The Naked Traveler

Browsing before traveling

Jalan-jalan lagi nge-hit banget saat ini. Orang semakin mudah untuk melakukan perjalanan mandiri alias tanpa ikut paket tur dari agen perjalanan. Tapi sepertinya jalan sendiri malah bikin senewen. Belum juga berangkat, udah pada panik. Padahal “resiko” perjalanan mandiri adalah mencari tahu segala informasinya sendiri, apalagi maunya yang murah. Meski buku travel udah banyak tersedia (contohnya buku-buku travel terbitan Bentang Pustaka) dan akses internet udah mudah didapat – tapi entah karena budaya orang Indonesia atau bukan – tetap kurang afdol kalau nggak tanya. Saya bisa bilang begini karena setiap hari saya menerima puluhan pertanyaan via email, Facebook, dan Twitter. Padahal semua pertanyaan itu bisa dijawab asal rajin browsing di internet. Nah, kalo udah bisa menghubungi saya via email atau social media, berarti mereka punya punya akses internet bukan? If I can, why can’t you?

Saya paling sebel dengan pertanyaan generik seperti, “Besok aq mau ke Bali niy, di sana enaknya ngapain ya?”. Atau “Di Singapur nginep yang murah di mana ya?”. Dan pertanyaan itu setiap hari pasti ada! Udah gitu, kalo nggak dijawab bisa-bisanya saya dimarahin. Duh, saya yakin kalau pun saya bikin buku travel guide macam Lonely Planet yang super lengkap, pastiii masih ada yang nanya. Saya setuju bahwa tidak ada pertanyaan yang buruk, tapi silly question deserves silly answer. Kalau saya tidak menemukan informasinya di internet (terutama ke daerah yang tidak ngetop), saya pun tanya-tanya forum, milis, teman, penginapan, dll, tapi itu setelah saya usaha mencari.

Nah, berikut adalah panduan browsing before traveling untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar:

Enaknya ngapain ya?”

Ini  pertanyaan paling susah saya jawab karena setiap orang kan seleranya beda, jadi memang harus Anda sendiri yang menentukan mau ngapain dan ke mana. Paling gampang google dengan keyword “tourism” dari negara atau kota yang ingin dituju. Situs pariwisata yang lengkap contohnya Singapura di www.yoursingapore.com, Swiss di www.myswitzerland.com, bahkan Thailand memiliki situs lengkap dalam bahasa Indonesia yaitu www.wisatathailand.com. (Melihat situs-situs itu saya jadi prihatin dengan situs pariwisata negara sendiri. Hiks.). Pilihan lain bisa cek ke situs wikitravel.org atau www.lonelyplanet.com . Saya juga suka browsing berdasarkan tips dari orang yang pernah ke sana, seperti www.virtualtourist.com atau lonelyplanet.com/thorntree

Nginepnya di mana ya?”

Kalau mau nginep di hotel, klik www.agoda.com atau www.airasiago.com. Kalau mau nginep di hostel, klik www.hostelbookers.com, www.hostels.com, www.hostelworld.com. Di situ sudah ada daftar lengkap nama hotel/hostel, lengkap dengan alamat, fasilitas, cara ke sana, review orang yang pernah menginap di sana, dan harganya. Kalau mau booking, tinggal pake kartu kredit dan bayar. Kalau tidak mau booking, tinggal catat alamatnya dan datangi langsung. Namun selalu catat alamat beberapa penginapan yang ingin dituju sehingga bila penuh kita bisa cari lainnya.

“Naik pesawat apa ya?”

Kalau mau cari murah, ya harus rajin browsing dan membandingkan harga antar maskapai penerbangan. Semakin jauh dari tanggal keberangkatan biasanya lebih murah, apalagi kalau maskapai itu lagi ada promo. Untuk rute domestik yang murah bisa ke www.airasia.com, www.lionair.co.id , www.citilink.co.id . Untuk rute internasional terutama di Asia yang murah, cek di www.airasia.com, www.tigerairways.com, www.jetstar.com, www.cebupacificair.com. Untuk budget airlines antar negara di satu benua, google dengan keyword “low cost airlines [nama benua]”. Untuk rute dari Indonesia ke Eropa, Amerika, Afrika memang harus ke situs maskapai penerbangan masing-masing, misalnya www.emirates.com, www.singaporeair.com, atau www.lufthansa.com . Banding-bandingin aja dulu, lalu telepon travel agent untuk mencarikan tiket. Travel agent juga harus lebih dari satu, biar tahu kisaran harganya. Kalau ke negara-negara yang “aneh” seperti  di Amerika Latin, saya biasanya ke www.expedia.com dulu untuk menentukan pilihan-pilihan maskapai penerbangan, lalu masuk langsung deh ke situs maskapainya.

Gimana sih cara ngurus visa?”

Kita tidak perlu visa untuk pergi ke sebagian besar negara yang masuk ke dalam ASEAN. Ada juga negara-negara yang menerapkan visa on arrival atau visa yang diurus di bandara, contohnya Kamboja dan Nepal. Untuk negara lainnya, cari website kedutaan yang bersangkutan, klik bagian visa. Biasanya sudah diberitahu lengkap cara-cara dan jam operasionalnya. Contohnya AS di jakarta.usembassy.gov, Cina di id.china-embassy.org , Belanda di indonesia.nlembassy.org . Hanya saja, cuma Tuhan dan petugas visa yang tahu kenapa visa itu diterima atau ditolak. Intinya, kita harus bisa menunjukkan bahwa kita akan pulang tepat waktu dan tidak menjadi imigran gelap di sana, makanya harus disertai dengan bukti-bukti yang mendukung seperti rekening bank dan surat sponsor. Selalu penuhi syarat-syaratnya dengan lengkap dan tepat sehingga kita tidak harus  bolak-balik untuk melengkapi dokumen.

Bawa duit berapa ya?”

Sumber yang selalu saya pakai adalah www.lonelyplanet.com, pilih negara yang akan dituju, pilih Practical Information, pilih Money & Cost. Di situ biasanya sudah dijelaskan berapa besar budget yang dikeluarkan per hari, mulai dari low-cost sampai luxury. Tinggal dikali saja berapa hari Anda akan tinggal di sana, tapi tidak termasuk biaya tiket pesawat dari Indonesia. Untuk domestik sih tinggal hitung aja Anda maunya nginep dan makan yang harga berapaan, sama seperti biaya hidup sehari-hari. Kalau perlu konversi mata uang asing, cek aja di www.xe.com atau di situs bank lokal. Dalam prakteknya, di money changer harga akan lebih mahal sedikit dibanding situs tadi.

“Bagi tipsnya dong!”

Ingat, worrying gets you nowhere! Kalau kebanyakan kuatir, ya nggak berangkat-berangkat dong. Menurut saya traveling itu lebih membutuhkan mental dibanding yang lain-lainnya. Makanya siapkan mental Anda dulu deh, baru bisa tenang memikirkan solusi – salah satunya mencari info sendiri. Atau kalau berani, pake cara saya: beli tiket pulang-pergi aja dan sampai sana “liat aja nanti” mau ke mana dan ngapain. Yang penting berangkaat! Mari kita jalan-jalan! :)

74 Responses to “Browsing before traveling”

  1. February 15th, 2011 at 3:39 am

    Nando Tampubolon says:

    setuju. Apalagi kalau nanya-nanya lewat twitter, dan berharap bakal dapet jawaban yg sesuai harapan mereka.

    Apa orang2 gk tau ya ? kalo google itu udah masuk kedalam kamus bahasa inggris sebagai kata benda bahkan menjadi kata kerja. Aneh aja masih ada yg gak bisa googling.

  2. February 15th, 2011 at 3:51 am

    Tweets that mention Browsing before traveling » The Naked Traveler -- Topsy.com says:

    [...] This post was mentioned on Twitter by zulfikra, Erwin Santosa WP and Nando Tampubolon, TrinityNakedTraveler. TrinityNakedTraveler said: PENTING! Panduan browsing utk info traveling http://bit.ly/gGWYcN #BlogTNT [...]

  3. February 15th, 2011 at 4:38 am

    Abby says:

    memang ngeselin kalo udah ditanya hal-hal yang mestinya bisa dicari sendiri. temen saya yang lagi di belanda keukeuh beratus kali nanya saya (yang nun jauh di indonesia sini) gimana caranya naek kereta dari amsterdam ke utrecht (dan jurusan jurusan lainnya). padahal udah saya kasi link-nya, di http://www.9292ov.nl ada cara-caranya, rinci, dan ada versi bahasa inggrisnya. katanya dia, “gw nggak bisa, bingung, nggak ngerti. nanya ke lo aja yang cepet”. capedeh.

  4. February 15th, 2011 at 5:02 am

    Fahrie Sadah says:

    Coba tidak perlu visa, pasti lebih gampang :)

  5. February 15th, 2011 at 6:02 am

    frisa says:

    Firstly, saya mendapat jawaban,knp saya suka lihat jawaban mbak trinity yg super singkat dan males bgt jawab pertanyaan ga mutu..ternyata udh keseringan dan bosen kali ya..tp knapa masih dijawab jg? :p
    But somehow,before travelling saya emang bertanya sama temen saya yg udh pernah kesana..pengen tau aja pengalaman mereka disana, siapa tau dpt tips2 berguna yg blm tentu didapatkan ketika googling.. Saya jg nanya disana nginep dimana?siapa tau mereka punya koneksi yg bs berguna nantinya..
    1 hal yg ga pernah saya tanya adalah ttg tiket pesawat..krn searching tiket pesawat adl hobi saya..tp utk internasional,mentok dihobi searching tiket air asia aja(dan jet star utk sing-aus).. Ketika saya udh beli tiket ke paris seharga 5jutaan PP, saya baru tau dr bbrp temen saya kalo emirates kadang suka promo tiket ke paris seharga 400-500 euro..disitulah saya agak nyesel.. Scr beda dr kenyamanan, bs direct flight dr jakt,bagasi lbh besar dan makanan lbh enak ga perlu beli dan transitnya di dubai..
    Huks..huks.. Jadi intinya tanya2 dan bertukar info sebelum memutuskan travelling itu penting jg instead of googling.. Tp masalahnya mgkn ga perlu nanya sama mbak trinity.. Krn mba trinity bukan konsultan traveliing.. Betul bukan? Ga bayar jg kl nanya ke mba trinity..jd ga berhak marah..Tanya saja ke temen yg udh pernah ke tempat yg mau kita tuju, atau mungkin ikut forum2 gt… -Cheers..-

  6. February 15th, 2011 at 6:11 am

    Putu Sukma says:

    Haha..mbak TNT kalo lg aktif di TL kebanyakan jawab2in pertanyaan2 ga penting…konsekuensi famous peep

  7. February 15th, 2011 at 7:58 am

    mr.gigh says:

    haha.iya tuh,kalo kebanyakan mikir ngga jalan2.ada uang ada waktu(kalo ngga ada ya di adain :p),berangkat!

    menurutku sih yg nanya disana enaknya ngapain,tuh orang aneh.kalo ngga tau mau apa,ngapain juga kesana..–a
    haha

    btw kemaren sempet blogwalking kalo di lombok sana (kalo ngga salah & lupa),orang pribumi malah ngga boleh masuk.sampe di usir2 gitu.kan lucu (juga miris),di negaranya sendiri di usir.ngga boleh masuk pantainya..:(

  8. February 15th, 2011 at 8:00 am

    Restu Eka says:

    Setuju mbak, saya juga kalo traveling browsing dulu, jarang nanya orang kecuali kalau itu orang tinggal disana, dan emang bersedia bagi-bagi info. Internet sekarang super lengkap, saya biasanya cari info prospek objek dan kegiatan yang menarik + peta kota yang dituju dan transportasi kesana kemari. Tapi biasanya kalau udah nyampe tempatnya, apa aja juga jadi menarik…orang jarang lihat…:P

  9. February 15th, 2011 at 8:22 am

    Alisanta says:

    Satu lagi pertanyaan yang sering bikin kesel..
    “Aku punya waktu 3 hari di kota X, hari ke 1 mau ke A, B, C, D, E.. Kira kira keburu gak yah…?”

    Cheers!

  10. February 15th, 2011 at 9:10 am

    siwi says:

    Memang lebih seru browsing sendiri, bikin itinerary sendiri daripada ikut tour dg travel agent.. Saya masih suka tanya2 ke orang yg pernah bepergian atau tinggal di tempat yg akan saya tuju, tapi tentu saja dg pertanyaan yg lebih spesifik dari sekedar nanya ‘ngapain aja’, misalnya di suatu obyek wisata mudah ngga kalau bawa bayi (mengingat saya selalu bawa bayi saya traveling)…

  11. February 15th, 2011 at 11:27 am

    Asty says:

    Ini kayaknya gak hanya jadi masalahnya Mbak Trinity tapi jg masalah utk Pak Bondan Winarno, Farah Queen dan beberapa public figure lainnya yg sering ditanyain hal2 yg sebenarnya bisa lho dicari di google.
    Mungkin krn ngenetnya cuma pd pake hp jadi malas googling atau memang cuma pengen sekedar say hello ke org yg dikagumi, tapi kasiannya kalo gak dibalas sering dituduh sombong, padahal kalo mau usaha dikit jawabannya byk kok di google ;p

  12. February 15th, 2011 at 11:50 am

    mia says:

    bener banget.. kadang suka mikir mbok ya sebelum tanya browsing dulu di internet cari website atau blog.kalo udah ada modal baru tanya sama yang pengalaman biar tambah banyak referensinya.. masih budaya “disuapin” mbak..

  13. February 15th, 2011 at 3:17 pm

    lonelywalks says:

    Betul banget.
    Esensinya adventure traveling adalah saat menggali informasi ttg destinasi.
    Ada baiknya berhenti menjawab pertanyaan ngasal tanpa browsing :)

  14. February 15th, 2011 at 5:08 pm

    zulfi says:

    tanya emang boleh dan justru penting malah, krn tidak semua infonya ada di internet ato buku. tapi kalo pertanyaannya kesannya emang bs dijawab sndri sbnrnya kayak “nginep di hotel mana?” emang nyebelin. suka jengkel sendiri baca di timeline TNT pas ngeRT pertanyaan simple gt :P

  15. February 15th, 2011 at 7:01 pm

    lia says:

    Wah….Trinity kok jadi bete gini nih? Harus sabar dung, risiko jadi public figure di dunia travelling, ya kan?

  16. February 15th, 2011 at 10:52 pm

    Rika says:

    Aku malah paling seneng riset di internet, padahal jalan-jalannya belom tentu jadi apa enggak :D

  17. February 16th, 2011 at 1:41 pm

    Betsy says:

    – tapi entah karena budaya orang Indonesia atau bukan – tetap kurang afdol kalau nggak tanya—-> hahaha bener banget mba, saat sendirian naik MRT di Sing kemaren saya masiha ja tanya ke petugasnya, padahal smua petunjuk dna peta sudah jelas :D

  18. February 16th, 2011 at 1:48 pm

    febby says:

    wow.. Tips nya sangat Ok :) .. thanks dah di share ya mba Trinity…

  19. February 16th, 2011 at 2:34 pm

    nengsyalala says:

    Waktu saya persiapan traveling ke china kemarin (berdua dengan adik),
    Saya cari info2 praktis nya dari orang china langsung atau expat di china. Tinggal masuk ke china chatroom. Tanya2 hal2 sepele kayak berapa jam yang aman
    buat di spare buat berangkat ke airport di kota A, tips komunikasi sm orang lokal, dll.
    Kalo yang lain2 si cuma modal buku lonely planet, tripadvisor,
    Travelguru, elong, dan sejenisnya yang ada di google :) .
    Aku juga males si ditanyain hal2 begitu, secara standar orang beda2. Biasanya saya nyaranin buat cari info ke tripadvisor atau website sejenis.

  20. February 16th, 2011 at 3:01 pm

    mink says:

    Orang bertanya langsung karena ada unsur kepercayaan yang diberikan kepada yang ditanya.Juga ada unsur yang bertanya “dipersonalkan” daripada “disama-ratakan/diumumkan” kalau ngegoogle atau ngenet sendiri.Jadi egonya dialem gitu lo..Tapi memang banyak pertanyaan yg o-on sih..Dilemanya : U can’t isolate your fame from that kind of peer. It’s 1 package i’m afraid.Take it easy ?

  21. February 17th, 2011 at 8:29 am

    nurul says:

    saya tipe orang yang selalu merencanakan sesuatu jauh2 hari (terlalu jauh malah).sudah cari info tempat yang dituju dari 6-10 bulan sebelumnya,alesannya simple, biar nyarinya tenang.kan ga mungkin kalo waktunya mepet baru browsing2, alamat grabak-grubuk deh.nah mumpung dikantor, gunakan fasilitas kantor kaya telepon dan internet. kan lumayan, gratis!

  22. February 17th, 2011 at 9:40 am

    newport beach houses says:

    wah referensinya keren keren nihh.. jadi pingin langsung terbang ke singapur dah

  23. February 17th, 2011 at 12:41 pm

    astrid says:

    Gue selalu salut sama Mbak T yang masih sering iseng jawabin pertanyaan “menggemaskan” di Twitter.. Gue masih selalu terheran2 dengan pertanyaan2 itu. Padahal browsing itu seruuu yahh.. Dan pastinya budget & kesukaan orang beda2, jadi nggak mungkin kita dengan senang hati nyontek itinerary orang kecuali mo pergi ke Sudan yg di internet masih jarang infonya :D

  24. February 18th, 2011 at 9:04 am

    sondher says:

    Betul, salah satu cirinya ya: unresourcefull. Pak Bondan pun sering mengeluh soal ini :D . Di kota x makan apa yang enak? Bahkan ada yg nanya: kalo sakit diabetes makanannya apa saja? (dokter kale)

  25. February 18th, 2011 at 10:33 am

    enno says:

    eh, bener tu mbak… sebagai org yg lumayan sering jalan2, saya jg suka ditanyain ‘enaknya disana ngapain ya?’
    lho kok tanya saya? kan selera kita pasti beda dong ah! saya sukanya liat bangunan2 bersejarah, nah situ sukanya apa? sapa tau shopping dan cari makanan enak! hehehe

    makasih tips-nya, mbak…
    bisa jadi rujukan untuk menjawab pertanyaan2 yg sebenernya bisa digoogling.

    atau mungkin saya jawabnya simpel aja kali ya, ‘googling please’

    hehehe

  26. February 18th, 2011 at 11:18 pm

    Nella says:

    Mbak T tulisannya mantepp, memang terkandag kita malas untuk mencari (membaca) padahal jawabannya sudah ada didepan mata asal rajin browsing…

  27. February 19th, 2011 at 3:19 pm

    ninuk says:

    Saya jg biasanya browse2 dl klo ?õ jalan2,cm ?ã berdosa jg klo tanya2,karena itu manfaat adanya milis dan forum kan? Anyway, thanks for share everything, jgn marah2, jgn lupa, anda ada,karena kami pembaca-itu hanya salah satu konsekwensi ?ä?? hrs diterima krn menjadi seorang ‘famous traveler’…hehehe

  28. February 20th, 2011 at 2:46 pm

    lisa says:

    Mungkin mreka yg suka tanya2 itu gak bisa bhs inggris, jd kalo browse pake google, stress sendiri. Bisanya cuman fb atau twitter doank. Hmm…sebenernya browsing di trip advisor ya seru juga kalo mau pergi2. Cuman gak bisa disalahin juga sih kalo mreka mau tanya ke mbak. Berarti mereka menganggap mbak pakar dlm bldang travel, makanya lbh enak tanya lgs ke ahlinya. Yah kayaknya menjd terkenal emang dah resikonya ditanya2 hal2 sepele macam ini.spt farrah quinn jg sering dpt pertanyaan sepele soal resep2 masakan, tapi dia tetep aja berusaha jawab sebaik mgkin. Jadi sabar aja deh mbak. Emang gimana2 manusia itu kebanyakan sifat dasarnya suka lgs bertanya ama yg dah berpengalaman drpd browsing digoogle.

  29. February 20th, 2011 at 6:36 pm

    Mona says:

    Biasanya karena males nyari informasinya mbak… males nyaring informasi dari banyak informasi kali ya.. makanya, lebih suka langsung nanya.. haha..

    Padahal tinggal ketik-ketik dikit.. keluar semua informasi.. hihihi..

    Saya juga lebih suka browsing2 dulu sendiri sampai mentok banget… baru nanya2.. ekspektasinya lebih terkendali.. gak mencak2 nyalahin orang kalo ternyata tujuan wisatanya gak menyenangkan, dan bisa bangga sama diri sendiri kalo ternyata tujuan wisatanya melampaui ekspektasi awal.. hohoho..

  30. February 21st, 2011 at 1:01 pm

    Kevin Aprl says:

    Hai mba, yang itu bukannya Why you can’t ya?
    CMIIW (Correct me if i wrong)

  31. February 22nd, 2011 at 7:21 am

    UDIR. HS says:

    Ya, begitulah, Mbak…. Semestinya kalau mau nanya itu setelah puas ngorek2 info yg dibutuhkan (seperti yg Mbak Mona utarakan di atas ini). Bila kurang jelas, baru tanya-tanya dan pertanyaannya itu bukan sifatnya menguji. Bila blm apa2 langsung nanya, dapat kita simpulkan, biasanya orang yg demikian itu sifat orang yg malas, nggak sabaran, kurang telaten, tidak mau korban dikit untuk berjuang meluangkan waktu walau sekedar baca2 dan pinginya lansung enak. (itu pendapat saya setelah sering mehadapi kasus yg berhubungan dg orang bila mem-presentasikan sesuatu). Masih mending kalau ktemu orang yg bener2 nanya lalu melaksanakan/menggunakan info yg kita berikan. Kalau cuma menguji dan hanya sekedar basa-basi, sebel, kan?! Namun, bgmanapun juga, semua reaksi terjadi karena kita mengadakan aksi. Tinggal kita tingkatkan kesabaran saja, tanggung sudah dijalani, tanggung dah kecebur dan basah. Maka, hadapi dengan tabah, tujuan utama kita berbuat demi kepentingan sesama (orang banyak). Maaf ikut nyambung dan: Terimakasih buat “TRINITY” dan semua yg bernaung di bawah Trinity Tour, kami telah merasa terbantu, ntah Trinity yg mana, pokonya kurang-lebih tiga kali, kami ketemu ketika Group Trinity berkunjung ke Wadukdarma.

  32. February 22nd, 2011 at 10:40 am

    Ari says:

    dan gongnya adalah ketika Mbak T me-retweet pertanyaan dr bbrp orang :
    “aku dapet tiket harga segini untuk rute A ke B, murah atau mahal sih?”

    murah-mahal itu masalah relatif orang kan ya,dan yg bisa ngukur itu mahal atau nggak ya diri sendiri. Kan penghasilan situ sendiri yg tau.

  33. February 22nd, 2011 at 8:22 pm

    sylvia says:

    setuju ! sudah ada internet sodara2.. ibaratnya, kalau buku itu jendela dunia, maka internet adalah pintunya ;)

  34. February 22nd, 2011 at 9:39 pm

    Nadhiens says:

    hehehe…setuju banget : beli tiket PP aja duluuu..sampe sana liat nantiiii.. :)

  35. February 22nd, 2011 at 10:26 pm

    laym says:

    paling setuju dgn tips terakhir…..beli tiket pp aja, sampe sana liat nanti dan mari kita travelling..cool tips !!! :)

  36. February 23rd, 2011 at 1:39 pm

    dipi says:

    cuma mau nambahin aja kalo menurut pengalaman saya booking hotel dan flight di http://www.expedia.com sangat mudah dan nyaman terutama utk hotel dan penerbangan di Eropa.
    urusan refund juga gak ribet.

  37. February 23rd, 2011 at 3:06 pm

    Santi says:

    Antara setuju dan ga setuju ama ulasannya Mba Trinity nih. Setuju emang karena pasti cape, bete, dan sebel ditanya berulang-ulang ama orang-orang.
    Tapi ga setuju karena, terlepas dari masalah sebel atau gak nya, jujur aja, meskipun kita bisa browsing segala macem, emang udah kebiasaan juga untuk nanya. Nanya mungkin bukan karena ga tau, tapi karena butuh dikuatkan. Misalnya kaya beli baju, “bagus warna A atau warna B?” sebenarnya kita mah dah tau kalo kita mau warna A, tapi kita tetep nanya untuk disahihkan aja ama orang lain bahwa warna A emang cocok buat kita. Mereka hanya simply ragu-ragu atas keputusan mereka.
    Terlebih lagi, website itu sebegitu banyaknya.. Kadang gw sendiri ampe pusing dan makin mumet ga tau mana yang bisa dipercaya dan mana yang gak.
    Tapi dengan artikel ini sangat membantu kok.. Moga2 gw ga perlu sering bawel nanya ke Mba Trinity lagii.. hehehhee..

  38. February 25th, 2011 at 6:53 pm

    kezia says:

    iya mbak biasanya ribet untuk akomodasi penginapan tujuan masih ragu ragu… maklumlah :P

  39. February 26th, 2011 at 10:53 am

    bella says:

    Wah… aku setuju banget tuh mba Trini.. males banget sih pada browsing. maunya disuapin aja.. hehehe. peace..

  40. March 4th, 2011 at 2:36 pm

    putihtua says:

    thanks trin, atas worrying gets to nowhere-nya…..jd malu sendiri bacanya.

  41. March 6th, 2011 at 11:31 pm

    Packing « MUSAFIR CUPU says:

    [...] kalau bukan mb Trinity, penulis The Naked Traveller, yang best seller itu, nemu nya ini, ” Browsing before Travelling“, dia mengulas beberapa hal yang sering orang-orang tanyakan kepadanya, sampai sepertinya [...]

  42. March 8th, 2011 at 3:15 pm

    dyudo says:

    Good point, worrying gets you nowhere! bener banget itu…

    Tapi kalo pertanyaan macam “Mau ngapain gw disana ya ?” itu sih kebangetan ya. Hehehe…

  43. March 9th, 2011 at 3:33 pm

    terusty says:

    IMO justru kalau mau travelling, enaknya itu ya pas nyari2nya. Mau makan apa disana, mau kemana, mau tinggal dimana, kebiasaan orang sana gimana, transportnya gimana, dari negara ini ke negara itu bisa lewat mana aja, budgetnya berapa, dll. Itutuh seruuuu bangeeettt.. malah pas disananya..

    “oh hostelnya gini aja, oh gini toh rasa makanannya, oh bagus yah bisnya, oh kotanya begini” dll.

    Deg2an dan adrenalin saat mau pergi itu yang menurut saya paling menarik dalam sebuah petualangan. Saat dijalani yaa.. begitu.. saat selesai jadi ingin lagi cobaa yang baru.. browsing2 lagi deh :p

  44. March 9th, 2011 at 4:37 pm

    adino says:

    wah wah…kayanya mba kudu ada asisten atau sekretaris pribadi d yg tugasnya ngejawabin pertanyaan2 dr fans yg bejibun, setdknya delegasi keBTannya hehehe…
    sip bgt tuh website2 yg mba kasih, terutama utk negara di amerika latin yg msh jarang jd tujuan wisata org indo…

  45. March 10th, 2011 at 3:44 pm

    athandaka says:

    “beli tiket pulang-pergi aja dan sampai sana “liat aja nanti” mau ke mana dan ngapain. Yang penting berangkaat! Mari kita jalan-jalan! :) ” <—————- setuju banget yg penting bawa uang ada tiket PP disana gimana nanti.

  46. March 10th, 2011 at 4:16 pm

    esti wahyu says:

    Mba, tahu nggak festival lembah beilem tahun ini jatuh tanggal brapa? aku liat di internet tahun lalu tanggal 9-12 Agustus, tapi kan tahun ini lebaran akhir agustus kira-kita festival itu ada ga ya? coz aku mo kesana, aku uda coba cari di inet ga dapet2, sapa tau Mba tahu. Kan temennya banyak. Makasi.

  47. March 17th, 2011 at 10:11 am

    nadnad says:

    Pengen ikrib aja ma mba tnt yg jauh2 lebih berpengalaman..makanya nanya2 :)

  48. March 17th, 2011 at 11:43 am

    matatita says:

    aku dong, pernah ditanya, “lonely planet itu apa, mbak?”

  49. March 17th, 2011 at 9:22 pm

    Mahendra says:

    Kadang nanyanya emang kurang aneh, naik pesawat apa, disana ngapain aja, terus lebih ngeselin kalo cuma iseng nanya

  50. March 17th, 2011 at 9:34 pm

    Shintung says:

    udah deh, mbak.. Bikin aja buku “browsing nape?” hahahaha

  51. March 18th, 2011 at 6:19 am

    Rocky says:

    the best is just going where the wind blow.haha

  52. March 31st, 2011 at 8:00 pm

    andy says:

    salah satu kelemahan orang indonesia adalah malas membaca, walaupun sudah disodori bahan bacaan tetap saja enggan membaca apalagi kalau disuruh mencari sendiri bahan bacaan atau informasi (browsing) bisa muntah-muntah kali, hehehehe…

  53. March 31st, 2011 at 11:09 pm

    Nuchan says:

    jawabannya ancur bgt mbak Trinity hhahahha..ayak-ayak wae! Kasihan tuch yg serius nanya2 tips dan hostel murah hahhahaha…dijawab saklek ama mbak yah hahhahaha..

  54. April 1st, 2011 at 1:02 am

    Alex Sanchez says:

    Absolutely right. Kita harus browse dulu. Ibaratnya kita ngisi gelas kita dengan air supaya kita bisa minum, sama juga kan kita ngisih otak kita dengan pengetahun yang didapatkan dari om google.

  55. April 6th, 2011 at 2:45 pm

    Komang Natalia says:

    setuju banget sm kata2 worrying gets you nowhere! dan gw baru melakukan pembelian tiket pp tanpa tau mau ngapain di tempat tujuan, ato berapa duit yg akan dibutuhkan disana,, yg penting berangkattt!!!

  56. April 17th, 2011 at 1:36 pm

    Perbandingan Harga Hotel says:

    Saran saya biar tidak capek2 saat membandingkan harga hotel yang satu dengan yang lain gunakan Hotels Combinde… infonya bisa dibaca di sini
    http://hargahotel.blogspot.com/2011/04/cek-perbandingan-harga-hotel-gratis.html

  57. April 23rd, 2011 at 12:36 pm

    Fadqur says:

    Iya tuh mbak, di negera kita ini budaya ‘ngobrol’ lebih tinggi daripada budaya ‘baca’ jdi ya orang lebih suka nanya2 slly questions drpada browse n baca sendiri n juga karena mereka kurang terbisa membuat keputusan n menerima resikonya. Ntar kalo nanya orang n salah jalan dll pasti orang yang kasih info yg disalahin. Travelling menurutku salah satu wujud kemandirian, kalo masih ‘menye-menye’ n manja mending tidur aja di rumah heheehheehe. Round trip tickets? Why not hehe. Thx mb.

  58. April 25th, 2011 at 8:34 pm

    kwengli says:

    quote: Nanya mungkin bukan karena ga tau, tapi karena butuh dikuatkan. Misalnya kaya beli baju, “bagus warna A atau warna B?” sebenarnya kita mah dah tau kalo kita mau warna A, tapi kita tetep nanya untuk disahihkan aja ama orang lain bahwa warna A emang cocok buat kita. Mereka hanya simply ragu-ragu atas keputusan mereka(unquote)

    Ini contoh tipe orang yang tidak dapat memutuskan sesuatu tanpa bantuan orang lain hanya untuk hal sepele soal selera pribadi, alias tidak mandiri. Padahal untuk traveling apalagi ala backpacker dibutuhkan keberanian/kemandirian. Kapan harus bertanya, pertanyaan apa yang harus diajukan (bukan asal bunyi) dan kapan harus memutuskan.

    Menurut saya bagi yang kurang mandiri lebih baik cukup jadi pengikut/peserta dalam traveling yang dibuat/diorganize orang lain. Atau cukup memuaskan diri dengan menikmati cerita/pengalaman orang lain yang berani traveling alias bertualang.

    Saya setuju dgn pendapat soal orang Indo yang suka mengajukan silly question adalah orang yg lebih suka disuapi, kurang mau berusaha, kurang menantang dirinya sendiri untuk mencari tahu dulu sesuatu, dan satu lagi: malas membaca. Kalau jaman dulu belum ada Google masih bisa dimaklumi, lah sekarang ???? Anything you can find with the internet and google. Saya aja sampai bingung kok bisa yah si Google punya informasi bejibun. Rajin banget mereka yang jadi kontributor informasi di internet, salut buat mereka karena sudah menyediakan informasi untuk kemudahan kita yang awam ini.

  59. April 26th, 2011 at 4:40 pm

    bendhot says:

    Tips yang sangat bermanfaat, Trinity. Gw setuju bahwa ‘we can find anything with internet and google’. IMHO, silly questions tersebut gak selalu berarti penanya belum mencari atau browsing internet, tapi justru dia berusaha untuk memanfaatkan semua akses untuk mendapatkan info sebanyak-banyaknya, ya browsing, ya nanya lewat milis….Siapa tahu ada yang nambahin info yang dia dapat sendiri. BTW, mana nih catper Trinity di Borneo?

  60. May 9th, 2011 at 9:10 pm

    dwee says:

    Menurut saya malah pas browsing2 sebelum jalan2 itu ada kenikmatan tersendiri :) and setuju sama kata2 ini “liat aja nanti” disana, jalan2nya bisa lebih seru kalo kaya gitu. Kaya natgeo bilang “Let’s get lost!”

  61. May 26th, 2011 at 8:24 am

    Boris says:

    Bener banget sama @dwee, proses mencari info, browsing, membuat rundown itu sangat menyenangkan malahan….

  62. May 31st, 2011 at 10:07 am

    Melissa says:

    agoda juga ada versi indonya, lebih mbantu kalo bookingnya buat perjalanan sama keluarga (mama papa jg ngerti… ga bahasa inggris mulu). http://www.agoda.web.id :D

  63. June 14th, 2011 at 7:23 pm

    Toru says:

    One if the satisfactions of travelling alone is “the joy of discovering”. Too much thinking, too much planning will lead to information overload and can “kill” the joy :)

  64. June 16th, 2011 at 5:52 pm

    felicita says:

    Paling males kalo setiap habis traveling ditanya orang : ‘Abis duit berapa?’ yee… urusan gue deh….

  65. August 8th, 2011 at 9:42 pm

    shelly says:

    mbak tri-ty yang baik hati…………… boleh saya nanya gak,,, rencananya tahun depan saya mo travelling ke europe , kalo ke amsterdam kan saya pake schengen….. tapi bisa gak saya ke london pake VOA atau saya memang harus urus visa UK dari jakarta …………………………… saya mohon pencerahannya …………….. “sembah sembah sambil sujud ke mbak Tri -ty ……………….love you

  66. August 21st, 2011 at 12:37 am

    ricodecoro says:

    akibat tulisan ini… maka muncullah tulisan saya di http://decoroo.blogspot.com terimakasih mbak trinity…

  67. August 28th, 2011 at 8:02 pm

    Indonesia Best says:

    Yup, sebelum traveling memang kita harus cari sendiri langsung ke search engine di internet karena semua jawaban sbnrnya ada di sana..:)

  68. August 28th, 2011 at 8:08 pm

    Badminton Info says:

    Mudah-mudahan para newbie di dunia traveling bisa membaca postingan ini sehingga tidak “mengganggu” mbak T dgn pertanyaan2 yg sbnrnya nggk perlu di tanyakan krn jawabannya sdh ada di internet.. Happy traveling..

  69. November 16th, 2011 at 10:09 pm

    ninisnyus says:

    FAQ ini…haha yg sabar ya mbak T… :) )

  70. December 28th, 2011 at 6:25 pm

    indah says:

    ayo-ayo kita budayakan mencari tahu sendiri setiap pertanyaan yang muncul di benak kita sebelum dan saat bepergian.Mbak Trinity kan bukan malaikat yang tahu semua jawaban.

  71. January 8th, 2012 at 12:20 am

    Indra Kertati says:

    Jalan-jalan ke luar negeri mandiri juga lebih murah dan lebih puas ya, Trin. Makasih ya untuk info-info websitenya.

  72. February 1st, 2012 at 12:51 am

    Niantiaulia says:

    Untuk browsing pesawat murah di eropa, situs ini sangat tokcer http://www.skyscanner.net

  73. December 9th, 2012 at 7:30 pm

    Hijri says:

    hahahaha…dan saiyaapun ikut menanyakan pertanyaan2 yg stupid itu, maap yaa mba,saiyaa lom baca semua blog dan bukunya mba trinity
    emang sih harus siap mental dulu keluar negri

  74. January 19th, 2013 at 10:56 am

    RIU says:

    info linknya lengkap nih,di bookmark ahhh,thanks inponya,..emang yg paling penting adalah mental,aq naik pesawat aja ketar ketir ketakutan buangeddd,hualaaa gimana mau traveling,..tapi jd semangad menumbuhkan kebranian setelah baca baca blog ini,…

Leave a Reply