(Akal-akalan) Shabbat Elevator
Kita memang kurang mengenal orang Yahudi, termasuk saya. Padahal banyak yang terkenal, seperti Natalie Portman, Scarlett Johansson, Daniel Radcliffe, Sarah Jessica Parker, Robert Downey Jr., Gwyneth Paltrow (artis), Albert Einstein (ilmuwan), Steven Spielberg dan Woody Alen (sutradara), Calvin Klein dan Levi Strauss (designer). Juga para pendiri perusahaan IT dunia, seperti Michael Dell, Larry Ellison, bahkan CEO-nya Microsoft, Steve Ballmer. Masalahnya, dalam bahasa Indonesia istilah ‘Yahudi’ itu sering rancu. Padahal Yahudi bisa berarti ’suku bangsa’ (Jew), atau ‘agama’ (Judaism, dalam bahasa Indonesia disebut ‘agama Yahudi’). Secara agama, Yahudi bukanlah Kristen atau Katholik karena tidak percaya Yesus dan kitab sucinya bukan Alkitab. Secara suku bangsa, tidak semua orang Yahudi beragama Yahudi. Di dunia ini ada sekitar 13 juta orang Yahudi, 40%-nya ada di Israel dan 40%-nya lagi ada di Amerika Serikat.
Di Israel banyak pria Yahudi memakai topi bundar kecil yang menempel rapat di kepala, disebut kippah. Selain sebagai identitas, topi ini dipercaya untuk menjaga kesucian karena surga ada di ‘atas’. Dulunya saya heran bagaimana caranya topi sekecil ini bisa menempel rapat di kepala tanpa jatuh. Saya baru tahu bahwa topi itu ternyata dijepit pake jepitan rambut cewek, malah kadang jepitnya berwarna-warni. Lah, bagaimana dengan pria gundul? Ternyata struktur topi itu memang dibuat sedemikian rupa sehingga tetap menempel di kepala tanpa melorot, makanya kippah disebut skullcap (topi tengkorak kepala). Tapi ada juga pria Yahudi yang memakai baju serba hitam dan bertopi hitam tinggi, ada yang bertopi hitam bundar, ada yang bercambang panjang, ada yang berjenggot panjang, atau malah berpenampilan biasa – semuanya tergantung aliran agamanya, seperti Orthodox, Modern, Reform, dll.
Makanan halalnya Yahudi disebut kosher. Prinsip utamanya antara lain hanya boleh makan hewan memamah biak dan berkuku belah atau ikan yang bersisik dan bersirip. Jadi babi, unta, kepiting, udang, kelinci bukan kosher. Yang aneh, daging dan susu tidak boleh dimakan bersamaan. Bahkan peralatan masak dan makannya tidak boleh sama, kulkasnya pun harus terpisah. Mereka boleh makan/minum produk susu dan turunannya 6 jam setelah makan daging. Restoran dan hotel kelas atas harus bersertifikat kosher, artinya ada seorang Rabbi yang ditugaskan khusus untuk mengecek apakah hukum kosher itu dilakukan. Di hotel tempat saya menginap pun begitu. Aneh juga, sarapan pagi ada telor dan susu tapi tidak ada sosis atau tuna. Kalo ada dessert andalannya adalah sorbet, semacam es krim buah tanpa mengandung susu. Makanya rombongan Indonesia dilarang bawa makanan sendiri kayak pop mie dan sambal, karena dianggap mencemari kosher.
Hari Shabbat adalah hari istirahatnya orang beragama Yahudi. Jatuhnya mulai matahari terbenam hari Jumat sampai hari Sabtu malam. Makanya hari Kamis malam, anak-anak mudanya keluar rumah untuk berpesta sebelum ‘dikurung’ di rumah. Saya pun pergi ke Ben Yehuda, daerah gaul di Jerusalem. Weleh, bila selama ini saya bilang cowok Italia adalah yang tercakep, sejak saat itu saya bisa bilang bahwa cowok Israel adalah yang tercakep! Well, mungkin sama cakepnya, cuman bedanya cowok Italia itu kan ‘gampangan’, kalo cowok Israel itu berkesan sombong… jadi tambah termehek-mehek deh saya! Mereka tinggi, tegap, keren, dan cool abis! Kippah-nya justru bikin tambah seksi, abisan di zaman modern gini mereka masih menjunjung tradisi. Bodi keren gitu mungkin ada pengaruhnya akibat wajib militer selama 3 tahun mulai usia 18 tahun. Malah bagi para pria, wamil itu berlaku seterusnya sampai berusia 45 tahun. Jadi sebulan dalam setahun mereka dibayar untuk wamil meski sudah bekerja kantoran. Soal cewek-ceweknya, wah saya sih nggak ada harapan untuk bersaing. Di sana cewek-ceweknya seksi abis, perut rata, dan maaf, payudaranya besar semua! Canda Hadaya, teman Yahudi saya, “Yeah, it’s a land of milk and honey!”.
Ternyata hukum Shabbat itu ribet bener. Tidak boleh bekerja, mengangkat barang, menyalakan dan mematikan api, memasak, mengoperasikan mesin – termasuk memencet tombol dan naik mobil, bahkan tidak boleh menulis! Shabbat di Jerusalem asli sepi, semua toko tutup dan tidak ada mobil yang berkeliaran selain bus turis. Pantesan hotel penuh menjelang Shabbat karena orang Yahudi mencari kepraktisan dengan menginap di hotel yang semua sudah tersedia. Saya yang tinggal di hotel pun ‘kena’, pagi itu makanan semuanya dingin! Telur sudah direbus sehari sebelumnya, jadi sarapannya adalah telur rebus dingin, roti dingin, dan salad dingin. Lagi nunggu bus di lobi, saya pun memperhatikan mereka. Eh, ada anak kecil main komputer hotel. Ibunya pun bilang, “Sayang, ini hari shabbat, kamu nggak boleh pencet keyboard ya?”. Hihihi! Di ikat pinggang mereka saya lihat ada kunci-kunci yang digantung dengan tali. Rupanya karena mereka tidak boleh mengangkat barang, kunci itu diikat di baju supaya dianggap perhiasan. Yang paling ajaib, mereka dilarang agama untuk naik lift sehingga kalo mau ke kamar hotel harus naik tangga darurat. Kasian banget kalo kamarnya ada di lantai 10! Eh tapi hari gini teknologi kan udah maju. Saya baru tau bahwa di hotel itu ada 1 lift khusus yang disebut “Shabbat Elevator“, artinya lift itu otomatis membuka dan menutup sendiri di tiap lantai sehingga orang Yahudi pada hari Shabbat bisa naik lift tanpa memencet tombol!







August 14th, 2009 at 12:37 am
Terinspirasi dari shabbat elevator, mungkin gak ya kita bikin kloset tanpa cebok pake tangan? Hehe..
August 14th, 2009 at 1:32 am
hotel yg ada “shabbat elevator”-nya ada berapa lantai?kalo puluhan kan cape juga ya nungguinnya,secara di tiap lantai brenti tuh lift,heheee..
August 14th, 2009 at 2:30 am
Waaa baru tau ternyata hari Shabbat ribet banget…agak2 mirip sama hari Nyepi di Bali: ga boleh nyalain api/kompor, ga boleh kerja, dll…tapi kalo Nyepi cuma skali staun, nah Shabbat?! Stiap minggu!!! Hebat!!! Thanks Mba, this info really adds my knowledge
August 14th, 2009 at 10:41 am
Pengetahuan baru lg, nech! Thx info nya.
August 14th, 2009 at 12:31 pm
Bosku juga baru pulang dari Israel. Dia cerita kalau di sana tersiksa gara-gara makanan. Dasar orang Indonesia, kalau belum ketemu nasi katanya belum makan hehehe. Tapi di sana nasinya agak bau kambing –mungkin maksudnya nasi samin, ya. Pas Shabbat ya kayak kambing karena breakfastnya 1 meja semua sayur untuk salad. Warnanya macem-macem, ada yang hijau, kuning, ungu de el el. Lebay ya, Mbak T? Tapi yang jelas saya dapet oleh-oleh biji sesawi dan salib. Padahal salib kan lambang ‘kebiadaban’ mereka yang menyalibkan Yesus. Ironis sekali.
August 14th, 2009 at 12:32 pm
Tambahan, blog-nya ku link Mbak T. Thanks.
August 14th, 2009 at 3:02 pm
Nice mba T
August 14th, 2009 at 6:49 pm
Wah, ternyata baru tau ada info yang beginian. Thanks yak. Keep naked sob…
August 15th, 2009 at 1:03 pm
Blog mbak T keren bgt, bis baca seolah saya udah keliling dunia, mantap.
Kapan buku keduanya keluar nih mbak??
August 15th, 2009 at 2:20 pm
Well.. Ini dia blog yg selalu saya baca sebelum saya tidur (biar ngimpinya keliling dunia), berharap setiap hari ada tulisan baru dari mbak T.. Dan saya tau blog ini setelah mendengarkan obrolan mbak T di beberapa radio..
August 15th, 2009 at 5:36 pm
Soal makan daging dan susu gak boleh berbarengan saya udah pernah tahu Kak. Waktu khotbah, Pendeta pernah bilang, satu-satunya resto yang ga ada di sana itu Mc D karena mereka ngejual makanan haram : Cheese Burger. Dibilang haram karena menurut mereka, daging tidak boleh dimakan berbarengan dengan susu induknya. Tahu sendiri kan isi cheese burger itu : daging sapi dan keju…
August 18th, 2009 at 2:26 am
@ Rosa: di Israel banyak tuh McD.
August 18th, 2009 at 8:57 am
buset… ketat banget ya yahudi..
August 19th, 2009 at 4:11 pm
@Kalbu di atas: udah ada kok closet lgkap otomatis kyak gitu di bbrapa hotel2 mewah di Jkt…. Sama skali ga perlu pake tangan
@Mbak T: keren bget ceritanya, Mbak… Bener2 informatif plus sampe bisa imagine cow2 cakepnya disana, hehehe
August 24th, 2009 at 10:37 am
wah keren abis nih blognya ^^
jadi nagih buat baca postingna yang lain… ^^
August 24th, 2009 at 6:35 pm
bwahahahaha, kocak banget ya. semua diakalin sampe ada lift sendiri.
August 24th, 2009 at 11:04 pm
Kok foto2 cowok yahudi yg katanya ganteng2 itu ga ditampilin? Hehehe
August 25th, 2009 at 4:34 pm
cool blog…
cara penyajiannya juga enak benerr..
August 29th, 2009 at 3:30 am
Ngebir di McD » The Naked Traveler says:[...] Contohnya, di Thailand ada burger daging babi, di Turki ada kebab, di Israel ada McD dengan menu Kosher (tidak ada cheeseburger karena daging dan produk susu tidak boleh dimakan bersamaan). Konon di [...]
August 30th, 2009 at 3:53 pm
»»» |Padahal salib kan lambang ‘kebiadaban’ mereka yang menyalibkan Yesus. |
Menyalib adalah tradisi militer bangsa Romawi, bukan Yahudi.
Do your homework, buddy.
September 3rd, 2009 at 12:52 am
I’d live with jewish people for 3 months. Bedanya ga jauh2 mpe k Israel, cuma d Melbourne aja kok! Kbetulan gw stay d tmpt tmn yg jewish d daerah Balaclava st.,caufield yg emang d kenal dg jewish area. N hebatnya lg mrk msh mempertahankan adatnya itu wakaupun dah bermigrasi jauh2. Rata2 dsana tinggal kluarga jewish yg msh ortodoks,yg msh jln kaki tiap jumat(haram berkendara)menuju sinagog2,lgnkp dg topi tinggi ala psulap,baju item2 m kemeja yg kudu slalu putih,n d pinggangnya tergantung tali d 4 penjuru. Bwt perempuannya,pake kerudung stengah/balaclava hat n lngkp item2! Koreksi mba T,mrk bkn ‘rada2 sombong’…tp emang sombong bnran.Apalg yg msh ortodoks.Klo tmnku sih dah modern,krn mrk itu ‘half blood’.Ortunya dl imigran dr Hungaria pasca peristiwa hollocaust. Mrk sering nglibatin gw dlm acr2 kluarganya,kaya Pesach day dinner,blanja rutin k toko2 kosher food. Ya itulah sdkt crita berbagi pengalaman dr gw.
September 3rd, 2009 at 12:38 pm
duh.. mau donk liat cowok2nya
September 9th, 2009 at 6:31 pm
Di Indonesia juga ada kepercayaan yang menganut hari Sabat, namanya Advent, ajarannya mengenai makanan dan berhenti untuk tifak melakukan semua aktivitas duniawi sama dengan orang Yahudi, akan tetapi Advent mempercayai Yesus Kristus dan berpegang pada Alkitab, FYI
September 9th, 2009 at 10:55 pm
Aku tertarik dengan serita2 lelaki and cewe2 di sana…mmm pasti menarik tuh mba T. kalo bisa bikin cerita sendiri dooong tentang ituuu…pasti pengalaman mba T banyak kaaan.=)
September 11th, 2009 at 1:07 pm
whuaaaaa, asik yha, critanya unik2 dan sangaaaaat menarriikkk… aku suka…tapi aku tetep penasaran ma deskripsi tentang cowok2 ganteng di sana….. seganteng apa sih? mpe termehek-mehek gt…..
klo bisa dilengkapin dgn visualisasi….whuahahahahahahaha….
September 12th, 2009 at 2:57 am
hihihihi… kalo ada orang berjenggot bersorban dan bercelana cingkrang baca tulisan ini, blog ini pasti diharamkan karena dianggap blog yahudi!
*benerin kippah*
September 13th, 2009 at 8:40 pm
wuaahh baru tahu tradisi kaum yahudi. ribet bener yakk, tapi canggih ada sabbath elevator wuakakak kapan-kapan pengen ke Israel ah
September 14th, 2009 at 3:14 pm
wah…seru bgt baca blognya Mbak T bikin org ketagihan…pengen baca terus n ngakak sendirian..
BTW tambah wawasan jg neh baca postingan mbak T..seru abis.
jad pengen liat cowo-2 ganteng yahudi…ayo dong mbak..visual cowo-2 gantengnya…yg bikin termehek2.
October 3rd, 2009 at 9:52 pm
Saya pernah dengar blog ini 2 tahun lalu dan baru baca sekarang setelah td sempet baca bukunya. BAAAAGOOOOS
October 9th, 2009 at 12:48 am
Cerita ttg Israel nya T.O.P BGT
October 13th, 2009 at 9:14 am
M’ T…kalo bikin buku lagi buat dong skalian rute, info perjalanan plus ongkos2nya biar yg mau njiplak nggak pada bingung n ribet terutama utk yg pertama kali mau nyoba jalan2 ala backpack gitu…
M’ T..waktu ke Israel sempat nyebrang ke Palestina nggak…?? Tapi aq salut banget dgn m’ T…aq tunggu buku selanjutnya ya… GBU
October 24th, 2009 at 8:14 pm
@Zam. Duh kok lu mulai sara sih?
October 28th, 2009 at 12:52 pm
Orang yahudi banyak yang tolol juga pake peraturan aneh2 begitu, lama2 bisa pake robot semua supaya otomatis di hari Shabbat, yang untung orang Jepang yang bikin macem2 robot buat disuruh mencet tombol hahaha
October 30th, 2009 at 11:47 pm
Yahudi yg fanatik ya gitu tuh
November 11th, 2009 at 12:45 pm
wow the land of milk and honey..luar biasa.. udah cantik, perut rata maaf…hehehe…jadi pengen kesana hihhih…
November 21st, 2009 at 12:21 am
Interesting.:)
November 22nd, 2009 at 10:03 am
hebat juga ya….pantes yahudi pinter2 karena disiplinnya keras gitu. dan makanannya sehat
December 4th, 2009 at 9:38 am
Masa si orang Yahudi cuman ada 13 juta di dunia ini.
Bukankah dijanjikan di Alkitab bahwa keturunanmu akan banyak seperti bintang di langit dan pasir di pantai?
Tapi hebat ya cuman 13 tapi banyak yang terkenal dan pintar2. Yang 13 juta itu yang campuran diitung juga ga?
December 9th, 2009 at 6:09 pm
aneh bgt…emang ada pengaruhnya makan makanan yg mengandung susu dalam waktu yg bersamaan????bisa bikin sakit emang…???nggak boleh mencet tombol,trus kalo toiletnya yg pake flussh gmn???ternyat tiap negara ada aneh2nya jg ya……
December 12th, 2009 at 10:34 am
bagus nih kak,nambah ilmu..
January 11th, 2010 at 4:15 pm
yang jelas smua yahudi zionis d israel Brengsek smua…
pelanggar HAM terberat yang pernah ada..
herannya PBB g ada yg bsuara..ironi banget! haha..
January 19th, 2010 at 12:10 am
Keturunan Yahudi sebenarnya ada lebih dari 50 juta, namun sebagian besarnya ter “tutupi”, baik karena “tekanan” Arab (maaf,Islam) sehingga (disadari atau tidak)mereka bertampilan seperti Arab.
so, kalo kita ketemu orang berwajah arab, nama arab dan beragama muslim..belum tentu dia itu asli arab,..bisa jadi dia yahudi.
ingat, di timur tengah saat ini adalah hasil arabisasi, kalo kita lihat negara2 arab dari yang afrika utara dan timur tengah..mereka punya kultur dan perawakan berbeda..soalnya mereka bukan asli arab…tapi diarabkan!.
ingat zidane, karim benzema?…dia itu berdarah berber (penduduk asli aljazair, maroko, tunisia dan lybia)
oleh karenanya, arab benar2 kebakaran jenggot saat israel lahir kembali. Langsung diperangi berkali-kali..ya tetep kalah!..
mengenai konflik timur tengah…itu kan pinter2nya arab putar balik fakta plus pake alasan agama tertentu..ya udah..kita yang disini ikutan jadi gila…siapa sebenarnya pelanggar HAM??..
jauh sebelum PBB berdiri..Arab telah memaksakan pola pikirnya ke seluruh antero timur tengah dan afrika utara…untungnya gagal di eropa.
lihat : http://www.youtube.com/watch?v=6aNnINzCOAs
: http://www.youtube.com/watch?v=yo7Lc3frtH0&feature=related
:http://www.youtube.com/watch?v=AYRi-iRNLNU
ini harus diketahui!
prestasi yahudi sangat luar biasa, liat saja…handphone dikembangkan di israel, kamera hp juga, juga sistem pertanian…maaf, jepang masih kalah.
beda israel dg jepang :kalo jepang jual merek yang mereka produksi dinegaranya…tapi israel justru menjual “tekhnologi” yang sebagian juga digunakan oleh jepang.
so..bila hari gini masih ada yang ngomong sinis pada yahudi..ya kaciiiian deh!.
kapan kita mau maju kalo cara pikir kita spt gitu terus!!..
pelajari sejarah yang benar.
January 20th, 2010 at 11:26 am
wow ternyata gitu toh hari sabbath … ribet amit yah, seminggu sekali pula
January 22nd, 2010 at 2:54 am
nggak juga..itu hanya dilakukan oleh yahudi ultra ortodox ..sebenarnya yahudi yang liberal juga banyak sekali, malah shabbatnya cuma symbol saja..artinya tidak sampai seribet ultra ortodox.
sama dengan agama laen..ada yang ribet ada yang nggak.
January 24th, 2010 at 8:05 am
Bagi saya, seseorang tidak boleh didiskriminasikan karena mereka terlahir sebagai Yahudi, Arab, atau etnis lain. Sebagai muslim saya menghormati pemeluk agama Yahudi dan agama Kristen karena dalam ajaran kami, mereka termasuk ke dalam ahlul kitab yang sama-sama memperoleh ajaran melalui kitab samawi.
Kaum Yahudi sendiri sebenarnya dibagi menjadi beberapa etnis juga. Ada Yahudi Ashkenazi, Sephardi, dan Mizrachi. Kaum Mizrachi sudah hidup berabad-abad bersama kaum Muslim di Timur Tengah dengan damai. Mereka membentuk komunitas di negaranya, bukan dengan asimilasi, tapi justru menciptakan multikulturalisme di negaranya.
Masih banyak Yahudi yang tinggal di Iran misalnya. Di sana mereka memperoleh kebebasan dan toleransi yang tinggi. Bagi mereka, identitas mereka adalah Yahudi Persia. Mereka enggan meninggalkan negaranya untuk pindah ke Israel, karena bagi mereka Iran adalah tanah air tercinta tempat kaum mereka tinggal selama ribuan tahun.
Yang saya sayangkan adalah pihak militer. Mereka mengokupasi tanah Palestina yang dihuni oleh etnis Arab. Orang-orang Palestina banyak yang terusir dari tanah airnya. Wilayah mereka pun dipersempit di Jalur Gaza dan Tepi Barat dan perbatasan selalu dijaga ketat oleh militer Israel.
Menurut saya alangkah indahnya jika dunia ini penuh perdamaian. Orang-orang tinggal di negeri yang tidak ada dominasi mayoritas atau tirani minoritas. Karena manusia pada hakekatnya adalah sama.
Saya ingin berkunjung ke kota suci ketiga dalam agama Islam, yaitu Al Quds atau Yerusalem. Tapi tentu saja itu setelah berkunjung ke Saudi Arabia, Iran, dan negeri-negeri Timur Tengah lain, soalnya mana bisa saya ke sana kalau di paspor saya ada stempel Israel-nya, hehe.
January 24th, 2010 at 2:01 pm
untuk mas yoga,benar sekali mas..kita semua harus saling menghormati!
tapi saya ingin sedikit jelaskan bahwa.sebenarnya banyak yahudi yang di-Arabkan..saya tidak bisa banyak bicara disini, namun perlu Mas yoga ketahui bahwa Arab di indonesia pun sebagian sebenarnya berdarah Yahudi atau india..karena mereka beragama Islam..maka banyak yang mengira Arab, inilah hasil dari asimilasi.
mengenai yahudi yang membentuk multikultural, itu adalah Yahudi yang berhasil “survive” dalam proses pengasimilasian oleh Arab..harap Mas yoga ketahui bahwa..saat kekuasaan islam, tidak semua Yahudi bisa hidup bebas berexpresi,sebagai contoh silahkan buka :http://en.wikipedia.org/wiki/Iraqi_Jews
inilah..yang mengakibatkan banyak yahudi ter-arabisasi hingga saat ini!.
mengenai Israel, mas yoga juga perlu ketahui..israel tidak pernah meng okupasi tanah Arab!..justru tanah Yudea-lah yang di okupasi Arab!..bukankah Arab juga mengokupasi wilayah2 lain di timur tengah, bukan?..namun pernahkah Yahudi/israel mengokupasi dan me-Yahudikan Turki,Aljazair,Mesir,Iraq,Iran ddl??
dan perlu diketahui, bahwa sejak Israel berdiri..tidak ada usaha untuk menghancurjan etnis Arab yang tinggal di Yudea(Israel), namun sebagian element di Arab-lah yang menyulut pertikaian dengan mengajak etnis arab untuk memerangi yahudi dengan dasar nasionalis arab dan agama!,
juga perlu diketahui bahwa dimiliter israel sendiri tidak 100% Yahudi..ada etnis Druze dan Arab juga.
tentu, bila kita tidak terjebak stigma “Paling benar!”, atau mengklaim bahwa ” paling sempurna (penyempurna)”..pastilah kita bisa hidup damai bersama!,,..tidak ada bangsa/negara/ideologi yang sempurna di dunia ini..
Peace!
January 26th, 2010 at 6:05 am
Terima kasih atas tanggapannya, Saudara Truth.
Secara virtual, orang Arab Indonesia merupakan keturunan Hadhrami. Hal ini bisa dilihat dari nama yang berakhiran al- atau ba-. Banyak di antaranya adalah sayyid, yaitu keturunan langsung Rasulullah. Jika orang menganggap orang ‘Yahudi’ atau ‘India’ itu termasuk ke dalam kategori Arab, itu sesungguhnya sebuah kekeliruan.
Sebagian yang Anda katakan ada benarnya, beberapa komunitas Yahudi di Timur Tengah memang mengalami opresi, tetapi masih lebih ringan daripada saudara mereka yang mengalami pogrom di Rusia, atau yang digenosida di Jerman.
Proses Arabisasi memang terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara, tetapi bahkan seorang Yahudi yang tinggal di Arabia berkata “Arab Jews, like Arab Muslims and Arab Christians, were culturally Arab with religious commitments to Judaism. Like every Arab, Arab Jews were proud of their Arabic language and its dialects, and held a deep emotional attachment to its beauty and richness.” (http://en.wikipedia.org/wiki/Arab_Jews).
Bagi saya Arabisasi yang terjadi di Timur Tengah adalah justru memperkaya budaya, karena definisi Arabisasi adalah secara kultur dan linguistik. Hal ini tidak jauh berbeda dengan Indianisasi yang terjadi di tanah air, saat kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha baru berdiri.
Dan pada kenyataannya, militer Israel mengusir orang-orang Palestina saat mereka membentuk negara Israel, 80% dari mereka terpaksa meninggalkan tanah airnya (http://en.wikipedia.org/wiki/Nakba).
Memang ada penduduk Israel yang beretnis Arab, Druze, Circassia, dan lain-lain. Yang saya tekankan sebelumnya adalah orang Arab Palestina. Mereka hidup dalam opresi militer Israel. Di mana-mana militer Israel beroperasi, padahal Jalur Gaza dan Tepi Barat adalah wilayah Palestina.
Saya berharap kedamaian bagi saudara-saudara saya di sana. Konflik di sana memang sangat memprihatinkan. Dan korban di pihak Palestina mayoritas adalah orang sipil, sedangkan korban di pihak Israel mayoritas adalah militer.
Terima kasih atas sumbangsihnya, Saudara Truth. Tetapi bukankah lebih etis jika Anda menggunakan identitas asli saja?
February 2nd, 2010 at 9:21 am
Begini Mas Yoga, orang-orang hadrami sebenarnya tidak semua adalah Arab. Ada sebagian dari mereka yang berdarah yahudi, India ataupun Persia. Proses arabisasi-nya berlangsung sejak 5-10 abad yang lalu.
Tentu fakta ini tenggelam begitu saja, dikarenakan dominasi islam/arab di kawasan tersebut.
Mengenai “arab Jew”..mungkin Mas yoga terlewat sedikit di bagian “terminology”..dari
Yakni :” The term “Arab Jews” was used during the First World War by Jews of Middle Eastern origin living in western countries, to support their case that they were not Turks and should not be treated as enemy aliens.”..inilah alasan yang sebenarnya dipakai sejak berabad-abad yang lalu..dikarenakan alasan keamanan. Dan sedikit informasi bagi Mas Yoga, bahwa bahasa Yahudi sendiri sangat khas dan lebih rumit dari Bahasa Arab..bahasa yahudi memiliki 5 jenis penulisan abjad yang berbeda disamping itu banyak istilah yahudi yang disadurkan dalam bahasa arab seperti “Chazzan”..atau Azan dalam bahasa Arab dll.
Kenyataanya, Arabisasi adalah sumber masalah di Timur-tengah saat ini. Masalah ini menjadi bom waktu yang terus meletup setiap saat, dikarenakan setiap permasalahan selalu harus “di-doktrinkan” dalam kepentingan arab..namun bila masalah yang muncul merugikan arab maka diabaikan begitu saja.
Untuk melihat masalah ini, kita harus jujur melihat dari 2 sisi,untuk itu bila Mas yoga ingin mengetahui kebenaran Nakhbah..silahkan buka link :
http://www.freerepublic.com/focus/news/817157/posts
mengenai siapa yang menyulut api?..silahkan mas yoga buka :
http://www.tellchildrenthetruth.com
dan mengenai klaim tentang “penderitaan” palestina..silahkan mas yoga buka link ini :
http://www.seconddraft.org/
sedikit tambahan, begitu banyak kebohongan ataupun manipulasi fakta yang dilakukan arab di timur-tengah sampai-sampai melibatkan sebuah agama hanya untuk sebagai alat kekuasaan dan mencari simpati. Disamping itu peran inggris sangat aktif untuk menciptakan kondisi “chaos” agar pengaruhnya tidak begitu saja hilang dari kawasan timur-tengah
Sangat naïf bila penduduk palestina yang tewas adalah mayoritas sipil sedangkan Israel mayoritas militer, bila benar penduduk arab “palestina” banyak yang tewas..dimana kuburan massalnya, dimana hasil tes-tes autopsy untuk sekian ribu “korban”??..jelas hal ini terbalik bila kita mengunjungi bosnia, croasia, serbia bahkan kamboja..dimana semua jelas sebagai fakta.
Saran yang tepat untuk terminology :“saudara-saudara” adalah pihak yang jujur, namun bagaimana kita dapat obyektif, kalau selalu menganggap “saudara-saudara” adalah mutlak, sehingga tanpa berfikir, langsung terkait secara emosional sehingga menjadi buta atas kenyataan.
Bisa kita lihat bagaimana “saudara-saudara” mencaplok, menginjak-injak dan memutar balikkan fakta terhadap bangsa-bangsa lain di timur-tengah, seperti terhadap :Kurdi, Berber, chaldean, coptik dll…
Berdirinya kembali Israel, membuat arab kelabakan dikarenakan inilah bukti kegagalan arab untuk mendominasi timur-tengah yang memancing kesadaran-kesadaran bangsa-bangsa di timur tengah untuk mulai berani melepaskan diri dari penjajahan arab.
Namun banyak dari kita cuek dikarenakan begitu halusnya trik-trik yang dimainkan sehingga kita semua yang melihat menjadi emosional.
Palestina yang asli bukanlah bangsa Arab, namun adalah pelarian dari kepulauan Aegean yang diserbu yunani pada masa ramses 2..dan nama “palestina” sendiri dikenalkan oleh Romawi untuk menghapus nama “Yudea”..bahkan jerussalem pun sempat diganti namanya menjadi “aelia Capitolania”
Apabila memang benar Palestina saat ini adalah penduduk asli, mengapa nama2 sebagian besar kota di tepi barat adalah nama-nama yahudi seperti Hebron(hevron), Jerussalem, Beitlehem dll..mengapa tidak bernama Arab??…bukankah Arab sudah “berhasil” menghilangkan nama “Coptik” dari tanah Coptik..lalu menggantinya dengan istilah “Mesir”???..namun dalam bahasa inggris tetap menggunakan nama “Egypt!”..begitu juga terhadap jajahan-jajahan lain di timur-tengah?
Disini saya tidak berniat menggurui, namun sudah tugas saya untuk menjelaskan masalah ini lebih detail agar kita tidak begitu saja terus-menerus menjadi korban Dis-informasi dan Mis-informasi. Harap maklum.
February 7th, 2010 at 12:24 am
Kak Trinity thank you udah sharing ya. aku (Amin!) Desember 2010 ini mau ke Israel celebrate Christmas disana. jadi blog ini bener2 sharing yg bermanfaat ttg apa yg perlu dipersiapkan sebelum ke Holy Land nanti
GBU
February 22nd, 2010 at 2:25 pm
waah, keren itu Lift Shabbat. beginilah harusnya teknologi digunakan untuk melayani agama. salut!
March 5th, 2010 at 11:30 am
To Zam,and Truth: Aku benci kalo udah mulai SARA..Bagiku Yahudi mungkin seperti suku atau agama..Jika mereka tidak melakukan zionisme,menjajah bansa lain, tidak melanggar HAM, its okey..tidak semua yahudi setuju dengan zionisme..Tidak semua yahudi beragama yahudi , ada juga yang nasrani, islam,atau agama lain..Bahkan Ahmad Dinejad itu yahudi..Blog punya T ini umum, yang baca banya, tolong jaga perasaan orang lain,kalau tak ingin dianggap bar-bar..
March 13th, 2010 at 3:39 am
untuk tyas..
saya tidak berniat SARA..tapi kembali cara pandang anda terlihat masih sempit..
saya buka kesempatan anda untuk membaca ulang postingan saya diatas.
Siapa yang Bar-bar..???
saya tahu ini blog umum..untuk itu wajar bila semua orang tahu faktanya!..tentu anda tidak bisa berusaha menjual cara pikir yang “aneh” di blog ini, bukan?
anda sendiri tidak mengerti maksud zionisme..namun menelan propaganda sepihak.
anda bicara HAM..bgm ham di negara2 arab??..sudah baik , humanis??..
saya tahu pola pikir seperti ini tidak sehat. siapakah yang memulai menyulut pertumpahan darah selama ini??
silahkan anda pelajari sendiri.
March 30th, 2010 at 8:54 am
Harun sama Yoga, pinter2 ya.. aku sampe save copy article yg ini(ada komen2x harun n yoga), buat nambah pengetahuan..ooo begini ya..oh begitu yaa..yg tadinya ak gak tw.
April 20th, 2010 at 12:35 pm
hebat mbak T,jalan2,bikin blog samabil nambh ilmu.salute
April 30th, 2010 at 7:36 pm
Intinya skrg yg menderita dan ditindas tuh org Palestine, anda liat dulu lah orang yahudi seperti apa yg pelanggar ham itu, rata2 adalah pendatang dr eropa sana yg selamat dr holocaust-nya nazi. Jadi sah-sah saja mendukung Palestine bwt merdeka.
May 2nd, 2010 at 8:17 am
Wah saya angkat topi utk pengetahuan Yoga Probowo, Truth, Harun… jd nambah wawasan mengenai sejarah.
@ Jawlie : belajar lg & baca sebanyak2nya, sebelum bikin koment yg menggenerasir semua yahudi itu zionis & semua pelanggar ham terberat… Jgn emosional & mendengar dr satu pihak. Silahkan baca seksama koment yoga prabowo.
Utk Trinity; thanks for d info, keep naked writing ya mba!
May 14th, 2010 at 1:51 am
Hare gene yg penting sll membuka pikiran kita utk informasi br meskipun kdg informasi yg bnr itu bs menyakitkan n belum tentu AKU selalu benar.
May 23rd, 2010 at 10:56 pm
Tak kusangka tak kuduga, sejarah di timur tengah begitu kompleks sampai-sampai melibatkan berbagai etnis di muka bumi ini.
Seandainya kita mau berbesar hati, alangkah baiknya kita sekarang mempelajari sejarah tidak secara sepihak.
Artikel ini pada dasarnya cuma mau menggambarkan salah satu keunikan sebuah etnis, kenapa bisa sampai melenceng sampai ke proses arabisasi yang memang notabena sangat menyakitkan kalo di kenang.
PEACE..;-)