dilihat mulai dari jaman perbudakan oleh mesir, penjajahan romawi, pembinasaan oleh hitler, sampai sekarang. God bless His chosen people and their promised land. And I bless Israel!!!!
January 1st, 2013 at 12:05 pm
Tidak hanya bangsa Yahudi saja pada waktu itu sih, Mbak. Orang-orang yang tidak mau ikut-ikutan rezim Hitler juga dibasmi.
January 3rd, 2013 at 5:15 pm
merinding bacanya,..serem banged
January 4th, 2013 at 12:39 am
Oh nazi always has the side of the eternal history
January 4th, 2013 at 3:45 pm
hampir sama dengan yang ada di phnom penh, kamboja. Genocide juga. Bahkan mungkin lebih parah secara lokasinya juga lebih kecil dan sempit, yaitu ex gedung sekolahan. Parahnya kekejaman manusia terhadap sesama ….
January 5th, 2013 at 2:10 pm
itu kan propaganda yahudi untuk menarik simpati dunia. skrg mereka membunuh lebih banyak manusia
January 5th, 2013 at 7:11 pm
Holocaust selalu jadi bahan perdebatan yg gak ada habisnya dari dulu dan memang Holocaust itu menyangkut SARA jadi kalau ada yg komen berbau SARA ya wajar aja.
Tapi saya melihat saat ini org Yahudi jg menggunakan isu Holocaust untuk mendapat simpati non Yahudi, padahal sudah jelas mereka juga membunuh banyak warga Palestina termasuk wanita dan anak2.
Rasisme itu muncul krn suatu kelompok SARA berpikir bahwa mereka lebih baik dari yg lain atau merasa istimewa. Padahal semua manusia sama dan sejajar, yg membedakan adalah akhlaknya.
January 8th, 2013 at 12:39 pm
wuihhhhh…serem ya mba..
tapi malah jadi penasaran.
nggak dicantumin harga turnya ya mbak trinity???
mahal ga tuh
January 14th, 2013 at 10:49 am
sedih….
January 18th, 2013 at 6:35 am
Mau ke krakov pas di poland ga jadi2 karna musti gawe senin-jumat haha.
Mudah2an kunjungan berikutnya sempet main ke krakov austwitcz.
Btw fyi, org2 polish juga banyakan ga suka sm jerman nowadays loh rupanya. Cuman mau ga mau musti belajar bhs jerman disekolahan karna ekonomi jerman yg lbh oke drpd poland sdr
January 20th, 2013 at 1:16 am
Ya ampun, T. Berani bener ke sana. Tapi memang nyali-nya T memang selangit ya. Aku bacanya aja udah merinding.
January 28th, 2013 at 3:41 pm
Cerita yang menggetarkan hari. Pembantaian berdasarkan suku, agama, ras dan jenis kelamin, orientasi seksual, dll mau kapanpun dan dimanapun adalah nggak manusiawi.
Btw, sekedar info, negara Israel tidak sama dengan Yahudi. Tidak semua orang Yahudi pro negara Israel. Dan yang juga penting diingat, warga negara Palestina juga ada yang Yahudi.
February 5th, 2013 at 8:22 pm
Ngga kebayang ngerinya tempat itu..
apalagi waktu jaman itu..
semoga ga ada kejadian kaya gitu lagi
February 6th, 2013 at 6:45 pm
I wonder, kalo Israel pernah ngalamin kekejaman yang segitu gilanya, kok bisa ya dia berlaku sama dengan terus bikin orang-orang Palestina tersiksa?
Mati perlahan itu nggak seenak mati tiba-tiba, mereka tau kan pasti dari kejadian si holokossssss..
Apa karena sejarah itu trs mental mereka jadi doyan makan korban ya??
February 7th, 2013 at 4:15 pm
wah… sampe merinding bacanya…
semoga ga sampe ada kejadian seperti itu ya,,
February 10th, 2013 at 8:02 am
Saya belum pernah ke death camp yang di Polandia ini, tapi saya pernah berkunjung yang ada di Graz, Austria. Lupa apa namanya. Disana, tepatnya sebelum pintu masuk, ada sebuah kolam renang yang sangat luas. Ketika “mereka” semua tiba, dipersilahkan untuk berenang. Awalnya airnya memang dingin, tapi nggak lama kemudian akan naik suhunya. Sampai panas, so hot and it melted them.
By the way, interesting story!
February 14th, 2013 at 7:47 am
Bener2 gila si Hitler, gw heran apa yang ngebuat hitler ampe benci setengah mati ama orang yahudi? rasanya kata tidak berprikemanusian gak cukup untuk mencerca kekejaman si hitler. Dan yang gua heran masi ada orang yg menyangkal pembantaian orang yahudi selama WW2 ini yang dinamai holocaust denier. Gw baca jga, di europe sebelum WW2 ada 1 juta orang keturunan yahudi, hitler bantai 6 juta orang, skarang jumlah orang yahudi di europe cuma 1,5 jt. Kebanyakan survivor pindah ke US, karna mereka dah trauma hidup di europe. Semoga hal2 kayak gini terhadap ras apapun gara2 racism jgn pernah terulang, karna kita lahir ke dunia mana bisa pilih seh mau jadi orang apa.
February 19th, 2013 at 8:12 am
Sedih banget baca ini. Aku dari dulu suka sekali menonton film film bertemakan Holocaust. Bahkan aku juga mengkoleksi buku buku yang berisi tentang para Holocaust Survivor. Ada juga buku buku dari orang yang tidak bisa Survive. Pertama kali tertarik dengan cerita Holocaust, karena aku menonton Diary of Anne Frank. Dimana diarynya di claim menjadi salah satu buku terlaris didunia. Ketika membaca isinya, aku gak bisa membayangkan kehidupannya bersembunyi di loteng kantor ayahnya selama hampir 3 tahun. Sampai kemudian dia diketemukan dasn dikirim ke kamp konsentrasi. So sad. Someday…saya juga ingin melihat sendiri kamp konsentrasi di Poland dan museum museum Holocaust yang ada. Its a nice post mba….
February 28th, 2013 at 1:28 pm
Dr Indonesia ada seorang yg pernah masuk ke kamp konsentrasi Jerman dan lolos hidup hidup. Namanya Parlindungan Lubis .
Bukunya sudah pernah diterbitkan. Dan patut dibaca utk mengenang kekejaman Jerman selama PDII. Dan juga mengenang satu satunya org Indonesia yg lolos dari kamp konsentrasi Jerman.
March 13th, 2013 at 10:26 am
Gan…Budget ke sana brapaan ya,…?
March 14th, 2013 at 4:02 pm
Trs bagaimana dengan cerita kekejaman tentara Yahudi terhadap Palestina? keknya ga jauh beda dengan penyiksaan NAZI terhadap Yahudi.
March 21st, 2013 at 11:50 am
trus bagaimana dengan ulah agama kristen (penjajah), tentang pembantaian
6.000.000 muslim di spanyol
300.000 di hiroshima
12.000.000 suku aborigin di australia
9.000.000 suku indian di amerika
membuat kekacauan,pembunuhan di vietnam,dan bahkan tak terhitung jumblah korban di indonesia sebelum merdeka..
Ayat alkitab :
yesus berkata, aku datang kedunia bukan membawa damai melainkan pedang
busseeeett !!
March 27th, 2013 at 8:39 pm
Sudah ane duga. Ngomongin Yahudi ujung-ujungnya pasti SARA. Kelompok satu itu responnya selalu begitu … Makanya banyak yang pada sebel …
April 15th, 2013 at 12:13 pm
Klo ada lagi bagus tuh, biar orang israel merasakan nenek2 moyang mereka dibunuh. Klo dipikir kejahatan israel/yahudi juga banyak knp gak ada beritanya. Freemason berkuasa dunia hancur, tidak ada kedamaian di dunia selama yahudi dan sekutunyav masih ada. HeiL HitLer.
April 19th, 2013 at 6:32 pm
Bgmnpun jg yg namanya killing each other itu Dosa
May 7th, 2013 at 5:19 pm
Dah pada tau bloooommmm, klo pemimpinnya Yahudi Ariel Sharon dah koma selama tujuh tahun.. Hidup segan matipun tak bisa.. Mungkin itu balasan dari kekejamannya selama menjadi PM Israel.. Skrg dah persis mumi yg di mesir, tinggal kulit membungkus tulang, badannya mulai membusuk padahal dia masih hidup.
May 17th, 2013 at 11:14 pm
hmm….jgn terlalu termakan sama omong kosongnya amrik+antek2nya (apalagi yahudi). Mereka memang mau mojokin Nazi (yg belom tentu mreka seperti yg diberitakan dlam sejarah2, krena memang mereka membuat kesan nazi itu kejam sekejam2nya). INGAT!! Nazi ga seburuk itu, toh banyak yg nuduh macam2 tanpa bukti alias cuma hoak dan dilebih2kan saja untuk kepentingan barat. dan 1 hal lagi, YAHUDI emank pantes diberantas dari muka bumi krena merekalah sumber kiamat (cek alqur’an) dan hitler lebih mencintai islam dripada yahudi-kristen so jgn cap orang lain sbelum hal itu pasti….Allahualam
May 18th, 2013 at 10:59 pm
Mau nulis banyak tapi speechless sama komen-komen disini. Saya beragama Islam, tapi saya juga gak gitu-gitu amet nulis komen disini *ngelusdada*…..Banyak yang meragukan jumlah korban kekejamam Hitler tapi satu yang tak bisa dipungkiri Adolf Hitler itu memang “menghabisi” orang-orang Yahudi….mau simpati atau gak silakan (saya menghormati semua pendapat orang) tapi kok terlalu superior sekali jika mengklaim paling tahu kebenaran sejarah tersebut sampai bawa-bawa agama dan Tuhan….*nunduk*
May 18th, 2013 at 11:06 pm
Saya beragama Islam….saya mau nanya apa kabar sama orang-orang Armenia yang dibanai oleh tentara Turki gara-gara mereka dianggap ras kelas 2 dan non-Islam? Atau apa kabar sama orang Afrika yang non-Islam dijadikan budak oleh pedagang Budak Arab dan beragama Islam?
Apa kabar bangsa-bangsa Kroasia yang dulu perempuan dan anak-anaknya diambil paksa oleh Kesultanan Turki? Yang perempuan dijadikan haremm yang laki-laki dijadikan tentara-tentara perang?
Ayolah please sekali-sekali buka mata dan buka telinga panganut Islam bukan umat yang tidak mampu berbuat yang sama dengan Israel…..*geleng-gelengkepala*
June 16th, 2013 at 10:47 pm
komennya bisa dewasa dikit ga? saya generasi muda yang baru merasa kecewa aja
sebaiknya kalian memberikan komenannya yang diingatkan untuk kejadian tersebut tidak terjadi lagi.makanya berlakulah hak asasi manusia atau universal declaration of human rights supaya manusia diberlakukan yang sama
jadi untuk komenannya yang mengandung sara,tolng dipikirkan perkataannya